Lompat ke konten
Daftar Isi

Daftar Saham Asuransi Terbaik di BEI (2023)

Daftar Saham Asuransi Terbaik di BEI

Saham asuransi adalah saham dari perusahaan yang menyediakan produk asuransi berupa perlindungan finansial dari kemungkinan risiko di masa depan. Produknya tidak hanya sekedar asuransi untuk jiwa saja, melainkan juga termasuk untuk pendidikan, kendaraan bermotor, unit link (yang sudah termasuk investasi), dan banyak produk khusus lainnya.

Memang apabila dibandingkan dengan saham sektor perbankan, saham sektor asuransi dan multifinance (perusahaan leasing) terbilang kurang likuid (tidak terlalu banyak diminati). Pasalnya, pasar sektor ini cenderung adem ayem tentrem tidak ada sentimen-sentimen tertentu yang menggerakkan pasar.

Namun demikian, bukan berarti investasi pada sektor ini tidak menguntungkan. Potensi sektor ini semakin bagus dengan semakin meningkatnya tingkat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kepemilikan asuransi swasta untuk melengkapi BPJS dan saat ini tingginya kesadaran penggunaan asuransi tersebut sudah mulai naik di kalangan generasi muda kerah putih.

Berikut ini daftar saham asuransi terbaik di BEI:

1. Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE)

PT. Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE) adalah perusahaan yang kini berada di bawah naungan Mitsui Sumitomo Insurance. Meskipun namanya Sinarmas, namun sejak tahun 2020, lembaga keuangan asal Jepang tersebut menguasai lebih dari 80% saham perusahaan, sementara Sinarmas Group sendiri hanya memiliki 12%. 

PT. Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk didirikan pada tahun 1985 sebagai PT Asuransi Jiwa Purnamala Internasional Indonesia (PII). Setelah sempat berganti nama beberapa kali, perusahaan ini lantas go public dengan mencatatkan sahamnya di bursa pada tahun 2020. 

Pada tahun 2022 lalu perusahaan ini bekerjasama dengan Bank BTN untuk mengembangkan bisnis bancassurance di perusahaan tersebut. Bancassurance adalah hasil kerja sama perusahaan perbankan dengan perusahaan asuransi untuk memberikan layanan asuransi kepada nasabah bank tersebut.

2. Paninvest Tbk (PNIN)

Rekomendasi saham asuransi yang kedua datang dari anggota Panin Group, Paninvest Tbk (PNIN). Perusahaan ini didirikan pada tanggal 24 Oktober 1973 sebagai PT Pan Union Insurance Ltd. Nama ini tidak berubah hingga PNIN melantai di bursa pada tahun 1983. Perusahaan ini bergerak di bidang asuransi umum dan memiliki anak (PT Panin Dai-chi Life) yang bergerak di bidang asuransi jiwa dan merupakan hasil joint venture dengan Dai-chi Life Holding Inc. 

Sepanjang tahun 2022, perusahaan ini menunjukkan kinerja apik. Menurut laporan keuangan triwulan 3 tahun 2022 lalu, Paninvest membukukan pendapatan dan laba masing-masing sebesar 2,6 dan 2,09 triliun rupiah. Nominal ini tentu lebih besar dibandingkan pendapatan dan laba perusahaan ini pada September tahun 2021 lalu yang hanya sebesar 1,9 dan 1,3 triliun rupiah. Maka dari itu, tidak heran jika Bapak investasi Indonesia, Lo Kheng Hong memegang saham perusahaan ini hingga 16 tahun lamanya.

3.  Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU)

 PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) adalah anak usaha PT Pertamina (BUMN) yang bergerak di bidang layanan produk keuangan ini. Perusahaan ini berdiri pada tanggal 25 November 1981, tapi baru IPO pada tahun 2018 lalu. 

Layanan yang disediakan oleh perusahaan ini setidaknya ada 3 macam, yaitu asuransi korporasi, retail dan syariah. Untuk korporasi, TUGU melayani perusahaan di berbagai bidang, mulai dari sektor energi, kelautan, kesehatan dan lain sebagainya. Semua produk asuransi korporasi TUGU telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing nasabah. Hal ini mengingat bahwasanya setiap perusahaan memiliki risiko yang berbeda-beda. 

Di sisi lain, fokus utama produk TUGU untuk nasabah retail adalah asuransi kecelakaan dengan premi yang cukup terjangkau. Adapun untuk produk syariah, perusahaan ini menawarkan produk untuk kecelakaan (termasuk jika terjadi saat haji) dan untuk properti. 

Pada tahun 2022 lalu, perusahaan ini kembali mendapatkan rating A- (Excellent) dari perusahaan pemeringkat efek asal Amerika Serikat, A.M Best. Ini kali ke-7 Asuransi Tugu mendapatkan peringkat ini.

4. Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI)

Rekomendasi saham selanjutnya adalah Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk atau MREI. Sesuai dengan namanya, perusahaan ini bergerak di bidang reasuransi atau perusahaan yang bertugas untuk melindungi perusahaan asuransi lainnya dari berbagai risiko yang bisa timbul dari bisnis yang mereka jalani. Perusahaan ini diperlukan sebagai salah satu cara distribusi dan mitigasi risiko. 

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1953 dan menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias right issue pada tahun 2021 lalu. Saat ini perusahaan ini mengcover berbagai jenis produk, mulai dari asuransi jiwa, kecelakaan baik itu korporasi maupun ritel dan syariah. 

5. Victoria Insurance Tbk (VINS)

VINS atau Victoria Insurance Tbk adalah perusahaan yang menyediakan berbagai layanan di bidang ini, seperti asuransi harta benda, kecelakaan bermotor, kecelakaan diri hingga berbagai jenis layanan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan industri. 

Perusahaan ini berdiri pada tahun 1978 dengan nama PT Asuransi Agung Asia. Setelah diakuisisi oleh Victoria Group pada tahun 2010, perusahaan melakukan berbagai perubahan, seperti mengganti nama, menghuni gedung baru, hingga IPO di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015. 

6. Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) 

Di posisi ke-6 ada Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI). Perusahaan yang berafiliasi dengan salah satu perusahaan sekuritas ternama di Indonesia ini didirikan pada tahun 1952 dan baru listing di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2017 lalu. 

Saat ini bisnis MTWI meliputi asuransi kendaraan bermotor, properti, pengangkutan, perjalanan, kesehatan dan kecelakaan diri. Untuk memudahkan nasabah, kini premi asuransi MTWI bisa dibayarkan dengan 4 cara, yaitu autodebet/ autokredit, transfer melalui internet banking BCA, melalui ATM atau menggunakan dompet digital Doku.

7. Asuransi Bintang Tbk (ASBI)

Asuransi Bintang Tbk adalah perusahaan yang didirikan oleh beberapa mantan pejuang kemerdekaan negeri ini, seperti Soedarpo Sastrosatomo, Idham, Wibowo, Pang Lay Kim dan lain sebagainya pada tahun tanggal 17 Maret 1955. Sebagai salah satu perusahaan asuransi tertua di Indonesia, perusahaan ini mulai menjadi perusahaan publik pada tahun 1989. 

Saat ini produk dari perusahaan ini terdiri dari asuransi untuk:

  • Kebakaran dan harta benda
  • Pengangkutan
  • Kecelakaan diri
  • Rekayasa
  • Kendaraan Bermotor
  • Terorisme dan Sabotase
  • Uang
  • tanggung gugat pihak ketiga
  • untuk UMKM

Selain itu, perusahaan ini juga mengembangkan aplikasi e-cargo untuk penerbitan sertifikat asuransi marine cargo dan dalam waktu dekat ini ASBI juga berencana untuk menerbitkan aplikasi untuk layanan lainnya.

8. Asuransi Jasa Tania Tbk (ASJT)

Rekomendasi saham ke-8 adalah PT.Asuransi Jasa Tania Tbk (ASJT). Perusahaan yang juga sering disebut dengan JASTAN ini menyediakan berbagai layanan jasa asuransi standar, seperti asuransi kebakaran, kendaraan bermotor, kesehatan dan lain sebagainya. 

Didirikan pada tanggal 25 Juni 1979 sebagai Maskapai Asuransi Jasa Tania, perusahaan ini mulai listing di bursa pada tahun 2003 atau 24 tahun setelah didirikan. Perkembangan bisnis ASJT tidak hanya berhenti di situ. Pada tahun 2015, perusahaan ini juga menambah kantornya dan memiliki 13 kantor cabang dan 10 kantor pemasaran dan pada tahun 2020 mengembangkan aplikasi JASTAN Apps. 

9. Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS)

PT. Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) adalah perusahaan asuransi syariah yang dibangun pada tahun 2014 oleh KOSPIN JASA, sebuah lembaga yang menaungi banyak pengusaha UMKM di seluruh Indonesia. Meskipun baru berdiri pada tahun 2014, JMAS sudah listing di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2017.

Produk yang ditawarkan oleh perusahaan ini bermacam-macam, mulai dari asuransi jiwa, kecelakaan, hingga pendidikan dengan JMA Ilma. Pelanggan perusahaan ini tidak hanya sebatas pada masyarakat anggota KOSPIN JASA saja, melainkan juga masyarakat umum. 

10. Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA)

Rekomendasi saham asuransi yang terakhir adalah Asuransi Bina Dana Arta Tbk atau ABDA. Didirikan pada tanggal 12 Oktober 1982, kini perusahaan ini menjadi salah satu penyedia layanan asuransi terkemuka di Indonesia dengan didukung 33 kantor cabang dan pemasaran serta didukung oleh 497 karyawan. 

Layanan yang disediakan oleh perusahaan ini terbilang cukup lengkap, mulai dari asuransi umum hingga layanan khusus, seperti asuransi khusus alat berat, gempa bumi dan lain sebagainya.

nv-author-image

Farichatul Chusna

Setelah lulus dari Ilmu Ekonomi Universitas Gadjah Mada, Farichatul Chusna aktif sebagai penulis artikel ekonomi, investasi, bisnis, dan keuangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *