Cara Mencari Investor Asing Untuk Bisnis Perusahaan

investasi dari luar negeri

Tidak sedikit pemain bisnis lokal yang belum tahu bila sebetulnya banyak investor luar negeri yang mau menanamkan modalnya di Indonesia. Para investor itu bermaksud ingin menjalin kerjasama dengan pelaku usaha di tanah air. Indonesia adalah diantara negara yang mempunyai prospek pertumbuhan ekonomi menjanjikan. Bila anda pemilik usaha, bagaimana cara mencari investor asing?

Peran Investor bagi Perusahaan

Perusahaan memerlukan pendanaan untuk beragam tujuan. Tujuannya jelas, agar bisnis tetap berjalan dan bisa mencetak laba sebanyak-banyaknya. Pendanaan selama ini paling banyak adalah berasal dari pinjaman bank. Namun tak semuanya dari sana, pilihan lain adalah mencari investor baik dari dalam negeri maupun asing.

Berikut alasan mengapa sebuah perusahaan membutuhkan kehadiran investor:

Ekspansi Usaha

Dalam mengembangkan sebuah perusahaan pastinya membutuhkan modal lebih untuk beragam hal setelah berhasil mengubah ide menjadi bisnis. Misalnya untuk biaya promosi, memperbaiki kantor, membangun gudang inventaris yang baru, atau merekrut karyawan yang kompeten. Bila ada dana ekstra yang ditanamkan para investor maka perusahaan punya peluang untuk menjalankan ekspansi bisnis sebab makin bisnis meningkat maka makin banyak biaya operasional yang harus dikeluarkan.

Mempertahankan Arus Kas

Mempertahankan arus kas adalah suatu tantangan dan masalah yang mesti diselesaikan secara serius dalam hubungannya dengan biaya operasional, gaji pegawai, dan bermacam tagihan. Bila perusahaan memiliki arus kas yang lancar maka perusahaan pun bisa beroperasi dengan semestinya untuk mencetak keuntungan.

Melengkapi Inventaris Perusahaan

Jika memang permintaan lagi meningkat namun perusahaan tak sanggup memperbanyak volume produksi disebabkan tak adanya biaya, tentu memanfaatkan modal yang diberikan investor bisa sebagai pilihan yang tepat.

Memelihara dan Melengkapi Aset

Dengan menambah serta merawat aset maka otomatis bisa meningkatkan total produksi. Agar bisa mewujudkannya maka perusahaan harus menyiapkan dana tersendiri. Memanfaatkan dana yang ditanamkan investor notabene pilihan yang bisa digunakan.

Jenis Usaha Favorit Investor Asing

Kebanyakan investor asing memilih pengusaha dalam negeri yang telah banyak makan asam garam alias berpengalaman menjalankan roda bisnis. Kerjasama tadi bisa bermacam-macam misalnya mengakuisisi perusahaan yang telah ada, atau membuat bisnis baru bersama.

tabel data investasi asing di Indonesia tahun 2018-2020
Data investasi asing di Indonesia tahun 2018-2020 berdasarkan negara asal. Sumber: bps.go.id.

Macam-macam jenis usaha yang menjadi favorit investor asing sering sekali bergerak di bidang berikut ini:

  • Logistik dan forwarding
  • Consumer good
  • Jasa outsourcing
  • TI, datacenter maupun system integrator
  • Farmasi
  • Pembiayaan
  • Produsen suku cadang otomotif
  • Jasa
  • Distribusi bahan bakar
  • Pengolah limbah
  • Pengolahan ikan dan hasil laut
  • Tambang nickel dan pengolahannya
  • Klinik dan perawatan kesehatan serta kecantikan, apotik
  • B2B
  • Kimia
  • Distributor produk consumer atau barang industrial
  • Agribisnis
  • Manufacturing
  • Resto dengan banyak cabang
  • Logistik dengan pendingin
  • Industri berat misalnya pengolahan baja, alumunium, pipa.
  • Properti
  • IT services
  • Infrastruktur
  • Shipping
  • Kemasan
  • Agribisnis yang omsetnya sudah diatas Rp 300 M
  • Pupuk organik
  • Perkebunan sawit, karet dan kopi
  • Digital startup

Private Equity Investor

Untuk dimengerti, dalam bidang investasi, ada dua kategori investor asing untuk kerjasama, ialah investor finansial danĀ  investor strategis. Namun ada pula yang dinamakan investasi private equity. Meski private equity tak sepopuler bank atau bursa namun perusahaan ini pun menjadi pilihan solusi permodalan untuk perusahaan dalam negeri yang sedang tumbuh. Private equity menjadi sumber modal untuk investasi yang berasal dari dana pensiun, orang kaya, maupun dana abadi perguruan tinggi. Jadi Private Equity adalah organisasi yang dibentuk dengan tujuan memutar uang dari para investor tersebut.

Bila bank umumnya menawarkan dana hutang dengan meminta jaminan berbentuk aset, namun tidak untuk private equity. Yang diminta adalah bagian saham dari perusahaan yang dibiayai itu. Itu bisa sebagai pemegang saham minoritas yang tak lebih dari separuh, akan tetapi ada pula Private Equity yang ingin memegang kendali perusahaan yang dibiayai itu.

Mengapa para investor luar negeri itu bersedia menyerahkan uangnya untuk dikelola Private Equity? Tak lain adalah agar uangnya bisa berputar untuk menghasilkan keuntungan. Di beberapa negara Eropa atau Jepang, bunga deposito bank sangat kecil, kurang dari 2% setahun. Jika dijalankan di negara berkembang diantaranya Indonesia, maka potensi untuk memperoleh profit akan sangat besar, setidaknya puluhan persen per tahunnya.

Private Equity umumnya cuma bersedia menanamkan investasinya pada perusahaan dengan tingkat pertumbuhan cepat dengan laba bagus. Sehingga umumnya IRR yang diminta adalah lebih dari 18%. Umumnya perusahaan dalam negeri yang memanfaatkan Private Equity jika tak dapat lagi meminjam kredit ke bank. Jadi nilai debt to equity ratio tak memungkinkan lagi meminjam ke bank. Bank tak akan bersedia memberikan hutang jika tak punya jaminan.

Cara Mendapatkan Investor Asing

Pastinya, jika perusahaan kecil menghendaki adanya dana investor asing yang masuk, para pemilik harus tahu lebih dulu sebetulnya hal-hal apa yang akan dipertimbangkan. Berikut adalah poin-poin penting dari sebuah perusahaan baik kecil maupun besar agar dapat menarik permodalan dari investor asing atau juga dalam negeri:

Produk atau Ide yang Dihasilkan Perusahaan

Itu berhubungan dengan sesuatu hendak dijual di pasar. Kemudian juga hal yang membuat beda dibanding produk sejenis. Di sini inovasi yang mampu memenuhi tuntutan pasar yang akan banyak menarik investor asing berinvestasi di perusahaan.

Rencana Bisnis

Untuk poin ini, segmentasi pasar adalah aspek yang harus dipertimbangkan dengan sungguh-sungguh. Karena, hal tersebut dipandang investor sebagai dasar dari sebuah perusahaan sekaligus pelaksanaan pemasaran di pasar. Perusahaan dengan rencana bisnis yang tersaji dengan lengkap tentu akan menarik minat para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.

Manajemen

Apa saja yang berhubungan dengan manajemen perusahaan misalnya pegawai yang ahli di bidangnya, visi dan misi untuk mewujudkan tujuan bisnis, dan masih banyak aspek manajemen yang lain.

Data keuangan

Pastinya para investor tak bakal bersedia bila harus memodali sebuah perusahaan jika tak tersedia informasi keuangan yang lengkap. Karena, keterbukaan adalah poin utama dari pemilik bisnis dengan investor.

Umumnya, investor akan mengecek data keuangan semisal laba, pengeluaran, sampai proyeksi keuangan baik itu untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Pihak investor tentu ingin mengetahui bagaimana perusahaan yang akan didanai dapat mencetak laba.

Hal yang paling dinanti-nanti investor yaitu saat uang yang telah ditempatkan dalam sebuah bisnis bisa menghasilkan profit. Sehingga para investor itu pasti ingin mengetahui lebih banyak lagi mengenai segala hal tentang perusahaan dan memastikan memang dapat mendatangkan keuntungan kepada investor.

Kesimpulan

Ada beberapa Cara mencari investor asing yang bisa dipilih. Hanya saja bagi perusahaan kecil yang baru berkembang, prosesnya tak akan mudah. Perlu usaha keras untuk bisa meyakinkan investor asing itu agar percaya dan mau menanamkan uangnya.

2 tanggapan pada “Cara Mencari Investor Asing Untuk Bisnis Perusahaan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *