Jenis-Jenis Reksa Dana Yang Umum

macam-macam reksa dana

Berinvestasi di reksa dana itu seperti memasak rendang yang enak. Reksa dana ini adalah investasi dalam jangka panjang jadi Anda harus bisa bersabar untuk menunggu hasilnya. Anda pun harus mengetahui salah satu faktor kunci kesuksesan yaitu memiliki strategi yang tepat.

Itu semua perlu dilakukan layaknya Anda membeli suatu produk dan produk disini yang perlu diperhatikan ialah produk keuangan, ada sebuah produk keuangan yang cukup bagus dan ada produk keuangan yang buruk. Ketika Anda siap untuk berinvestasi, maka Anda tidak ingin mengambil reksa dana secara asal-asalan.

Anda perlu mengetahui serta memahami jenis-jenis reksa dana yang umum agar pilihan Anda ialah pilihan yang yang tepat dan terbaik untuk investasi Anda. Mari kita memulai membahas lima kategori besarnya.

1. Reksa Dana Saham

Reksa dana saham merupakan jenis yang terdiri dari saham perusahaan yang telah diperdagangkan secara publik. Jika Anda mempunyai saham disebuah perusahaan, maka Anda memiliki bagian dari perusahaan tersebut.

Namun ketika Anda berinvestasi dalam bentuk reksa dana ekuitas, maka Anda memiliki sebagian dari semua perusahaan tempat reksa dana berinvestasi. Dari semua pilihan, reksa dana saham merupakan salah satu jenis yang cukup volatil, dan juga mempunyai potensi terbesar untuk pertumbuhan dan pengembalian yang lebih tinggi dalam kurun waktu yang panjang.  

Ketika belajar bagaimana berinvestasi dalam bentuk reksa dana, saya selalu menyarankan untuk berfokus pada reksa dana dalam saham pertumbuhan, yang merupakan salah satu jenis reksa dana saham.

Jenis ini akan tumbuh lebih cepat daripada harga pasar lainnya. Dalam sejarah, 30 tahun dana pengembalian IHSG berada di atas 10%. Namun jika Anda berinvestasi pada reksa dana yang tepat, maka Anda akan bisa mengalahkan pertumbuhan indeks seperti IDX30.   

Reksa dana dalam saham pertumbuhan bisa dikategorikan berdasarkan ukuran kapitalisasi pasar mereka atau dapat dikatakan berapa nilai perusahaan tempat mereka berinvestasi. Berikut contoh penguraian secara singkat:

  • Small Cap Funds: Perusahaan bernilai di bawah 1 triliun
  • Medium Cap Funds: Perusahaan bernilai antara 1-10 triliun
  • Large Cap Funds: Perusahaan bernilai lebih dari 10 triliun

Salah satu prinsip terpenting dalam berinvestasi adalah dengan melakukan diversifikasi, dengan membagikan dolar yang dimiliki ke dalam berbagai jenis dana sehingga dolar tersebut habis. Maka dari itu, tidak semua dana Anda akan mengalami kenaikan dan penurunan dengan kurs yang sama. Berikut merupakan salah satu upaya yang dijelaskan secara singkat menganai campuran reksa dana yang tepat untuk Anda melakukan investasi:

Pertumbuhan dan Pendapatan

Ini merupakan salah satu reksa dana yang paling aman. Tujuannya ialah menyediakan pertumbuhan yang lambat dan stabil dalam berinvestasi di perusahaan dengan kapitalisasi besar dalam kenaikan dan penurunan akan jauh lebih lambat daripada di suatu perusahaan kecil.

Pertumbuhan

Jika dana tersebut diinvestasikan ke perusahaan berkapitalisasi menengah, maka yang tercipta ialah pertumbuhan dan volatilitas yang dalam keadaan menengah. Dana tersebut berada tepat diantara dana kapitalisasi kecil dan kapitalisasi besar.

Pertumbuhan Pesat

Pertumbuhan pesat pun bisa disebut sebagai “dana pasar berkembang” atau dana berkapitalisasi kecil. Dana ini bisa menghasilkan untung dan rugi yang cukup signifikan dalam kurun waktu yang singkat. Dana ini sering kali diinvestasikan di beberapa perusahaan rintisan dengan potensi pertumbuhan yang cukup cepat.

Internasional

Ini merupakan reksa dana dalam saham pertumbuhan yang terdiri dari beberapa perusahaan diseluruh dunia, dan reksa dana nya pun sangatlah bervariasi berdasarkan ukuran kapitalisasi yang bergantung pada dana tersebut. Dana internasional bisa membantu Anda untuk mendivesifikasi uang Anda dengan jauh lebih banyak dengan memperoleh sebagian diluar perusahaan Amerika seperti beberapa perusahaan yaitu Facebook, Apple, dan VISA.

2. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa dana pendapatan tetap merupakan salah satu macam reksa dana, dimana seorang investor memasukkan uang ke obligasi pemerintah atau korporasi. Sekiranya akan membeli saham (atau ekuitas) di perusahaan tersebut, Anda malah meminjamkan uang tersebut dengan harapan uang tersebut akan dibayar oleh Anda nantinya.

Sementara itu, untuk pengembalian reksa dana dalam saham pertumbuhan akan meningkat di semua tempat, reksa dana obligasi memiliki tingkat pengembalian yang cukup tetap, itulah alasan mengapa mereka disebut reksa dana pendapatan tetap.

Penjelasan diatas seperti penggambaran investasi secara aman dan bisa dipercaya, namun mari mundur sejenak dan mengingat bahwa tujuan berinvestasi adalah untuk membangun sebuah kekayaan Anda.

Obligasi pemerintah dalam kurun waktu panjang memiliki cerita akan menghasilkan sekitar 5-6%. Akan tetapi ini jauh lebih sedikit melebihi inflasi, yang memiliki rata-rata sekitar 3-4%/tahun. Dana obligasi dapat dikatakan sebagai salah satu reksa dana yang tidak berisiko cukup tinggi jika dibandingkan dengan dana ekuitas, namun Anda berisiko tidak terkena dampak secara signifikan dalam kekayaan Anda.

3. Reksa Dana Pasar Uang

Jenis reksa dana pasar uang akan diinvestasikan dalam bentuk hutang dengan kurun waktu jangka pendek dari konsumen. Kerap kali, jika berinvestasi ini akan jauh lebih buruk dari pada reksa dana obligasi! Sebagian reksa dana pasar uang hanya menghasilkan tingkat pengembalian sekitar 3%, oleh karenanya uang Anda akan kemungkinan berkurang nilainya seiring berjalannya waktu jika inflasi naik di atas 3%! Itu semua cukup buruk!

Mari coba fikirkan reksa dana pasar uang sebagai pemantul uang Anda. Ia akan tetap mengawasi dan menjaga agar tetap aman, namun hanya bisa meminimalkan risiko sedemikian rupa sehingga akan mengurangi ruang untuk pertumbuhan.

Ketika memilih reksa dana, saya akan melatih orang untuk menghindari reksa dana pasar uang. Beberapa macam reksa dana pasar uang seperti rencana tabungan paksa, akan tetapi memiliki kemiripan dengan obligasi, sebuah dana bukanlah salah satu alat untuk berinvestasi yang cukup hebat. Dapat ditarik kesimpulan bahwa: Anda tidak boleh mengambil risiko dalam hal pengembangan uang Anda (investasi).  

4. Dana Campuran

Sebuah reksa dana campuran disebut juga sebagai hibrida yang merupakan penggabungan investasi dari saham dan obligasi. Dana ini bisa membantu Anda secara otomatis dalam hal mendiversifikasi investasi Anda dengan menyebarkan uang Anda. Dengan adanya dana campuran tersebut, Anda akan melihat rasio tetap 60% sebagai ekuitas (saham) dan 40% sebagai hutang (obligasi)

5. Reksa Dana Khusus

List reksa dana akan terus bertambah, akan tetapi saya akan membahas mengenai beberapa jenis dana yang paling umum digunakan dan membahas beberapa hal yang belum pasti.

Reksa Dana Indeks (ETF)

Terdapat perbedaan antara reksa dana dan ETF, akan tetapi dana indeks tersebut adalah bagian terdekat dari reksa dana ekuitas. Ketika akan membeli saham dan menyimpan secara aman, dana indeks bekerja dengan berdagang seperti membeli dan menjual saham/hari.

Dana indeks tidak dikelola secara professional dan tujuannya adalah hanya untuk “mengatur waktu pasar” dan menunjukkan apa yang terjadi dalam indeks umum seperti LQ45. Sebagian investor mengakui bahwa dana indeks lebih menguntungkan dalam kurun waktu jangka panjang karena Anda tidak perlu membayar biaya manajemen.

Akan tetapi terdapat beberapa reksa dana yang telah dikelola secara professional dan konsisten memiliki keunggulan bahwa dana indeks akan bisa menutupi biaya tambahan. Selain itu, Anda pun akan selalu mendapatkan manfaat dari bekerja dengan investasi professional yang akan mengawasi portofolio Anda.

Reksa Dana Sektor

Reksa Dana sektor akan diinvestasikan di suatu tempat yang sekiranya Anda bisa menebaknya dalam sektor ekonomi tertentu. Jika Anda ingin menginvestasikan uang Anda ke dalam sebuah teknologi, misalnya, Anda bisa berinvestasi pada reksa dana sektor yang memiliki fokus tersendiri pada pembelian saham dari suatu perusahaan seperti Apple, Google, dan perusahaan teknologi lainnya.

Reksa Dana Tanggung Jawab Sosial

Beberapa reksa dana dibuat hanya untuk menunjukkan pandangan etika atau moral investor. Mereka mungkin berinvestasi di berbagai perusahaan lainnya yang memiliki dedikasi tertentu dan untuk tujuan tertentu seperti kesetaraan gender atau kesadaran lingkungan. Mereka pun bisa dianggap “layak” dengan mengecualikan produk seperti tembakau.

Setiap reksa dana akan menghasilkan pengembalian yang cukup berbeda, akan tetapi terdapat beberapa hal yang jauh lebih rendah daripada reksa dana tradisional. Jenis yang terkenal dari contoh ini adalah SRI-KEHATI.

Jenis Reksa Dana Apa yang Harus Saya Investasikan?

Butuh beberapa kali melakukan survei dan pemahaman untuk memahami reksa dana, akan tetapi itu cukup sesuai dengan waktu Anda! Reksa dana adalah alat investasi bagi sebagian orang termasuk saya. Jika Anda memilih reksa dana yang tepat, Anda akan bisa membangun kekayaan, pensiun dengan nyaman, dan menjadi suatu karunia dan bukanlah beban bagi orang yang di cintai dan komunitas tertentu dengan memiliki banyak hal bisa dibagikan satu sama lain.

Namun pada kenyataannya, banyak jenis reksa dana di pasar, menjadi cara terbaik untuk mengambil sebuah keputusan investasi Anda dalam bekerja dengan seorang investasi profesional. Itu semua perlu dilakukan karena akan menghemat waktu dan mengurangi kebingungan Anda dengan meminta bantuan pro tepercaya untuk keuangan Anda!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *