Lompat ke konten

Ichimoku Kinko Hyo – Indikator Forex

Ichimoku Kinko Hyo

Jika Anda baru terjun dalam trading forex, mungkin istilah Ichimoku Kinko Hyo masih terdengar sedikit asing. Namun indikator tersebut sudah lama menjadi salah satu indikator paling laris di kalangan trader. Anda bisa mendapatinya dengan mudah pada software trading MetaTrader 4 (MT4).

Indikator Ichimoku Kinko Hyo yang terkadang disebut dengan istilah Ichimoku saja, merupakan indikator teknikal serbaguna yang bisa membantu para trader mengidentifikasi arah pergerakan trend, menunjukkan level level resistance dan support, memberikan sinyal trading yang bisa dieksekusi, dan mengukur momentum.

Tentang Indikator Ichimoku Kinko Hyo

Ichimoku Kinko Hyo diperkenalkan oleh Goichi Hosoda pertama kali pada tahun 1968. Namun indikator tersebut baru digunakan secara luas sejak tahun 1990-an. Istilahnya sendiri berasal dari gabungan kata ‘ichimoku’ yang berarti sekilas, dengan ‘kinko’ yang berarti keseimbangan dalam sekilas, dan ‘hyo’ yang mempunyai makna grafik.

Ichimoku Kinko Hyo secara harfiah bisa diartikan sebagai ‘equilibrium chart at a glance’ atau ‘grafik keseimbangan sekilas’. Secara sepintas, mungkin Anda akan merasa bahwa indikator ini terlihat begitu kompleks ketika dipasang secara bertumpuk dengan grafik harga.

Namun Anda bisa dengan mudah mengetahui trend dan sinyal trading yang potensial hanya dalam sekali pandang, apabila sudah menguasainya. Dan Ichimoku Kinko Hyo sendiri sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Justru indikator ini termasuk mudah digunakan. Bahkan dalam sistem software MetaTrader 4, trader hanya perlu memeriksa indikator ichimoku ini di menu indikator kemudian klik custom.

Teori umum yang digunakan untuk Ichimoku Kinko Hyo sendiri yaitu apabila harga di atas cloud atau awan, itu berarti umumnya akan mengalami bullish atau kenaikan. Dan sebaliknya, tren umumnya akan mengalami bearish apabila harga berada di bawah awan atau cloud.

Anda sebaiknya mengombinasikan Ichimoku Kinko Hyo dengan indikator forex paling akurat lainnya untuk mendapat gambaran pergerakan harga yang lebih komprehensif.

Rumus Dasar Indikator Ichimoku Kinko Hyo

Rumus dasar indikator Ichimoku Kinko Hyo terdiri atas beberapa rumus, berdasarkan titik-titik penting riwayat pergerakan harga. History pergerakan harga tersebut ada di dalam periode waktu tertentu yang berfungsi sebagai garis resistance dan support.

Adapun beberapa rumus dasar Ichimoku Kinko Hyo yaitu sebagai berikut.

1. Tenkan Sen (Turning Line / Garis Merah)

Tenkan Sen

Tenkan sen atau turning line (garis merah) merupakan indikator yang menunjukkan pergerakan naik atau turun. Garis ini dibentuk berdasarkan rumus perhitungan (highest high + lowest low) / 2 untuk 9 periode. Sekilas cara perhitungannya hampir mirip dengan penghitungan untuk simple moving average.

Namun penggunaan highest high dan lowest low tersebut menunjukkan bahwa indikator memperhitungkan volatilitas dalam periode atau volatilitas harian. Dan 9 periode yang dimaksud di sini yaitu dihitung 9 jam ke belakang apabila menggunakan grafik per jam, dan dihitung 9 hari ke belakang apabila menggunakan grafik harian.

2. Kijun Sen (Standar Line / Garis Biru)

Kijun Sen

Kijun sen atau standar line (garis biru) merupakan indikator mengenai pergerakan harga yang akan datang. Rumus perhitungan yang digunakan untuk ini sama dengan rumus pada tenkan sen, namun jangka waktu perhitungannya jauh lebih panjang.

Jadi rumus Ichimoku Kinko Hyo ini yaitu KS = (highest high + lowest low) / 2 untuk 26 periode.

Dua puluh enam (26) periode yang dimaksud di sini mewakili sekitar 1 bulan perdagangan. Itu karena jumlah hari kerja di Jepang pada saat Ichimoku Kinko Hyo diperkenalkan adalah 6 hari dalam 1 minggu, sehingga 1 bulan mempunyai sekitar 26 hari. Sementara 9 periode sendiri digunakan untuk dikombinasikan dengan 26 periode tersebut, diterapkan berdasarkan trial and error.

3. Chikou Span (Lagging Line / Garis Hijau)

hikou Span

Untuk chikou span atau lagging line (garis hijau) merupakan harga penutupan. Garis ini dibentuk dari grafik harga yang dimundurkan sebanyak 26 periode. Sinyal jual akan ditunjukkan ketika garis hijau menyeberangi harga yang arahnya dari atas ke bawah. Sementara sinyal beli ditunjukkan apabila garis hijau menyeberangi harga bergerak dari bawah ke atas.

Chikou span memang sama persis seperti grafik harga. Sehingga garis hijau atau lagging line tersebut akan menunjukkan momentum harga. Dengan kata lain, chikou span menunjukkan apakah suatu tren akan muncul atau tidak. Anda bisa menggunakannya sebagai dasar apakah akan melakukan beli atau jual.

4. Senkou Span A dan Senkou Span B

Garis senkou span A (leading span A) dan senkou span B (leading span B) membentuk kumo atau awan. Kedua garis ini mewarnai atau mengisi area di antaranya, dimana tren naik dan kumo berwarna hijau dapat terkonfirmasi apabila senkou span A naik berada di atas senkou span B.

Sebaliknya, ketika senkou span A jatuh ke bawah senkou span B, maka kondisi ini dapat mengindikasikan bahwa kumo berwarna merah dan tren sedang turun. Rumus masing masing garis yaitu (tenkan sen + kijun sen) / 2 untuk senkou span A yang kemudian dimajukan 26 periode, dan (highest high + lowest low) / 2 dari 52 candle untuk senkou span B yang dimajukan 26 periode.

5. Kumo

Awan atau kumo perlu Anda pahami dalam indikator Ichimoku Kinko Hyo. Dimana kumo ini merupakan ruang yang berada di antara senkou A dan senkou B. Dan berdasarkan perubahan harga, kumo akan berubah ketinggian dan bentuk. Dalam hal ini, ketinggian kumo menunjukkan volatilitas sebagai pergerakan harga yang lebar.

Kondisi tersebut akan membentuk awan yang terlihat lebih tebal. Sementara itu, awan yang tipis hanya menawarkan perlawanan atau dukungan yang lemah. Yang mana kebanyakan harga cenderung akan rusak pada kondisi awan tipis tersebut. Teori umum yang digunakan di sini yaitu tren mengalami bullish jika harga di atas awan, dan mengalami bearish jika harga di bawah awan.

Settingan Rahasia Indikator Ichimoku Kinko Hyo

Indikator Ichimoku Kinko Hyo menjadi salah satu indikator yang penting untuk membantu membaca dan menentukan trend, baik itu trend jangka pendek maupun trend jangka panjang. Seperti yang telah disebutkan, Ichimoku Kinko Hyo sendiri merupakan indikator bawaan pada Metatrader 4.

Jika Anda menggunakan PC untuk mengoperasikannya, indikator Ichimoku Kinko Hyo bisa ditemukan pada deretan indikator yang ada di sebelah kiri. Setelah menemukan indikator Ichimoku Kinko Hyo pada list, langsung saja tambahkan ke chart Anda atau klik pada indikator tersebut.

Selanjutnya lakukan settingan standar untuk indikator Ichimoku Kinko Hyo bawaan metatrader 4. Tambahkan pasti angka yaitu tenkan sen 9, kijun sen 26, dan senkou span B 52. Sementara bagi Anda yang merupakan pengguna Android akan jauh lebih mudah. Karena hanya perlu add indikator saja, maka nantinya setting otomatis akan muncul.

Namun banyak yang merekomendasikan untuk mengubah settingans tandar tersebut menjadi settingan rahasia, yaitu tenkan sen 7, kijun sen 22, dan senkou span B 44. Ini bisa dicoba untuk mendapatkan hasil yang akurat. Semua indikator sendiri sebenarnya memang telah dibuat mendekati sempurna, sehingga Anda hanya perlu mencoba trial and error saja dengan cara settingan dan membacanya saja.

Demikian pembahasan mengenai indikator Ichimoku Kinko Hyo, yang sudah lama menjadi indikator andalan bagi para trader. Bahkan sampai sekarang indikator ini masih banyak digunakan, sehingga patut dicoba untuk mengetahui trend yang ada. Anda pun bisa menerapkan berbagai settingan yang berbeda untuk menemukan yang paling sesuai.

nv-author-image

Melvern Pradana

Melvern Pradana adalah seorang investor yang aktif menanam modal di pasar saham, cryptocurrency, P2P lending, dan reksa dana. Idolanya adalah Warren Buffett dan Peter Thiel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.