Apa Perbedaan Investasi dan Trading? Mana Yang Lebih Baik?

investasi vs trading

Dua pelari yang mendaftar untuk berlomba. Seseorang diantara mereka berlari dengan kecepatan yang konsisten dan nyaman sampai ke garis final. Yang lainnya bergantian antara berlari cepat dan juga berjalan. Sulit untuk memprediksi siapa yang akan menang – sama seperti sulit untuk mengungkapkan pendekatan mana, perbedaan investasi dan trading yang akan menempatkan investor di puncak.

Begitu pula kegiatan sprint dan jogging adalah dua bentuk cara berlari yang berbeda, trading dan investasi jangka panjang adalah dua pendekatan untuk menginvestasikan uang di pasar saham dengan tujuan menghasilkan keuntungan. Meskipun istilah tersebut sering digunakan sebagai substitusi, trading dan investasi adalah metode yang sangat berbeda: trading berfokus pada pembelian dan penjualan jangka pendek, sementara investasi melibatkan pembelian dan penyimpanan sekuritas untuk jangka waktu yang lama.

Tidak satu pun dari metode ini merupakan versi lebih baik atau lebih buruk daripada yang lain, semuanya bergantung pada tingkat keahlian pasar Anda dan pengalaman yang Anda habiskan untuk berpartisipasi dalam pasar. Pelajari lebih lanjut tentang trading dan investasi sehingga Anda dapat memutuskan mana yang paling cocok untuk Anda.

Trading

aktivitas trading

Trading adalah melakukan transaksi secara terus menerus dan berjangka pendek dengan tujuan “mengalahkan pasar”, atau menghasilkan hasil investasi yang lebih besar daripada yang Anda harapkan dengan cara membeli dan menyimpan dalam jangka waktu yang lebih lama. Sementara investor jangka panjang mungkin menargetkan hasil investasi tahunan 7% setiap tahun, target trading mungkin bisa mendapatkan keuntungan 5% setiap bulan.

Dalam kasus trading, jangka pendek hanya berkisar dari transaksi instan (yaitu membeli dan menjual saham dalam hitungan menit), hingga transaksi yang bertahan selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Trader membeli dan menjual saham, komoditas, mata uang asing, dan jenis sekuritas yang mudah dilikuidasi. Lamanya waktu antara membeli dan menjual sekuritas dikenal sebagai holding period.

Jenis-jenis Trader

Trader dibedakan berdasarkan cara trading mereka dan periode waktu di mana mereka biasanya mempertahankan sekuritas:

Scalp: Scalp trader mempertahankan sekuritas hanya dalam hitungan detik atau menit.

Swing: Swing trading melibatkan aktivitas mempertahankan sekuritas selama berhari-hari atau berminggu-minggu.

Day: Seorang day trader akan mempertahankan keamanan pada siang hari dan bukan semalaman.

Posisi: Seorang trader posisi memegang sekuritas selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Strategi Trading

Istilah “beli murah, jual mahal” sering digunakan ketika melakukan trading, karena trader bertujuan untuk menghasilkan keuntungan dalam waktu singkat dengan memantau perubahan harga secara cermat. Trader aktif sering menggunakan analisis teknis untuk mempelajari saham dan memperkirakan tren fluktuasi harga saham. Kegiatan ini melibatkan pertimbangan faktor teknis saham lebih dari potensi keuntungan jangka panjang perusahaan atau perubahan ekonomi yang lebih besar.

Strategi umum lainnya adalah short selling, yang merupakan kebalikan dari istilah yang sudah disebut di atas. Ketika melakukan short selling sebuah saham, trader bertujuan untuk menjual saham pinjaman dengan harga tinggi, dan kemudian membelinya kembali nanti dengan jumlah yang lebih rendah dengan begitu trader mendapat keuntungan melalui perbedaan harga.

Trader sering menggunakan limit dan stop order untuk membantu menentukan harga di mana saham akan dibeli atau dijual. Misalnya, limit order dapat memastikan suatu saham hanya bisa dibeli atau dijual jika harga mencapai titik tertentu dari sudut pandang trader yang memasukkan pesanan. Sell ​​stop order dapat memicu penjualan saham jika harganya mencapai titik tertentu di bawah harga saat ini. Sedangkan stop-loss order akan memicu penjualan sekuritas, tetapi hanya jika harga turun di bawah jumlah tertentu dan tetap di atas jumlah lain yang ditentukan. Jenis-jenis order ini memberi trader lebih banyak kendali atas harga dan waktu di mana aktivitas trading mereka akan dieksekusi.

Apakah Trading Tepat Untuk Anda?

Trading menawarkan kesempatan untuk berpartisipasi secara aktif di pasar, jauh lebih sering berpartisipasi daripada ketika Anda melakukan investasi. Jika Anda menikmati proses meneliti saham dan merasa nyaman dengan mengambil risiko yang diperhitungkan saat Anda menavigasi pasar dengan cermat, Anda dapat memasukkan elemen posisi, swing atau day trading ke dalam keseluruhan strategi investasi Anda. Bahkan Anda bisa memulai trading di uang kripto yang sedang populer belakangan ini.

Jika Anda tertarik untuk mengelola portofolio Anda dan mencoba trading untuk meningkatkan hasil investasi bulanan Anda, Anda dapat mempertimbangkan untuk membuka akun trading di sekuritas Anda, di mana Anda dapat memperdagangkan saham, ETF, dan opsi yang tentunya mempunyai biaya setiap transaksinya. Jika Anda berdagang dengan bijak, berpegang pada rencana untuk membatasi kerugian Anda dan juga berhasil dalam usaha Anda, portofolio Anda bisa menguntungkan.

Namun, sebelum Anda mulai Trading, pahamilah bahwa strategi trading jangka pendek apa pun memiliki risiko kerugian yang cukup besar, dan hasil investasinya tidak pernah terjamin. Ini adalah perbedaan investasi dan spekulasi yang mendasar.

Bukan rahasia lagi bahwa trading bisa memakan waktu, khususnya scalp trading atau day trading. Aktivitas trading yang aktif membutuhkan banyak waktu untuk melakukan penelitian perusahaan dan saham, serta tetap mengikuti perkembangan dan mengelola portofolio Anda. Memiliki jumlah waktu yang cukup dan pengalaman yang berkembang di pasar merupakan komponen penting untuk strategi perdagangan apa pun. Pada akhirnya, Anda mungkin memutuskan bahwa Anda tidak punya waktu untuk mendedikasikan diri menjadi Trader aktif.

Investasi

ilustrasi investasi

Investasi adalah strategi mengelola dan menumbuhkan kekayaan di pasar dalam jangka waktu yang lebih lama – sampai bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun. Jangka panjang berarti ketika Anda membeli sekuritas dengan prospek jangka panjang dan menahannya melalui naik turunnya pasar sampai Anda mencapai tujuan keuangan atau sampai mendekati akhir jangka waktu investasi Anda.

Banyak investor individu berinvestasi di pasar saham dalam rangka menabung untuk masa pensiun atau setelah mengetahui apa itu passive income. Dengan jenis tujuan ini, Anda tidak harus secara aktif memeriksa akun Anda setiap hari, bulanan atau bahkan melakukan perubahan pada sekuritas yang Anda miliki. Sebaliknya, Anda kemungkinan besar akan berkontribusi dalam jangka waktu yang lama dalam investasi dan berpotensi menghasilkan keuntungan.

Anda juga dapat melakukan investasi dalam akun investasi pribadi, baik melalui dana yang dikelola manajer investasi atau yang dikelola sendiri, untuk menambah kekayaan pribadi Anda atau menabung untuk tujuan keuangan lain, seperti membeli rumah atau berlibur ke luar negeri.

Strategi Investasi

Kesabaran tentunya sebuah keharusan dalam melakukan investasi. Strategi investasi yang sukses cenderung berkembang dalam jangka panjang dan, sebagai investor, Anda mungkin perlu menunggu bertahun-tahun untuk melihat potensi keuntungan terealisasi. Namun, semakin lama uang Anda diinvestasikan di pasar, semakin besar peluang Anda untuk memanfaatkan bunga majemuk atau pengembalian.

Bayangkan jika Anda menginvestasikan 10 juta rupiah dan memperoleh rata-rata 7% setiap tahun, setelah satu tahun Anda akan memiliki 10,7 juta rupiah – keuntungan sebesar 700 ribu rupiah. Setelah dua tahun, tumbuh menjadi sekitar 11,4 juta rupiah, dan memperoleh tambahan keuntungan 750 ribu lagi. Pertahankan investasi Anda di tahun ketiga di pasar dan jika Anda memperoleh laba 7% yang sama, Anda akan berada di 12,25 juta rupiah, naik 2,25 juta rupiah sejak Anda mulai melakukan investasi. Bahkan tanpa menambah modal awal Anda, penggabungan memungkinkan keuntungan Anda terus tumbuh dari tahun ke tahun.

Perlu diingat bahwa hasil investasi tahunan berfluktuasi dan tidak ada jaminan Anda akan menghasilkan hasil investasi yang positif setiap tahunnya. Meskipun satu tahun Anda mungkin menerima keuntungan 7%, Anda mungkin akan mendapatkan hasil investasi dengan merugi pada tahun berikutnya karena volatilitas pasar. Penting untuk dipahami bahwa semua aktivitas investasi melibatkan risiko kerugian.

Selain kesabaran, ketekunan juga sangat diperlukan sebagai investor untuk tetap berpegang pada investasi Anda bahkan ketika pasar mengalami volatilitas. Anda mungkin merasakan godaan untuk menjual saham Anda ketika mengalami penurunan hasil investasi, tetapi membuat keputusan dengan emosi sesaat dapat merusak portofolio Anda untuk jangka panjang. Anda akan bisa mengatasi pasang surut hasil investasi dan berpotensi memanfaatkan pasar yang sedang naik jika anda tidak melibatkan emosi dalam aktivitas investasi.

Salah satu strategi terpenting untuk tetap tenang saat berinvestasi dan menyiapkan portofolio Anda untuk sukses di masa depan adalah diversifikasi. Portofolio yang terdiversifikasi terdiri dari campuran investasi di berbagai kelas aset, sektor, dan lokasi untuk mempertahankan tingkat risiko yang Anda anggap nyaman. Dengan menyebarkan investasi Anda, Anda memastikan Anda tidak terlalu bergantung pada satu area di pasar.

Apakah Investasi Cocok Bagi Anda?

Tidak seperti trading, investasi tidak membutuhkan Anda sebagai investor untuk selalu mengamati portofolio Anda ataupun pasarnya. Setelah Anda membangun alokasi asset dan merasa nyaman dengan  kontribusi anda sudah Anda kerjakan, Anda juga bisa memantau akun hanya beberapa kali pertahunnya untuk memastikan semuanya berjalan sesuai. Meskipun demikian, Anda juga tidak boleh melupakan investasi Anda sepenuhnya. Sebaiknya tetapkan jadwal rutin untuk mengevaluasi kembali portofolio Anda.

Berinvestasi juga memerlukan pengorbanan untuk memastikan Anda menempatkan investasi Anda pada sekuritas yang memiliki peluang kuat untuk berhasil dalam jangka panjang. Penting untuk diketahui bahwa meskipun hasil investasi tidak pernah terjamin, menggunakan analisis fundamental untuk mempelajari nilai saham, berdasarkan perusahaan yang diwakilinya dapat membantu Anda membuat keputusan investasi yang lebih bijak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *