6 Cara Mencapai Kebebasan Finansial yang Bisa Dilakukan Di Umur 20-an

bebas finansial usia muda

Kebebasan finansial bisa memiliki arti yang berbeda bagi tiap individu, namun secara umum bisa diartikan keadaan yang mana kamu sudah tenang secara finansial karena kebutuhan finansialmu sudah terpenuhi secara otomatis melalui passive income.

Untuk mencapai kebebasan finansial setiap orang memiliki caranya masing-masing, dari perbedaan cara yang diambil tersebut tentu memiliki waktu dan proses yang berbeda-beda. Namun, satu hal yang pasti: memulainya harus dilakukan sedini mungkin, karena untuk mencapai kebebasan finansial, waktu adalah temanmu.

Usia 20 tahun mungkin terkesan terlalu early untuk memikirkan kebebasan finansial, tapi nyatanya tidak. Pasalnya, di usia inilah biasanya kamu mulai mendapatkan gaji pertamamu. Meskipun terkesan kecil di awal, gaji pertamamu jika dikelola dengan baik dari awal akan memberikan dampak besar pada finansialmu di usia nanti.

Jika sejak usia 20-an kamu sudah mulai memikirkan masa depan, peluang mencapai kebebasan finansial lebih besar, karena untuk mencapai kebebasan finansial memang membutuhkan waktu.

Nah, berikut beberapa tips yang bisa kamu ambil di usia 20-an dalam mengelola finansialmu untuk mencapai kebebasan finansial:

1. Menentukan Tujuan Yang Jelas dan Terukur

Tentukan tujuan yang nyata dan jelas. Misal, kamu ingin mencapai kebebasan finansial di usia 50 tahun dengan penghasilan pasif sebesar 10juta per bulan. Kamu bisa melakukan breakdown langkah-langkah kecil yang harus kamu capai tiap tahunnya, misal dengan melakukan investasi. Semakin jelas tujuanmu, maka semakin jelas juga langkah-langkah yang bisa kamu ambil.

Pastikan juga kalau tujuan tersebut achievable – artinya jika tujuan yang dituju sekiranya terlihat sulit untuk diwujudkan, maka ada baiknya kamu menyesuaikan ulang tujuan tersebut.

2. Mencatat Setiap Pengeluaran

Biasakan untuk mencatat pengeluaranmu sejak dini. Dengan rincian keuangan yang jelas, kamu bisa semakin mudah memilah-milah mana pengeluaran yang berlebihan, sehingga kamu juga bisa membuat anggaran keuangan yang jelas dan masuk akal sesuai dengan tujuan yang ingin kamu capai. Kamu pun jadi lebih mudah menentukan prioritas pengeluaranmu di masa depan.

Dengan perencanaan anggaran, kamu berhenti mengeluarkan dana untuk kebutuhan yang sifatnya kurang penting sehingga dana yang kamu miliki lebih terarah untuk kebutuhan yang sifatnya produktif.

3. Biasakan Hidup Minimalis

Membiasakan untuk hidup minimalis. Hal ini dapat dimulai dengan membedakan mana yang memang dibutuhkan dan yang hanya diinginkan saja. Hidup minimalis juga artinya bukan berarti harus hidup dengan serba susah, melainkan hidup layak dengan prioritas kebutuhan yang tepat.

Di usia 20-an pastinya banyak godaan untuk mengejar gaya hidup, tapi apakah bijaksana untuk membeli barang yang tidak penting demi mengejar impresi dari orang lain?

4. Menabung Konsisten dengan Auto Debit

Banyak orang yang gagal menabung karena sulitnya untuk menjaga konsistensi menabung. Di sinilah fitur auto debit bisa membantu kamu. Dengan fitur auto debit, kamu bisa melakukan transfer secara otomatis dengan jangka waktu yang ditentukan.

Nah, caranya gimana? Misalkan kamu mempunyai dua rekening tabungan di sebuah bank – satu rekening utama dan satu untuk menabung – kamu bisa memasang fitur auto debit misalkan setiap tanggal gajian. Maka dana tabungan kamu akan dipotong langsung dari rekening utama dan ditransfer otomatis ke rekening tabungan.

Supaya makin konsisten, tinggalkan juga kartu ATM dari rekening tabunganmu di rumah! Jadi kamu tidak akan tergoda untuk menggunakan dana dari rekening tabunganmu.

5. Kartu Kredit bisa menjadi musuh dan temanmu

Di usia 20-an mungkin pertama kalinya kamu berkesempatan untuk mendapatkan kartu kredit. Nah mendapatkan kartu kredit ini bisa membuka cukup banyak peluang untukmu, karena kamu bisa belanja tapi membayarnya di lain hari – secara tidak langsung, bisa membantu cash flow kamu.

Namun, kartu kredit juga memiliki risiko loh, karena memiliki suku bunga yang relatif tinggi. Jika kamu menggunakan kartu kredit tanpa pemahaman serta pengelolaan yang benar, justru akan membuat kamu semakin sulit dalam mencapai kebebasan finansial. Maka dari itu, pastikan melakukan pembayaran kartu kredit dengan tepat waktu untuk menghindari bunga kartu kredit.

Selain itu, jika riwayat pembayaran kartu kreditmu bersih, kamu pun memiliki credit score yang sehat, sehingga nanti kamu berkesempatan untuk mendapatkan pinjaman dengan suku bunga yang kecil.  Ini penting jika sewaktu-waktu kamu membutuhkan pinjaman bank untuk kebutuhanmu di masa depan.

6. Mencari  Income Tambahan

Setelah kamu melakukan langkah-langkah di atas, maka kamu bisa menyisihkan uang dengan lebih baik. Nah, uang yang kamu sisihkan itu juga bisa kamu ‘pekerjakan’ menghasilkan uang juga lho!

Salah satu caranya adalah dengan melakukan pengembangan dana. Dengan kemajuan teknologi saat ini, kamu bisa melakukan pengembangan dana dengan mudah di berbagai instrumen dan platform. Tiap instrumen memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing, maka dari itu sangatlah bijak untuk memilih pengembangan dana yang cocok untuk membantumu mencapai kebebasan finansial dengan lebih mudah.

Salah satu platform pengembangan dana baru yang bisa dicoba adalah Peer-to-peer (P2P) Lending. Melalui P2P Lending, kamu bisa mengembangkan dana sekaligus membantu para UKM yang membutuhkan dana.  Beberapa platform P2P Lending pun memungkinkan kamu untuk mulai dari Rp100 ribu saja, sehingga komitmen awal yang dibutuhkan tidak terlalu besar jumlahnya.

Konsisten dan Sabar dalam Mencapai Kebebasan Finansial

Pepatah mengatakan bahwa “Money can’t buy you happiness”, tapi pada kenyataannya memiliki uang bisa memberikan kebebasan lebih yang tidak didapatkan saat tidak memiliki uang. Nah kebebasan ini bisa berupa kebebasan dalam memilih pekerjaan, kebebasan untuk tinggal di mana pun kamu suka. Kebebasan inilah yang dapat memberikan ketenangan dalam pikiran – sehingga secara tidak langsung memberikan kamu kebahagiaan juga.

Nah, perjalanan untuk mencapai ketenangan pikiran itu cukup panjang dan penuh rintangan, namun tidaklah mustahil. Pemahaman finansial yang baik juga akan membantu proses mencapai kebebasan finansial.

Kuncinya adalah tetap konsisten dan bersabar dalam membangun kekayaanmu. Good luck!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *