Lompat ke konten

Wesel Bank: Fungsi, Jenis Beserta Syarat Menggunakannya

Wesel bank, pengertian fungsi dan jenisnya

Anda mungkin sering mendengar istilah wesel bank. Meski sudah jarang yang menggunakannya, namun ternyata saat ini fasilitas tersebut masih ada. Seiring berkembangnya zaman dengan kemudahannya, memang wesel mulai tergantikan.

Pada zaman dahulu, wesel menjadi salah satu alat penting yang dibutuhkan sebelum datangnya kemudahan seperti aplikasi chatting, email, sms, bank digital dan lain sebagainya. Wesel sangat terkenal di kalangan para pebisnis karena banyak digunakan.

Saat ini sebenarnya wesel masing digunakan, namun dalam bentuk yang lebih sederhana sebagai catatan saja. Karena selain wesel sudah digunakan berbagai alat lain untuk keperluan bisnis.

Apa sebenarnya wesel bank? Apa saja kegunaannya? Nah, artikel ini akan dibahas secara lengkap mengenai wesel bank mulai dari pengertian, fungsi, syarat hingga jenisnya. Yuk simak!

Mengenal Wesel Bank

Wesel adalah sebuah alat yang digunakan untuk membayar utang. Wesel biasanya digunakan dalam berbagai transaksi bisnis.

Wesel bisa dibilang semacam tagihan yang dibuat oleh seseorang sebagai tanda bahwa ia hendak memberikan kredit kepada pihak lain. 

Tentu saja sebagai tagihan, tujuan dari dikirimnya wesel, agar pihak yang melakukan pinjaman segera melakukan pembayaran sesuai dengan jumlah dan waktu yang telah dicantumkan dalam surat tersebut. 

Karena pada zaman dahulu belum ada bank tentunya belum ada rekening, maka biasanya pembayaran wesel dilakukan di kantor pos Indonesia. Tinggal membawa surat tagihan tersebut dengan sejumlah uang, maka uang akan disampaikan pada pihak yang memberikan pinjaman.

Wesel menjadi salah satu cara ampuh berkomunikasi antara peminjam dengan pemberi dana. Sebab dahulu, belum secanggih saat ini dimana nasabah bisa dihubungi melalui telepon ataupun email. Sehingga cara ini menjadi sangat efektif pada masanya.

Penggunaan wesel diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang untuk Indonesia yang dijelaskan secara detail hingga bab ketiga belas. Wesel diatur dalam satu bab di dalamnya mulai dari pengertian, jenis, tatacara dan lain sebagainya. 

Fungsi Wesel 

Setelah mengenal sedikit mengenai wesel, maka selanjutnya adalah mengetahui apa sih sebenarnya fungsi dari surat ini. Nah, berikut fungsi wesel yang harus Anda tahu.

Sebagai alat membayar kredit

Wesel dapat digunakan untuk melakukan pembayaran kredit. Hal ini karena dalam wesel bisa dicantumkan penagihan jumlah cicilan dan tanggal jatuh tempo. Sehingga efektif untuk digunakan sebagai alat membayar kredit.

Sebagai alat mengirim uang

Wesel juga digunakan sebagai alat untuk mengirimkan uang. Pada zaman dahulu, belum ada rekening bank yang digunakan untuk mengirim uang dengan mudah. Sehingga keberadaan wesel sangat penting untuk mengirimkan uang antar daerah, kota maupun kabupaten.

Syarat Menggunakan Wesel

Untuk menggunakan wesel, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi agar dokumen tersebut sah sebagai wesel, yaitu:

  • Nama pembayar termasuk juga drawee, bertoline atau yang sering disebut dengan daya tarik.
  • Dibawahnya, tanggal pembayaran kredit.
  • Dicantumkan juga dimana lokasi akan dilakukan pembayaran.
  • Pada dokumen tersebut, harus disertakan tulisan ‘surat wesel’ entah dengan bahasa lugas ataupun sinonim dari nama tersebut.
  • Terdapat perintah tanpa diikuti syarat agar seseorang yang menerima surat tersebut dapat melakukan pembayaran pada jumlah dan waktu yang sudah ditentukan.
  • Dicantumkan juga nama orang yang diminta untuk melakukan pembayaran.
  • Juga diharuskan mencantumkan tempat serta tanggal uang kertas diterbitkan sebagai bukti untuk pihak yang menerbitkan wesel.

Berikut diatas merupakan syarat sebuah surat bisa disebut sebagai wesel, tentunya penggunaannya disesuaikan dengan tujuan pembuatannya. Beberapa elemen mungkin dilengkapi atau dikurangi sesuai dengan kebutuhan. Namun pada intinya, syarat umumnya seperti yang sudah dijelaskan di atas. 

Jenis-jenis Wesel

Terakhir, akan dibahas mengenai jenis dari wesel. Jenisnya ternyata sangat beragam tidak hanya terbatas pada fungsina saja.  Apa saja jenisnya? berikut di bawah akan dibahas secara lengkap!

1. Wesel tagih

Jenis pertama adalah dokumen sebagai bukti tagihan yang diterima oleh peminjam dana ketika sudah jatuh tenor pinjaman. Surat ini kemudian akan ditandatangani oleh pihak yang berhutang agar tepat waktu membayarkan cicilan atau hutangnya sesuai kesepakatan waktu yang sudah ditentukan. 

Biasanya surat ini digunakan untuk jenis hutang jangka pendek yang dibayarkan pada waktu dekat. Sebagai pengikat perjanjiannya digunakan surat ini yang didalamnya dicantumkan nilai bersih yang realistis.

2. Wesel bayar

Jenis selanjutnya adalah surat yang digunakan untuk meminta seseorang melakukan pembayaran kepada seseorang yang tertera dalam wesel tersebut.Sebelum tenor pinjaman habis, seseorang harus sudah melunasi hutangnya dengan nominal yang sudah tertera dalam surat. Wesel bayar bisa juga disebut sebagai hutang.

Setelah jenis secara umum, berikut jenis wesel berdasarkan yang mengeluarkannya sesuai dengan kebutuhan bisnis.

3. Wesel blangko

Merupakan jenis wesel yang diterbitkan apabila ketentuan pembayaran utang dilakukan pada tempat yang lain, atau tidak harus sama dengan lokasi domisili pihak yang hendak membayarkan hutangnya.

4. Wesel inkaso

Jenis lainnya, merupakan jenis surat tagihan yang dapat dijadikan sebagai bukti pemindahan kekuasan seseorang dari pemegang wesel yang pertama kepada pihak lainnya. Hal ini terjadi apabila terdapat pemindahan hutang dari satu pihak ke pihak lainnya.

5. Wesel berdomisili

Berbeda dengan jenis lainnya, jenis ini diterbitkan sebagai penanda dimana lokasi proses pembayaran hutang dilakukan. Sehingga pembayaran tidak bisa dilakukan di tempat lain, harus sesuai dengan yang tertera di surat tersebut.

6. Wesel pengganti penerbit

Jenis selanjutnya adalah wesel yang diterbitkan oleh diri sendiri. Atau bisa dikatakan bahwa orang yang membuat wesel dengan orang yang memegangnya merupakan orang yang sama. Ini bisa dilakukan apabila Anda hendak menagih orang yang meminjam dana pribadi Anda.

7. Wesel penghitungan orang ketiga

Surat tagihan bisa diterbitkan oleh orang ketiga, orang ketiga ini yang akan menghitung besaran uang bersih yang harus dibayarkan oleh seseorang. Dengan hitungan orang ketiga, maka kedua belah pihak menjadi lebih mudah dalam memperhitungkan hutang dan juga dalam membuatnya lebih praktis. Apalagi jaman dahulu, belum banyak orang yang bisa membuat wesel sendiri. Sehingga membuat surat tagihan menjadi lebih mudah.

8. Wesel penghitungan sendiri

Terakhir, adalah wesel penghitungan sendiri. Wesel ini dihitung oleh diri Anda sendiri sebagai pihak yang memiliki dana yang diberikan kepada peminjam hutang. Sehingga dihitung dan dibuat oleh diri Anda sendiri. Ini memang tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang, karena ilmu penghitungannya juga tidak dimiliki semua orang.

Seiring berkembangnya zaman, wesel tergeser oleh teknologi yang kemudian tergantikan oleh zaman. Digantikan oleh manfaat bank yang dirasakan masyarakat. Sedangkan, surat tagihan sebelumnya biasanya disimpan. Orang-orang yang menyukai barang-barang kuno ada beberapa yang mengumpulkan wesel sebagai bahan koleksi. 

Nah, berikut diatas merupakan pengertian wesel, syarat serta jenis wesel yang bisa Anda gunakan sebagai penambah pengetahuan. Meski sudah jarang digunakan, tetapi mengetahui informasinya bukan sesuatu yang salah. 

nv-author-image

Clean Qurrota Ayun

Clean Qurrota A'yun adalah mahasiswa Ekonomi di UPN Veteran Yogyakarta yang senang menulis topik-topik seputar literasi finansial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.