Tips Investasi Tanah: Keuntungan, Kekurangan, Cara

Investasi Dalam Bentuk Tanah

Investasi tanah kavling atau kebun merupakan salah satu investasi properti yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia sejak dulu. Selain lebih mudah, cara ini juga menjanjikan keuntungan yang produktif. Oleh sebab itu, bagi Anda yang menginginkan tips investasi tanah serta plus minus dari penanaman modal ini, sebaiknya perhatikan artikel ini baik-baik agar Anda bisa mendapat untung semaksimal mungkin.

Kelebihan Investasi Tanah

Sebelum membahas tipsnya, ada baiknya jika Anda mengetahui lebih dulu apa saja sisi plus dan keuntungan investasi tanah. Bagi Anda yang tertarik untuk membeli tanah, berikut beberapa kelebihan yang bisa Anda peroleh:

1. Harganya meningkat setiap tahun

Biasanya, setiap tahun harga tanah akan mengalami kenaikan secara berkala mulai dari 20%-35%. Angka tersebut bisa saja lebih besar tergantung dari lokasi tanah yang Anda miliki. Jika tanah tersebut ada di lokasi yang akan menjadi lahan bangunan atau proyek pemerintah maka biasanya harga jualnya bisa naik sangat tinggi.

2. Biaya perawatan murah

Dibandingkan dengan investasi properti lain, Anda akan mengeluarkan biaya perawatan yang jauh lebih sedikit bila memilih investasi tanah. Anda hanya membutuhkan biaya untuk merawat tanah tersebut agar tidak ditumbuhi oleh rumput liar serta menjaga keamanan tanah dari gangguan pihak luar.

3. Bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain

Jika Anda ingin mendapat penghasilan lebih, Anda bisa memanfaatkan tanah tersebut untuk bisnis. Beberapa orang yang membeli tanah biasanya memutuskan untuk membuat kavling atau rumah yang nantinya akan dijual atau disewakan ke masyarakat sekitar. Dengan harga jual tanah dan rumah yang lumayan tinggi maka Anda bisa mendapat keuntungan berlipat.

Selain perumahan, Anda juga bisa memanfaatkan tanah tersebut untuk bercocok tanam. Meskipun sering dianggap sepele tapi sebenarnya bisnis di bidang pertanian ini bisa menghasilkan keuntungan yang lumayan asalkan Anda mengerjakannya dengan serius.

Kekurangan Investasi Tanah

Jenis investasi ini sering disebut sebagai investasi properti yang paling mudah. Namun, tetap saja jika Anda tidak hati-hati maka Anda justru akan mengalami kerugian yang tidak sedikit karena ada juga minus yang bisa terjadi.

Berikut beberapa risiko dan kekurangan melakukan investasi tanah yang perlu Anda ketahui:

1. Butuh modal besar

Karena sifatnya yang cenderung naik maka tidak heran jika investasi tanah membutuhkan modal yang lumayan besar. Oleh karena itu, jika Anda tidak cerdas menganalisa keadaan maka investasi yang Anda lakukan bisa saja malah tidak memberikan hasil yang memuaskan.

2. Likuiditasnya kecil

Meskipun memiliki nilai jual yang besar, tapi tanah bukanlah barang yang mudah dijual karena memiliki risiko likuiditas. Tidak seperti logam mulia atau saham, tanah dan bangunan memerlukan waktu yang cukup lama agar bisa dijual kembali dengan harga yang menguntungkan. Oleh sebab itu, tanah tidak bisa diandalkan dan memiliki risiko tinggi jika Anda ingin berinvestasi dalam waktu yang singkat.

3. Membutuhkan ketelitian yang tinggi

Proses kepemilikan lahan membutuhkan proses hukum serta dokumen legalitas yang lumayan banyak. Oleh sebab itu, jika Anda tidak memiliki informasi yang cukup maka Anda justru bisa terkena masalah hukum serius sehingga berpotensi mengalami kerugian yang tidak sedikit. Banyak sekali kasus tentang sengketa tanah yang akhirnya justru merugikan banyak pihak.

Cara Investasi Tanah Yang Menguntungkan

Meskipun sekilas terdengar sederhana, investasi tanah bukanlah hal yang mudah dilakukan. Jika Anda tidak benar-benar paham seluk beluknya maka bisa saja Anda tertipu dan rugi besar. Oleh sebab itu, untuk menghindari kemungkinan tersebut berikut beberapa tips cara agar investasi tanah menguntungkan yang bisa Anda lakukan khususnya bagi pemula di bisnis properti.

1. Pilih lokasi tanah yang strategis

Inti dari investasi tanah adalah lokasi. Jika Anda bisa memilih lokasi yang strategis maka investasi tanah bisa menghasilkan keuntungan yang berlipat ganda dalam kurun waktu beberapa tahun. Oleh sebab itu, Anda harus rajin mencari informasi serta terjun langsung untuk memilih lokasi tanah yang sesuai keinginan.

Biasanya, tanah yang berlokasi di perkotaan, pemukiman padat penduduk atau daerah yang pembangunannya sedang berkembang memiliki tanah yang harganya cenderung naik tiap tahun. Bahkan, jika tanah yang dimaksud nantinya akan menjadi lokasi proyek pemerintah maka harganya bisa naik berkali-kali lipat.

Contohnya bisa Anda lihat sendiri di daerah Tuban, Jawa Tengah. Harga tanah dan bangunan di desa yang terkena proyek salah satu BUMN ternama bisa menghasilkan keuntungan hingga miliaran Rupiah. Namun, hal tersebut tentu saja tergantung dari kesepakatan antara pemilik tanah dengan calon pembeli.

2. Cari informasi harga tanah

Langkah dalam investasi properti untuk pemula tidaklah sulit, namun perlu kegigihan. Mencari dan membandingkan harga tanah sebelum memutuskan berinvestasi adalah hal yang sangat penting. Sebab, keuntungan dari investasi tanah adalah selisih antara harga jual dengan harga beli tanah tersebut. Oleh sebab itu, untuk mendapatkan harga yang sesuai pasar maka Anda sebaiknya melakukan riset lebih dulu.

Teliti dan cari informasi mengenai harga tanah yang dimaksud. Bandingkan dengan harga tanah di lokasi lain yang menurut Anda juga berpotensi menguntungkan. Jika harganya di atas harga pasaran maka ada calon pembeli bisa melakukan penawaran.

Jangan lupakan juga dengan uang tanda jadi. Uang tanda jadi berbeda dengan uang muka yang harus dibayarkan. Jika uang muka biasanya sekitar 10-30% dari harga jual maka uang tanda jadi jumlahnya kurang dari Rp 10 juta. Uang tersebut bertujuan untuk menunjukkan keseriusan pembeli tanah kepada penjual.

3. Pastikan bukti kepemilikan tanah adalah asli

Anda bisa membuktikan keaslian bukti kepemilikan tanah dengan mudah melalui sistem online. Anda cukup mengunduh aplikasi resmi yang dibuat oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) lalu bisa mengeceknya sendiri. Selain bisa mengecek keaslian sertifikat tanah, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk mengecek biaya mengurus sertifikat hingga mengecek proses balik nama sertifikat.

Selain itu, teliti juga status kepemilikan tanah yang dimaksud. Berdasarkan UU yang berlaku di Indonesia, terdapat berbagai macam jenis hak atas tanah. Ada Hak Milik, Hak Pakai, Hak Guna Bangunan dan Hak Guna Usaha. Status kepemilikan tanah tersebut nantinya akan memengaruhi harga tanah sehingga pastikan Anda mengeceknya dengan teliti.

4. Gunakan Notaris dan PPAT yang terpercaya

Memilih jasa Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang terpercaya merupakan hal wajib jika ingin memulai bisnis properti dalam bentuk investasi tanah. Sebagai masyarakat umum, Anda tentu kurang paham soal aspek legalitas dan hukum pertanahan di Indonesia. Oleh sebab itu, untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan maka pilih jasa notaris yang memang sudah berpengalaman.

Sedikit tips bagi Anda ketika memilih notaris dan PPAT, sebaiknya Anda mencari informasi dan mendatangi notaris tersebut sendiri. Jangan mudah percaya dengan notaris yang sudah memiliki nama yang cukup terkenal. Sebaiknya, Anda harus lebih memperhatikan aspek kinerja serta integritas orang tersebut.

5. Perhatikan aspek bencana

Meskipun kurang begitu populer di Indonesia, Anda juga perlu memperhatikan aspek bencana alam sebelum membeli tanah di lokasi tertentu. Meskipun kondisinya terlihat baik-baik saja tapi bisa saja lokasi tersebut memiliki potensi bencana khususnya bencana geologi yang cukup besar.

Beberapa bencana yang sering terjadi adalah tanah ambles, semburan gas alam dan sebagainya. Oleh sebab itu, agar tidak rugi maka Anda bisa melakukan survey geologi lebih dulu untuk mengetahui potensi bencana apa saja yang bisa terjadi.

Berikut merupakan beberapa tips investasi tanah yang bisa Anda gunakan. Selain tips-tips diatas, ada hal lain yang juga tidak kalah penting yaitu dari segi biaya. Mengingat proses jual-beli tanah bukanlah hal yang murah maka pastikan Anda paham betul biaya yang harus dikeluarkan selain biaya pembelian tanah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *