Lompat ke konten
Daftar Isi
ForexIMF leaderboard banner ads.

Dampak Tenaga Kerja Asing di Indonesia (Positif dan Negatif)

Dampak tenaga kerja asing

Kerja sama antar negara dalam rangka saling memenuhi kebutuhan masing-masing ternyata tidak hanya terhenti pada impor dan ekspor komoditas saja. Akan tetapi juga pada kebutuhan tenaga kerja. Banyak sekali pekerjaan di berbagai industri yang membutuhkan tenaga kerja tambahan.

Di Indonesia sendiri, tenaga kerja asing banyak bekerja sebagai pekerja profesional. Hal ini mungkin cukup jadi tantangan bagi sumber daya manusia di Indonesia, sebab persaingan kualitas selalu ada. Lalu apa sih sebenarnya dampak dari adanya tenaga kerja asing di Indonesia. Simak penjelasan mengenai pengertian tenaga kerja, dampak positif dan negatif, serta bagaimana sikap kita terhadap fenomena tersebut. Simak artikel ini sampai akhir!

Apa Itu Tenaga Kerja Asing?

Tenaga kerja asing (TKA) adalah pekerja yang menjalankan tanggung jawabnya tidak di negara asalnya. Menurut Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003, TKA merupakan dia yang seorang warga tenaga asing yang telah memegang visa untuk bekerja di wilayah negera Indonesia. 

Pada dasarnya, Tenaga Kerja Asing (TKA) bisa dipekerjakan di Indonesia untuk beberapa jabatan tertentu saja, dan hal tersebut telah diatur di Undang-Undang. Tak hanya itu, untuk bekerja di Indonesia juga ada batas waktunya. TKA dilarang untuk mengurusi jabatan yang berkenaan dengan personalia. Jadi tidak bisa sembarangan, ada peraturan yang harus dipatuhi. 

Adakah Tenaga Kerja Asing di Indonesia?

Anda mungkin berpikir, memangnya ada TKA yang bekerja di Indonesia? Jawabannya adalah banyak. Menurut Kementerian Ketenagakerjaan per Mei 2022, TKA di Indonesia mencapai 96,57 ribu orang yang tersebar di berbagai industri. Apabila dilihat, TKA yang bekerja di Indonesia memang biasanya berada di level profesional, porsi ini lebih besar dari jabatan lainnya. Sebanyak 44,71 ribu orang dari 96, 57 ribu TKA yang ada atau 46, 29 persennya adalah tenaga profesional di bidangnya.

Sedangkan sisanya bekerja di bidang lainnya seperti di sektor jasa, industri, pertanian serta maritim, advisor/konsultan, manajer, direksi hingga jabatan paling tinggi yaitu komisaris. Hal ini tak lepas dari peran perusahaan pusat yang membuka cabangnya di Indonesia tentunya dengan membawa TKA. 

Dampak Positif Tenaga Kerja Asing di Indonesia 

Masuknya TKA di Indonesia akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Meski pro kontra tenaga asing di Indonesia masih menjadi topic hangat yang diperdebatkan, namun tidak bisa dipungkiri ada dampak positif yang bisa kita rasakan. Apa saja? Simak dampak positif TKA hadir di negara kita berikut ini!

1. Adanya pembaharuan teknologi dan pengetahuan 

Datangnya TKA ke Indonesia tentu membawa berbagai teknologi untuk mempermudah pekerjaannya di sini. Padahal untuk menghasilkan teknologi yang berkualitas butuh proses yang panjang dan sulit. Namun dengan TKA ini dengan mudah teknologi itu masuk dan dipelajari oleh tenaga kerja dari Indonesia.

Tak hanya teknologi saja, tentu ada ilmu-ilmu baru yang terus berkembang. Sebab seperti yang kita tahu, orang luar memiliki kualitas sumber daya manusia terbaik, sehingga banyak sekali ilmu yang sebenarnya bisa diserap dan dikembangkan di Indonesia. Apalagi jika TKA tersebut memang benar-benar ahli di bidangnya, tentu ini menjadi kabar baik bagi SDM di Indonesia.

2. Meningkatnya investasi asing di Indonesia

TKA tentu datang dengan pembangunan perusahan baru di wilayah negara Indonesia. Dengan perusahaan yang dibangun akan menghasilkan produk-produk baru yang akan diterima masyarakat dan memiliki pangsa pasar yang luas.

Hal ini tentu tidak akan luput dari para investor. Tentu akan banyak investor berbondong-bondong menanamkan sahamnya setelah berpikir akan mendapatkan keuntungan yang besar. Manfaat investor bagi perusahaan adalah mengembangkan bisnis dengan sokongan modal. Jadi keuntungan adanya TKA salah satunya adalah meningkatnya investasi asing di Indonesia.

3. Menjadi tantangan baru bagi para pekerja lokal

Dampak positif yang dirasakan bagi para pekerja adalah menjadi tantangan baru. Tentu kita sebagai pekerja lokal tidak ingin kalah saing dengan TKA. Sehingga kita akan berusaha untuk terus berkembang dan memperdalam ilmu di bidangnya. 

Para tenaga kerja lokal akan lebih semangat menjadi ahli di bidang ilmu masing-masing supaya tidak tergusur dengan hadirnya TKA. Tentu hal ini merupakan sesuatu yang positif karena produktivitas pekerja menjadi meningkat. Terlepas dari dampak lain yang mungkin dirasakan. 

Dampak Negatif Tenaga Kerja Asing di Indonesia 

1. Kesempatan bekerja tenaga kerja lokal semakin sempit 

Dengan masuknya banyak TKA di Indonesia, pekerjaan yang seharusnya bisa diduduki oleh WNI menjadi hilang. Artinya kesempatan kerja WNI menjadi semakin sempit. Jika seseorang tidak berusaha mengembangkan kemampuannya, ia akan tergusur oleh para TKA yang sangat ahli dibidangnya.

2. Meningkatkan pengangguran

Jika TKA masuk ke wilayah negara kita tanpa diikuti dengan perluasan lapangan kerja tentu akan menggusur para pekerja lokal tanpa kemampuan tertentu. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan pengangguran dalam negara. 

Pasalnya, pengangguran ini menjadi beban sekaligus permasalahan yang terus berusaha dipecahkan hingga saat ini. Indonesia masih berusaha menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas.  Salah satu cara menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas adalah dengan membekali pekerja dengan kemampuan supaya ahli di bidangnya. 

3. Merupakan sebuah bahaya bagi pekerja tanpa keterampilan

Terakhir, dampak negatif yang akan dirasakan ketika banyak TKA di Indonesia tentu akan menjadi hal yang berbahaya bagi pekerja tanpa keterampilan. Apalagi pekerja yang hanya mengandalkan tenaga saja, jenis ini yang biasanya mudah tergusur dengan mesin.

Apalagi mesin-mesin canggih saat ini sudah banyak berkembang, bisa saja semua tugas digantikan oleh mesin. Tentu berbahaya sekali mengingat banyak sumber daya manusia masih memiliki kualitas yang rendah. 

Bagaimana Sikap Kita dalam Menghadapi Persaingan Tenaga Kerja Asing di Indonesia?

Untuk menghadapi persaingan tenaga TKA di Indonesia, sikap yang baik adalah terus berusaha mengembangkan diri. Belajar lebih sungguh-sungguh pada bidang masing-masing. Sebab dengan kualitas terbaik, kita pasti tidak akan pernah tergeser. 

Tidak ada gunanya melarang para TKA untuk masuk ke wilayah negara kita, toh pada dasarnya kedatangan mereka juga memberikan dampak positif. Jangan fokus pada mereka, fokus pada diri Anda sendiri. Tingkatkan kualitas diri dan kemampuan Anda. 

Tak hanya itu, para karyawan lokal juga bisa mulai beradaptasi dengan teknologi yang ada untuk mempermudah tanggung jawab kita. Sebab dengan keahlian mengoperasikan berbagai teknologi yang ada Anda tidak akan digusur dari jabatan apa pun.

Pemerintah bertanggung jawab dalam hal ini untuk mendorong pembentukan sumber daya manusia yang baik dan berkualitas. Dengan berbagai fasilitas yang ada, tentu hal ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Nah, berikut demikian merupakan pengertian, dampak negatif dan positif adanya TKA, serta bagaimana sikap kita terhadap TKA di Indonesia. Selalu melihat segala sesuatu dari sisi yang berbeda, terkadang sesuatu meski terlihat buruk ternyata juga ada hikmah yang bisa diambil. Terus semangat meningkatkan kualitas diri dan memperdalam keahlian dalam bidang Anda masing-masing. Selamat mencoba!

nv-author-image

Clean Qurrota Ayun

Clean Qurrota A'yun adalah mahasiswa Ekonomi di UPN Veteran Yogyakarta yang senang menulis topik-topik seputar literasi finansial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *