Lompat ke konten

Cara Menghitung Bunga Deposito: Bank BRI, BCA, Mandiri

Cara Menghitung Bunga Deposito: Bank BRI, BCA, Mandiri

Kita sudah pernah membahas bahwasanya Bank BRI, Bank BCA, dan Bank Mandiri adalah 3 bank dengan aset terbesar di Indonesia. Ini artinya dibandingkan dengan bank lain, secara tidak langsung produk yang ditawarkan oleh ketiga bank tersebut adalah produk yang paling laris. 

Salah satu produk yang mereka tawarkan adalah investasi deposito. Deposito adalah produk simpanan berkala yang ditawarkan oleh perbankan. Umumnya, tenor waktu yang diterapkan untuk produk ini adalah 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan. Dalam jangka waktu itu, nasabah dilarang untuk menarik dana tersebut. 

Investasi deposito juga dikenal sebagai instrumen investasi dengan risiko dan bunga yang rendah sehingga aman buat investor pemula. Sebab, alokasi dana dan risiko instrumen ini sepenuhnya ditentukan oleh bank sehingga nasabah tidak perlu melakukan analisis apapun.

Tapi, sebagai investor yang baik Anda juga harus tahu berapa tingkat bunga deposito (deposit interest rate) yang ditawarkan dan bagaimana cara menghitung bunga tersebut. Sebab, setiap bank pasti memiliki kebijakan bunga yang berbeda beda. 

Berikut ini cara menghitung bunga untuk deposito di 3 bank terbesar di Indonesia yaitu, Bank BRI, BCA dan Mandiri:

Cara Menghitung Bunga Deposito

Rumus Bunga Deposito = (tingkat suku bunga x pokok deposito x 30 hari x 80%) : 365

Rumus di atas dapat dipakau untuk mencari nilai bunga dari deposito per bulannya.

Penjelasan variabel:

Tingkat suku bunga: Tingkat suku bunga yang diterapkan oleh masing-masing bank.

Pokok deposito: Jumlah dana yang Anda simpan dalam bentuk deposito. 

30 hari: Periode penyimpanan deposito. Karena rumus ini dihitung dalam satuan bulan, maka yang masuk ke dalam penghitungan adalah 30 hari.

80%: Bunga deposito terkena pajak 20% per bulan sehingga Anda hanya akan memperoleh 80% dari bunga tersebut setiap bulannya. 

Contoh:

Tingkat suku bunga: 3%

Pokok Deposito: 10.000.000

Periode Deposito: 30 hari.

Maka, total bunga yang diperoleh nasabah per bulannya adalah:

Bunga deposito per bulan = (3% x 10.000.000 x 30 x 80%) : 365 = 19.726 rupiah

Contoh Perhitungan Bunga Deposito BRI

Menurut data yang dilansir oleh laman resmi bank BRI, deposit interest rate yang ditawarkan Bank BRI per 1 Maret 2022 adalah sebesar 2,25%- 2,75% tergantung dengan tenor yang diambil.

Oleh sebab itu, contoh penghitungan keuntungan deposito di bank pelat merah ini adalah sebagai berikut:

Bunga deposito per bulan = (2,75% x 10.000.000 x 30 x 80%) : 365 = 18.082 rupiah. 

per 3 bulan= (2,75% x 10.000.000 x 90 x 80%) : 365 = 54.246 rupiah.

per 6 bulan= (2,85% x 10.000.000 x 180 x 80%) : 365 = 112.438 rupiah. 

per 1 tahun= (2,85% x 10.000.000 x 360 x 80%) : 365= 228.000 rupiah. 

Contoh Perhitungan Bunga Deposito Mandiri

Bank Mandiri menerapkan suku bunga sebesar 2.5% sampai 2.6% untuk deposito di bawah 100 juta rupiah dan tenor 1 sampai 24 bulan. Umumnya, sebuah bank menerapkan minimal deposito sebesar 10 juta rupiah. Dengan demikian, berikut ini contoh perhitungan deposito Bank Mandiri:

Bunga deposito per bulan = (2,5% x 10.000.000 x 30 x 80%) : 365 = 16.438 rupiah.

per 3 bulan= (2,5% x 10.000.000 x 90 x 80%) : 365 = 49.315 rupiah.

per 6 bulan= (2,6% x 10.000.000 x 180 x 80%) : 365= 102.575 rupiah.

per 1 tahun= (2,6% x 10.000.000 x 360 x 80%) : 365= 205.150 rupiah.

Contoh Perhitungan Bunga Deposito BCA

Per 18 November 2021, Bank BCA menerapkan suku bunga sebesar 2.10% untuk setiap deposito yang disimpan di bank tersebut terlepas dari jumlah maupun tenor yang diambil. Maka dari itu, berikut ini contoh perhitungan deposit interest rate Bank BCA untuk penyimpanan 1 sampai 12 bulan:

Bunga deposito per bulan = (2,1% x 10.000.000 x 30 x 80%) : 365 = 13.808 rupiah.

per 3 bulan = (2,1% x 10.000.000 x 90 x 80%) : 365 = 41.424 rupiah. 

per 6 bulan= (2,1% x 10.000.000 x 180 x 80%) : 365 = 82.849 rupiah. 

per 1 tahun= (2,1% x 10.000.000 x 360 x 80%) : 365= 165.698 rupiah. 

Hubungan Deposito Perbankan Dengan Suku Bunga Acuan Bank Indonesia 

Besaran suku bunga perbankan umumnya mengikuti suku bunga acuan Bank Indonesia (BI7DRR). Secara teoritis, suku bunga acuan BI ini akan ditetapkan mengikuti kondisi ekonomi Indonesia. 

Apabila kondisi ekonomi sedang membutuhkan banyak supply uang seperti sekarang ini, maka suku bunga acuan akan direndahkan dengan harapan masyarakat akan menggunakan uang yang mereka pegang untuk berbelanja alih-alih hanya disimpan di bank. 

Dilansir dari publikasi bank sentral Indonesia ini, memang sejak pertengahan Oktober 2021 Bank Indonesia telah menetapkan suku deposit interest rate sebesar 2,75% sehingga bank diharapkan bisa menetapkan suku bunga deposito mereka di sekitar rasio tersebut. 

Akibatnya, menurut publikasi pusat data Kontan, pada bulan November ini rata-rata deposito perbankan berkisar antara 3,31% – 3,35% saja. 

Cara Memilih Deposito Yang Baik

Perlu Anda ketahui bahwasanya tingkat suku bunga deposito sebuah bank bisa berubah sewaktu waktu dan tergantung dengan tenor simpanan yang Anda pilih. Jadi, jika Anda ingin menyimpan uang dalam bentuk deposito di suatu bank, sebaiknya Anda tentukan dulu tenor yang Anda inginkan lalu datang ke kantor atau memeriksa tingkat suku bunga yang ditawarkan bank tersebut secara langsung. 

Lihat berapa suku bunga deposito yang ditawarkan dalam tenor yang Anda inginkan dan bandingkan suku bunga tersebut dengan bunga yang ditawarkan oleh bank lain. Kalau perlu, bandingkan juga dengan tingkat imbal hasil investasi supaya Anda bisa memilih instrumen investasi manakah yang lebih menguntungkan.

Selain tingkat suku bunga, perhatikan juga minimal setoran awal deposito dan biaya penarikan yang tidak jatuh tempo. Bank BRI misalnya, menerapkan jumlah setoran awal minimum 5 juta rupiah untuk deposito melalui internet banking dan 10 juta rupiah untuk deposito melalui customer service. Bank ini juga menerapkan penalti sebesar 150.000 jika nasabah menarik dana deposito tidak jatuh tempo. 

Variabel lain yang harus Anda perhatikan juga adalah jumlah aset bank. Beberapa bank kecil saat ini menawarkan suku bunga deposito yang jauh di atas rata-rata. Padahal semakin besar aset suatu bank dibandingkan dengan kewajiban yang harus mereka bayarkan, maka kemungkinan besar dana yang Anda depositkan akan semakin aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.