Tips Investasi Untuk Investor Miskin, Tidak Perlu Modal Banyak

Tips Untuk Investor Miskin

Investasi adalah cara terbaik untuk mempersiapkan masa depan lebih baik, tetapi banyak yang masih memiliki persepsi salah jika hal tersebut membutuhkan modal besar. Alhasil, orang dengan berpenghasilan pas-pasan seperti menutup diri dengan dunia ini. Berikut ini ada beberapa tips investasi untuk investor miskin.

Sebagai catatan, maksud dari investor miskin di sini adalah orang-orang dengan penghasilan pas-pasan. Tips berikut ini membuktikan bahwa banyak investasi yang menguntungkan dengan modal kecil. Hal terpenting dari kunci kesuksesan di dunia pasar modal adalah tentang bagaimana mengatur keuangan mereka, bukan seberapa banyak uang yang dimiliki.

Tips Investasi Untuk Investor Berpenghasilan Pas-Pasan

1. Biasakan Mengatur Keuangan

Seperti telah disebutkan sebelumnya, kunci suksesnya investasi bukan dari seberapa banyak uang yang dimiliki, melainkan sebaik apa seseorang mampu mengelolanya. Sebagai contoh, Anda berpenghasilan 1 juta per bulan. Setelah mendapatkan gaji atau penghasilan, sisihkan 20—50 ribu untuk diinvestasikan, Setelah itu bagi sisanya untuk kebutuhan sehari-hari terlebih dahulu.

Kesalahan yang sering dilakukan kebanyakan orang dengan gaji pas-pasan adalah langsung menghamburkannya ketika mendapatkan gaji dan tidak memiliki manajemen keuangan baik. Hasilnya, sisa uang tinggal sedikit dan hanya cukup untuk membeli kebutuhan pokok. Mereka tidak sadar jika memiliki hutang atau cicilan yang harus dibayar hingga akhirnya, berhutang menjadi jalan keluarnya.

2. Tentukan Tujuan Investasi

Setiap orang memiliki tujuan investasi berbeda-beda. Tetapi, tujuan dari kebanyakan orang adalah mencari investasi yang menguntungkan untuk jangka panjang untuk membangun kekayaan di masa depan serta keperluan anak cucu di masa mendatang. Jika ingin terus termotivasi untuk konsisten berinvestasi, anda harus memiliki visi yang jelas tentang kegunaan dana investasi tersebut.

Sebagai contoh, visi Anda adalah untuk keperluan sekolah anak sekitar 10 tahun ke depan. Ketika tujuan ini sudah dimiliki, maka selalu pikirkanlah hal tersebut. Pada saat ingin menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak penting, pikirkan lagi tentang visi tersebut. Biasanya ini akan menjadi alat komitmen cukup kuat.

3. Hitung Jumlah Uang Yang Dibutuhkan

Apabila tujuan sudah tetap seperti di poin sebelumnya, selanjutnya perkirakan cara investasi kecil kecilan dengan uang yang dibutuhkan dan waktu menempuhnya. Misalnya, untuk biaya sekolah diperlukan sekitar 6 juta rupiah dengan jangka waktu 10 tahun. Artinya, minimal Anda harus menyisihkan 600 ribu per tahun atau 50 ribu per bulan.

Kabar baiknya, jika menggunakan instrumen tepat, dengan jumlah tersebut sebenarnya bukan 6 juta saja yang bisa didapatkan, melainkan jauh lebih besar. Hal ini karena setiap tahun nilai investasi tersebut akan semakin bertambah antara 0,5%-3%. Inilah sebabnya Anda lebih baik berinvestasi daripada hanya sekadar menyisihkan uang dan menyimpannya.

4. Pilih Instrumen Investasi yang Tepat

Setiap instrumen investasi memiliki nilai risiko dan return berbeda-beda. Semakin tinggi nilai return didapatkan, semakin besar risiko akan dialaminya maka begitu juga sebaliknya. Untuk investor miskin di sini sebaiknya pilih instrumen investasi dengan risiko rendah dan bisa dilakukan dalam jumlah yang terjangkau.

5. Konsisten

Terakhir, baik investor kaya maupun miskin tetap dituntut untuk konsisten dalam berinvestasi. Artinya, jangan terlalu bersemangat di awal dengan menyisihkan banyak uang, namun beberapa bulan ke depan tiba-tiba berhenti. Justru inilah alasan kenapa banyak investor gagal dan merasa tidak mendapatkan hasilnya.

Untuk menjaga konsistensi, kembali lagi ke poin kedua, yakni fokus pada tujuan Anda. Selain itu, cara menabung untuk gaji pas-pasan usahakan langsung investasi tepat setelah menerima uang gaji atau penghasilan. Jangan berinvestasi di akhir bulan dengan dana sisa karena itu tidak akan membuahkan hasil yang bagus. Dengan cara ini, secara tidak langsung Anda memaksa diri untuk berdisiplin dalam melakukannya.

Instrumen Investasi untuk Investor Miskin

1. Reksa dana

Reksa dana bisa menjadi pilihan bagus untuk investor miskin. Selain itu, instrument ini juga digemari oleh banyak orang terutama para kaum milenial. Hal ini dikarenakan jumlah uang yang digunakan untuk memulai sangat terjangkau, yakni dari 10 ribu saja. Tentu saja ini adalah jumlah sangat kecil jika dibandingkan dengan instrumen lain seperti properti dengan modal sampai jutaan rupiah.

Mengenai caranya, Anda tidak perlu khawatir karena saat ini sudah banyak aplikasi atau lembaga keuangan yang memfasilitasi orang-orang berinvestasi reksa dana. Bahkan beberapa e-commerce seperti Shopee, Bukalapak, atau Tokopedia pun menyediakan fasilitas ini. Anda hanya perlu membayar seperti belanja pada umumnya dan konsisten melakukan setiap bulan.

2. Emas

Jika dulu investasi emas terkenal mahal karena harus membeli perhiasan atau batangan, kini itu sudah tidak berlaku lagi. Anda bisa mengatur cara untuk memutar uang dengan emas batangan yang beratnya lebih kecil seperti 0,1 gram, 0,05 gram, atau 0,01 gram dengan harga puluhan ribu saja. Setelah kepingan-kepingan tersebut sudah terkumpul cukup banyak, Anda tinggal menjualnya di toko emas seperti biasa.

Selain itu, ada juga layanan tabungan emas yang sudah disediakan oleh beberapa platform seperti Pegadaian misalnya. Anda bisa menabung mulai dari 6 ribuan saja. Meskipun tetap ditarik biaya penyimpanan tahunan, namun cara ini benar-benar membantu orang yang ingin berinvestasi di logam mulia karena faktanya setiap tahun harganya selalu naik.

Kesalahan Investasi yang Harus Dihindari

Pepatah mengatakan jangan pernah mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan orang sebelumnya jika tidak ingin membuang waktu. Hal tersebut juga berlaku di dunia investasi. Oleh karena itu, sebaiknya hindari kesalahan investor pemula berikut ini.

  • Tidak memprioritaskan investasi di level atas dan lebih mementingkan membeli kebutuhan tersier yang tidak perlu.
  • Tidak memiliki motivasi dan tujuan kuat.
  • Menginvestasikan semua penghasilan sekaligus namun tidak memiliki cadangan keuangan sehingga harus berhutang.
  • Terlalu lama menunda berinvestasi.
  • Kurang pengetahuan tentang dunia investasi.
  • Menginginkan hasil instan dan mudah menyerah.
  • Terlalu melibatkan emosi tanpa analisis.
  • Tidak ada persiapan terhadap risiko yang mungkin terjadi.

Mitos Soal Investasi

Sebagai bekal terakhir, Anda juga perlu mengetahui apa saja mitos-mitos yang sering beredar di masyarakat yang sebenarnya tidak benar. Dengan pengetahuan ini, Anda akan memiliki mindset yang tepat sehingga lebih cepat mendapatkan hasil. Mitos tersebut antara lain:

  • Investasi membutuhkan biaya besar, padahal kenyataannya bisa dimulai dari puluhan ribu rupiah saja.
  • Investasi memiliki risiko tinggi, padahal setiap jenis memiliki risiko masing-masing.
  • Investasi rumit dilakukan, padahal sudah banyak platform yang sangat mudah digunakan.
  • Investasi adalah perjudian, padahal membutuhkan analisis dan perencanaan yang matang.

Itulah tadi beberapa tips investasi untuk investor miskin beserta rekomendasi instrumen apa yang paling tepat. Setelah membaca ini, seharusnya Anda kini sudah menyadari bahwa tidak ada alasan lagi untuk tidak mulai investasi dari sekarang karena apapun pekerjaannya dan berapa pun penghasilannya tetap memiliki kesempatan yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *