Ini Dia Ciri Perusahaan Investasi Bodong, Waspada Untung Besar Berlebihan

Hati-hati Perusahaan Bodong

Kemudahan investasi saat ini bisa dinikmati berbagai kalangan. Apalagi perkembangan teknologi melalui internet justru akan mempermudah seluruh kalangan menjangkau pilihan investasi. Hal ini memberikan kenyamanan bagi calon investor untuk melakukan perbandingan dari masing-masing investasi yang ada.

Semakin banyak perusahaan investasi yang menawarkan keuntungan maka akan semakin mudah juga anda memilih. Namun, pastikan bahwa seluruh perusahaan investasi yang anda inginkan bukan termasuk kategori bodong atau bermodus penipuan. Tentu saja ini akan merugikan anda bila ingin berinvestasi. Pastikan juga bahwa anda mengenali seluruh ciri perusahaan investasi bodong agar terhindar dari penipuan.

8 Ciri Perusahaan Investasi Bodong

Otoritas Jasa Keuangan memberikan peringatan kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap investasi bodong. Hal ini dilakukan agar para calon investor tidak menjadi korban penipuan dari perusahaan yang masuk dalam kategori bodong. Selain itu, OJK juga berusaha memberikan edukasi yang sangat penting kepada masyarakat yang ingin mencoba berinvestasi untuk menentukan perusahaan yang masuk dalam daftar OJK. Tentu saja hal ini akan menjadi perlindungan yang sangat penting bagi masyarakat. Apalagi bila nilai investasi yang diberikan juga sangat besar. Berikut ini ada 8 ciri perusahaan investasi bodong yang wajib anda pahami seperti:

1. Keuntungan besar diberikan dalam waktu cepat

Salah satu dari ciri perusahaan investasi bodong yang patut diwaspadai tentu saja selalu menawarkan nilai keuntungan yang sangat besar. Bahkan, nilai keuntungan ini diberikan dalam waktu yang sangat cepat. Hal ini tentu saja sangat tidak wajar mengingat perusahaan investasi membutuhkan jangka waktu tertentu untuk menghasilkan nilai keuntungan yang sesuai dengan modal dan pengelolaan bisnis. Bila nilai keuntungan terlalu besar dan diberikan dalam waktu singkat maka dipastikan bahwa perusahaan ini termasuk kategori bodong. Biasanya nilai keuntungan akan berbanding lurus dengan resiko.

2. Selalu mengutamakan perekrutan investor baru

Perusahaan investasi bodong selalu mengutamakan perekrutan investor baru yang dilakukan oleh para member atau anggota perusahaan. Tentu saja ini akan sangat merugikan bagi para member. Karena fokus dari bisnis yang dijalankan adalah dengan mencari investor baru dalam jumlah yang besar. Skema seperti ini mirip dengan ponzi yang melibatkan banyak downline sekaligus. Semakin banyak downline yang dihasilkan maka akan diberikan nilai bonus yang sangat besar. Hal ini masuk dalam kategori modus penipuan.

3. Tidak memberikan rincian pengelolaan investasi

Ciri perusahaan investasi bodong lainnya adalah tidak memberikan rincian secara jelas kepada investor tentang pengelolaan investasi yang dilakukan. Seharusnya para investor menaruh curiga terhadap bisnis yang dijalankan. Bila tidak ada penjelasan secara rinci berkaitan seluruh kegiatan pengelolaan seperti ini maka resiko yang didapatkan juga sangat besar. Bahkan, para investor bisa saja menjadi korban penipuan. Karenanya, pelajari cara membaca laporan keuangan agar bisa meneliti perusahaan lebih dalam.

4. Tidak memberikan penjelasan tentang usaha inti

Banyak perusahaan bodong yang tidak memberikan penjelasan secara lengkap tentang usaha inti yang dimiliki. Misalnya saja bila perusahaan investasi itu bergerak dalam bidang trading saham sebaiknya harus memperhitungkan seluruh kategori saham adalah blue chip. Namun, bila perusahaan trading saham hanya memiliki kategori saham kecil maka itu akan masuk dalam trading saham dengan resiko sangat besar. Hal ini juga berlaku untuk pengelolaan investasi jangka panjang untuk produk atau layanan apapun.

5. Lebih mirip dengan money game

Perusahaan bodong biasanya memiliki metode bisnis seperti money game. Metode bisnis ini dijalankan dengan memutar uang yang didapatkan dari investor. Keuntungan yang diberikan kepada para member akan diberikan setelah mendapatkan member baru. Tentu saja ini akan masuk dalam metode ponzi yang sangat menyesatkan. Bahkan, nilai perputaran uang akan dilakukan setelah mendapatkan anggota baru.

6. Sama sekali tidak memiliki struktur perusahaan

Ini merupakan ciri perusahaan bodong yang sangat terlihat jelas. Perusahaan yang menjalankan bisnis investasi sama sekali tidak memiliki struktur perusahaan yang jelas. Bahkan, ini juga terjadi pada rincian visi dan misi perusahaan itu. Perusahaan bodong tidak akan mencantumkan struktur pada situs resmi sehingga para investor tidak bisa mengenali seluruh anggota perusahaan yang ikut dalam mengelola investasi. Struktur perusahaan biasanya ditampilkan pada situs resmi.

7. Pemberian bonus setelah perekrutan

Tentu saja ciri seperti ini banyak ditemui oleh perusahaan bodong. Seluruh investor akan mendapatkan bonus setelah melakukan perekrutan anggota baru. Hal ini tentu saja memberikan nilai kerugian yang sangat besar. Bahkan, modus ini hampir sama dengan penipuan yang dilakukan.

8. Kualitas produk yang tidak sesuai harga

Ciri lain yang patut diwaspadai adalah perusahaan bodong selalu memberikan produk yang tidak memiliki kualitas terbaik. Bahkan, kualitas dari produk yang ditawarkan justru tidak sebanding dengan harga. Hal ini tentu saja terindikasi dengan penipuan. Biasanya perusahaan akan mengambil keuntungan sangat berlebih dengan produk yang tidak berkualitas dan tidak memiliki manfaat yang maksimal.

3 Tips Memilih Perusahaan Investasi

Anda memiliki peluang untuk melakukan investasi di banyak perusahaan. Namun, pastikan bahwa perusahaan yang dipilih tidak termasuk bodong. Selain itu, pastikan juga bahwa perusahaan investasi itu sudah memiliki ijin dari OJK. Berikut ini ada 3 tips memilih perusahaan investasi yang perlu dicoba seperti:

1. Selalu periksa perizinan

Tips seperti ini harus anda terapkan untuk menghindari modus penipuan. Apalagi setiap perusahaan investasi harus memiliki perizinan yang dikeluarkan langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan. Hal ini dilakukan untuk memberikan jaminan kepada seluruh investor bahwa perusahaan itu tidak melakukan penipuan. Bahkan, izin yang didapatkan dari perusahaan juga menjadi syarat penting bagi para investor agar bisa meningkatkan kepercayaan dalam mengelola dana yang diberikan untuk investasi. Hal yang paling penting anda bisa menghubungi OJK langsung untuk memastikan bahwa perizinan yang didapatkan secara resmi.

2. Perhatikan struktur perusahaan

Hal lain yang harus diperhitungkan dengan memperhatikan struktur dari perusahaan. Ini berkaitan langsung dengan manajemen yang dimiliki dari perusahaan itu. Tentu saja perusahaan investasi yang legal akan mencantumkan seluruh rincian dari manajemen perusahaan di situs resmi. Bahkan, perusahaan investasi professional juga memberikan pemahaman tentang visi dan misi secara lengkap. Metode ini dilakukan agar investor bisa percaya terhadap manajemen yang mengelola investasi jangka panjang.

3. Pencantuman logo instansi sesuai dengan undang-undang

Tips lain yang perlu diperhitungkan dengan memperhatikan seluruh logo institusi yang dicantumkan pada perusahaan. Biasanya ini diterapkan pada situs resmi atau aplikasi yang digunakan. Pastikan bahwa logo instansi seperti OJK dan lainnya ditempatkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bila perusahaan itu sudah memiliki izin dari OJK maka rincian dari izin juga disertakan. Bahkan, para investor harus melihat secara jelas bahwa perusahaan itu sudah berada di bawah pengawasan OJK dalam mengelola dana investasi yang berasal dari para investor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *