10 Pilihan Investasi Untuk Masa Pensiun

  • Pensiun
Investasi masa pensiun

Menyimpan uang untuk mendanai masa pensiun yang nyaman merupakan alasan terbesar orang berinvestasi. Dengan demikian, menemukan keseimbangan yang tepat antara risiko dan hasil investasi adalah kunci keberhasilan dari suatu strategi tabungan pensiun yang baik. 

Berikut adalah beberapa investasi untuk masa pensiun agar Anda dapat membuat keputusan yang paling cerdas dengan tabungan pensiun Anda.

1. Buat Rancangan Investasi

Salah satu teknik yang sering digunakan untuk mencapai dana pensiun adalah dengan membuat suatu portofolio dana indeks saham maupun obligasi. Portofolio dibentuk untuk mencapaivtingkat pengembalian jangka panjang yang legal. Di sepanjang perjalanan tersebut Anda harus mengikuti beberapa aturan tingkat penarikan yang ditentukan dimana biasanya akan memungkinkan Anda menghasilkan 4-7% setahun, dan dalam beberapa tahun, penarikan Anda tersebut dapat meningkat. 

Konsep di balik “keuntungan  total” adalah bahwa Anda menargetkan pengembalian tahunan rata-rata dari 10 hingga 20 tahun yang memenuhi ataupun melebihi tingkat penarikan Anda. Meskipun Anda telah menargetkan rata-rata jangka panjang tersebut, dalam satu tahun  atau lebih mungkin pengembalian Anda akan sedikit menyimpang dari rata-rata itu. Untuk mengikuti jenis pendekatan investasi ini, Anda harus mempertahankan alokasi yang beranekaragam tersebut terlepas dari naik turunnya portofolio dari tahun ke tahun.

Anda mengambil penarikan menggunakan apa yang disebut rencana penarikan sistematis. Berhati-hatilah dengan cara yang Anda lakukan untuk memproyeksikan hasil potensial Anda karena ketika penarikan reguler dilakukan setelah pensiun.

Ada banyak variasi pada strategi investasi seperti pembagian waktu dan pencocokan aset beserta kewajiban, di mana investasi yang aman digunakan untuk memenuhi kebutuhan arus kas jangka pendek dan investasi yang berorientasi pada pertumbuhan digunakan untuk mendanai kebutuhan arus kas di masa depan.

2. Gunakan Tabungan Pensiun

Tabungan pensiun adalah jenis reksa dana yang khusus. Tabungan pensiun secara otomatis mengalokasikan uang Anda pada portofolio saham dan obligasi yang terdiversifikasi dengan aset pilihan Anda lainnya. Investasi ini dirancang dengan maksud mencapai pendapatan bulanan yang didistribusikan kepada Anda. Tabungan ini dirancang untuk menyediakan paket all-in-one yang dibentuk untuk mencapai target tertentu.

Beberapa reksa dana memiliki tujuan untuk menghasilkan pendapatan bulanan yang lebih tinggi dan mungkin memerlukan modal yang lebih tinggi untuk memenuhi target pembayaran mereka. Tabungan lain memiliki jumlah pendapatan bulanan yang lebih rendah yang digabungkan dengan tujuan untuk mempertahankan modal tersebut.

Menggunakan tabungan pensiun, Anda tetap memegang kendali atas hal pokok Anda dan dapat mempunyai akses pada uang Anda kapan saja. Tentunya, jika Anda menarik terlebih dahulu sebagian dari hal pokok Anda, penghasilan bulanan Anda di masa mendatang akan menurun.

3. Dana Pendapatan Dividen

Alih-alih membeli saham individu yang membayar dividen, Anda dapat memilih  dana pendapatan dividen dimana pengelola dana tersebut akan mengelola saham yang membayar dividen untuk Anda. Dividen berpotensi menjadi sumber passive income yang stabil yang dapat meningkat setiap tahun jika perusahaan tersebut memberikan dividen mereka, tetapi di saat-saat buruk, dividen juga dapat berkurang atau dihentikan sama sekali.

Banyak perusahaan publik menghasilkan “dividen yang memenuhi syarat” yang berarti dividen dikenakan pajak dengan tarif pajak yang lebih rendah daripada pendapatan biasa atau pendapatan bunga.

4. Anuitas Langsung

Semua anuitas langsung merupakan bentuk asuransi, bukan investasi. Tujuan anuitas langsung adalah untuk memastikan adanya pendapatan dan itulah yang Anda inginkan di masa setelah pensiun.

Dengan anuitas langsung artinya Anda memastikan pendapatan Anda di masa depan. Sebagai ganti pembayaran, perusahaan asuransi memberi Anda jaminan pendapatan seumur hidup (atau untuk jangka waktu lain yang disepakati). Jaminan tersebut sifatnya sekuat kualitas perusahaan asuransi yang menerbitkannya.

Anuitas langsung dibagi menjadi dua jenis. Ada anuitas langsung tetap serta anuitas langsung variabel. Beberapa menawarkan pendapatan yang akan meningkat seiring dengan inflasi, meskipun itu artinya Anda akan mulai menerima jumlah bulanan yang lebih rendah. 

Anda juga dapat memilih jangka waktu anuitas, seperti pembayaran 10 tahun, pembayaran seumur hidup bersama (disarankan jika Anda sudah menikah dan menginginkan penghasilan untuk salah satu dari Anda atau pasangan Anda yang mungkin berumur panjang) maupun pembayaran seumur hidup. 

Anuitas langsung dapat menjadi solusi yang baik bagi mereka yang tidak memiliki banyak sumber pendapatan terjamin lainnya dan bagi mereka yang cenderung boros (menghabiskan sejumlah uang terlalu cepat dan kemudian tidak memiliki apa-apa lagi) dan untuk orang lajang dengan harapan hidup yang panjang.

5. Anuitas Variabel

Anuitas variabel bukanlah suatu jenis investasi yang sama dengan anuitas langsung. Dalam anuitas variabel, uang Anda akan masuk ke dalam portofolio investasi yang Anda pilih. Anda akan berpartisipasi dalam untung dan rugi dari investasi tersebut. Tetapi dengan biaya tambahan, Anda dapat menambahkan jaminan, yang disebut rider. Bayangkan rider tersebut seperti payung dimana Anda mungkin tidak membutuhkannya, tetapi payung itu akan menjadi pelindung bagi Anda dalam skenario terburuk.

Rider yang memberikan pendapatan dikenal dengan banyak nama seperti rider manfaat hidup, rider manfaat penarikan yang terjamin, rider berpenghasilan minimum seumur hidup, dll. Masing-masing memiliki formula berbeda yang menentukan jenis jaminan yang diberikan. Anuitas variabel itu rumit, dan banyak orang yang menawarkannya tidak memiliki pemahaman yang baik tentang apa yang dilakukan dan tidak dilakukan pada hal tersebut. Rider memiliki biaya, dan seringkali memiliki anuitas variabel dengan total biaya berjalan sekitar 3-4% setahun. Hal itu berarti untuk menghasilkan uang, investasi harus mendapatkan kembali biaya disusul oleh biaya lain.

Anuitas merupakan suatu produk asuransi. Oleh karena itu, perencanaan yang matang perlu dilakukan untuk menentukan apakah Anda harus mengasuransikan sebagian dari penghasilan Anda atau tidak. Jika jawabannya ya, maka Anda harus mencari tahu akun apa yang aka Anda gunakan untuk membeli anuitas tersebut, bagaimana pendapatan akan dikenakan pajak saat Anda menggunakannya, dan apa yang terjadi pada anuitas setelah Anda meninggal dunia.

Perencanaan yang tepat harus dilakukan sebelum pembelian anuitas variabel. Sayangnya, anuitas sering dibeli karena seseorang memiliki uang tunai dan seorang penjual menyarankan agar mereka memasukkan uang tunai mereka ke dalam produk anuitas variabel. Contoh itu bukanlah suatu perencanaan keuangan. 

6. Beli Obligasi

Jika Anda membeli sebuah obligasi artinya Anda meminjamkan uang Anda ke pemerintah, perusahaan, atau atau pihak lainnya sebagai peminjam. Peminjam berjanji untuk membayarkan Anda bunga untuk jangka waktu tertentu dan ketika obligasi jatuh tempo, dana pokok Anda akan kembali ke kantong Anda. Untung dari bunga atau hasil yang Anda terima dari obligasi dapat menjadi sumber pendapatan pensiun Anda yang tetap. 

Dalam obligasi biasanya terdapat peringkat kualitas untuk memberikan Anda gambaran mengenai kekuatan finansial suatu penerbit obligasi. Terdapat berbagai jenis obligasi, seperti obligasi jangka pendek, menengah, hingga panjang. Juga terdapat obligasi dengan suku bunga yang dapat disesuaikan, yang disebut obligasi dengan suku bunga mengambang, serta obligasi dengan imbal tinggi, yang memberikan tingkat kupon yang lebih tinggi namun memiliki tingkat kualitas yang dibawah standar. Obligasi dapat dibeli sebagai satu paket dalam bentuk dana obligasi atau reksa dana lain yang diperdagangkan di bursa, atau Anda pun dapat membeli obligasi secara individu.

Dalam masa pensiun, obligasi individu dapat digunakan untuk membentuk suatu tingkatan obligasi dengan tanggal jatuh tempo yang diatur agar sesuai dengan kebutuhan arus kas di masa depan Anda. Struktur investasi ini disebut sebagai pencocokan liabilitas aset atau segmentasi waktu.

Nilai pokok suatu obligasi akan meningkat seiring dengan penurunan suku bunga. Jika suku bunga yang meningkat, maka nilai obligasi Anda akan menurun. Jika Anda berencana untuk memegang suatu obligasi hingga jatuh tempo, fluktuasi tersebut tidak akan menjadi masalah. Jika Anda memiliki sebuah dana obligasi dan perlu menjual dana tersebut untuk biaya hidup, maka fluktuasi tersebut akan berpengaruh.

7. Dana Investasi Lahan Yasan (REIT)

Dana investasi lahan yasan (REIT) sama halnya dengan reksa dana yang memiliki properti. Sebuah tim pengelola property memberlakukan uang sewa, mengurus pengeluaran, dengan biaya manajemen tentunya, dan membagikan sisa penghasilan kepada Anda sebagai investor.

REIT mengkhususkan diri pada satu jenis properti, seperti gedung apartemen, gedung perkantoran, atau hotel/motel. Ada REIT yang tidak diperdagangkan secara publik, biasanya dijual oleh seorang perantara atau perwakilan terdaftar yang menerima komisi, serta REIT yang diperdagangkan secara publik yang berdagang di bursa saham dan dapat dibeli oleh siapa saja yang memiliki akun perantara.

Ketika digunakan sebagai bagian dari portofolio yang terdiversifikasi, REIT dapat menjadi investasi pensiun yang baik. 

8. Properti Sewaan

Properti sewaan dapat memberikan Anda penghasilan yang cenderung stabil, tetapi akan ada baiay pemeliharaan. Ketika Anda memiliki rumah, Anda pasti akan menghitung biaya yang tidak terduga. Pastikan sebelum membeli properti tersebut, Anda telah melakukan kalkulasi semua potensi pengeluaran yang mungkin Anda keluarkan selama rencana jangka waktu Anda untuk memiliki properti tersebut. Anda juga perlu memperkirakan tingkat kekosongan perumahan tersebut karena tidak ada properti yang akan disewa 100% setiap saat.

Properti investasi harus dipandang sebagai bisnis, tentunya bukan cara agar cepat kaya. Bagi mereka yang memiliki pengalaman properti, atau mereka yang ingin meluangkan waktu untuk membuka bisnis penyewaan properti memiliki potensi untuk menghasilkan investasi pensiun yang menjanjikan.

Jangan mulai berinvestasi pada perumahan tanpa mempelajari mendalam. Biasanya, orang-orang ikut serta dalam bisnis properti hanya karena mereka mengenal teman atau tetangga yang sukses dengan bisinis properti ini. Teman atau tetangga Anda mungkin memiliki pengetahuan atau pengalaman yang tidak Anda miliki. Berinvestasi hanya karena melihat orang lain berhasil pada bidang tersebut bukanlah alasan yang tepat untuk menjalankannya.  

9. Punyai Beberapa Investasi yang Aman

Anda sebaiknya menginvestasikan sebagian dari dana pensiun Anda dalam suatu aset yang aman. Target dari memiliki aset yang aman adalah untuk melindungi apa yang Anda miliki bukannya menargetkan pendapatan yang tinggi.

Semua pensiunan harus memiliki rekening yang berisi dana darurat. Dana ini tidak boleh dihitung sebagai aset untuk menghasilkan dana pensiun. Dana tersebut berfungsi sebagai jaring pengaman; sesuatu yang dapat digunakan untuk pengeluaran tak terduga jika sewaktu-waktu dibutuhkan di masa pensiun.

Jika Anda tidak yakin apa yang harus dilakukan dengan uang Anda, gunakanlah untuk investasi yang aman sambil Anda meluangkan waktu untuk membuat keputusan yang cerdas. Banyak orang yang terburu-buru memasukkan uangnya ke dalam investasi karena mereka merasa uangnya tidak seharusnya disimpan di bank terlalu lama. Mereka akhirnya membuat keputusan gegabah, yang tentunya bukan suatu ide yang bagus.

Membuat keputusan investasi yang bijaksana dan terinformasi tentunya membutuhkan waktu. Saat Anda mendidik diri sendiri atau berkonsultasi dengan seorang penasihat keuangan, tidak masalah untuk sementara menaruh uang Anda pada tempat yang aman. Tidak ada penasihat keuangan yang akan menekan Anda untuk membuat keputusan investasi yang cepat. Jika Anda merasa tertekan, Anda mungkin sedang berurusan dengan seseorang yang tidak memikirkan kepentingan terbaik untuk Anda.

10. Reksa Dana Tertutup

Mayoritas reksa dana tertutup didesain untuk menghasilkan income bulanan, kuartil, atau tahunan. Pendapatan ini dapat merupakan hasil dari bunga, dividen, atau dalam beberapa kasus dari pengembalian dana pokok.  Reksa dana yang berbeda memiliki tujuan yang berbeda; beberapa berisi saham, yang lain berisi obligasi, yang lain menggunakan sesuatu yang disebut strategi penangkapan dividen. Pastikan Anda melakukan riset terlebih dahulu sebelum membeli.

Beberapa reksa dana tertutup menggunakan leverage, artinya mereka meminjam terhadap sekuritas suatu dana untuk membeli lebih banyak sekuritas yang menghasilkan pendapatan sehingga mampu membayar hasil yang lebih tinggi. Dengan adanya leverage muncullah risiko tambahan dimana nilai pokok dari semua dana tertutup menjadi sangat tidak stabil.

Selamat! Anda telah berhasil mencapai akhir daftar ini. Pelajari semua yang Anda bisa, dan ingat, pilih hal yang paling masuk akal untuk investasi pensiun Anda. Ketuhai apa perbedaan investasi dan spekulasi agar Anda tidak salah jalan dalam membangun dana pensiun. Investasi paling baik adalah kumpulan aset yang memiliki sinergi, bukan sendiri-sendiri. Semua opsi yang disajikan dapat dicampur dan dicocokkan sehingga dapat digunakan sebagai bagian dari rencana Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *