Lompat ke konten

Emas Perhiasan, Apakah Termasuk Investasi?

Investasi Emas Apa Menguntungkan

Investasi emas selalu banyak peminatnya karena beberapa hal, yaitu logam mulia ini memiliki nilai yang cenderung stabil, tahan terhadap inflasi, dan likuiditasnya termasuk tinggi. Namun, sebagian orang memilih untuk menabung menggunakan emas perhiasan dengan alasan “Berinvestasi sambil berhias”. Kata-kata tersebut cukup sering terdengar, bukan?

Jadi, apakah sebenarnya investasi perhiasan emas termasuk menguntungkan? Mari melanjutkan pembahasan mengenai hal tersebut pada artikel ini untuk menjawab rasa penasaran tersebut.

Apakah Emas Perhiasan Termasuk Investasi?

“Berhias sambil berinvestasi, enak dilihat sekaligus bisa menabung”, ungkapan tersebut mungkin terdengar tidak asing di telinga kita, terutama jika berhadapan dengan penjual di toko emas. Banyak orang membeli logam mulia dalam bentuk perhiasan dengan tujuan diinvestasikan untuk masa depan, namun apakah menabung dengan cara tersebut benar-benar menguntungkan?

Jawaban singkatnya adalah investasi di emas perhiasan kurang menguntungkan. Mari membahasnya secara lebih lanjut.

Memakai perhiasan dari logam mulia tersebut memang membuat penampilan jadi tampak lebih menarik, elegan, dan mewah. Sehingga banyak orang mulai membelinya dengan tujuan investasi perhiasan emas dengan harapan bisa dijual lagi dengan harga lebih tinggi dibandingkan harga belinya.

Emas perhiasan sebenarnya tidak benar-benar merupakan emas murni dan bukan merupakan instrumen investasi karena terdapat beberapa campuran di dalamnya, misalnya titanium, kuningan, perak, dan sebagainya. Bahkan kadar kemurniannya pun tidak sampai 24 karat, sehingga menjadikannya kurang cocok apabila digunakan sebagai instrumen investasi.

Justru Anda malah akan rugi sendiri karena nilainya semakin lama semakin turun, apalagi jika kondisinya sudah cukup lama dipakai dan banyak campuran bahannya.

Investasi logam mulia yang disarankan adalah emas batangan ataupun kepingan, sebab kemurniannya mencapai 24 karat. Nilainya memang bisa naik atau turun, namun cenderung stabil dibandingkan investasi perhiasan emas yang nilai jualnya justru turun secara signifikan.

Banyak keuntungan apabila menabung emas batangan, sebab merupakan investasi jangka panjang yang patut dipertimbangkan. Nah, pada poin selanjutnya akan dijelaskan mengenai tips menabung emas untuk pemula dan kesalahan berinvestasi logam mulia yang sebaiknya dihindari supaya tidak rugi. Mari simak dengan seksama di poin berikutnya!

Tips Menabung Emas untuk Pemula

Investasi perhiasan emas memang menguntungkan karena bisa menunjang penampilan. Akan tetapi berbeda dengan emas batangan yang memang merupakan instrumen investasi, sebab bisa dijadikan untuk tabungan masa depan.

Ingin berinvestasi logam mulia tetapi masih pemula dan baru pertama kali melakukannya? Ini dia beberapa tips menabung emas bagi para pemula dalam bentuk batangan.

1. Tentukan tujuan melakukan investasi emas

Tips menabung emas yang pertama yaitu tentukan terlebih dahulu tujuan Anda melakukan investasi logam mulia. Cobalah bertanya kepada diri sendiri, untuk apa sebenarnya Anda hendak menabung menggunakan logam mulia satu ini, apakah untuk jangka panjang atau pendek?

Hal ini sangat penting dilakukan supaya memiliki sikap konsisten untuk menabung emas. Jadi, sebaiknya lakukan perencanaan tujuan terlebih dahulu, kemudian tentukan target berapa lama waktu untuk menabung. Setelah itu secara konsisten tentukan besaran logam mulia tersebut sesuai kemampuan masing-masing.

2. Sering cek harga emas secara berkala

Adapun tips menabung emas lainnya adalah sering-sering mengecek harga emas secara berkala. Hal ini sangat penting supaya Anda tidak langsung tergiur membelinya begitu saja tanpa perencanaan apalagi belum mengetahui harganya. Anda bisa melakukan pemantauan melalui internet, toko yang menjualnya, ataupun secara online melalui smartphone.

Sebaiknya membeli ketika harganya sedang turun, harapannya supaya pada waktu mendatang harganya bisa naik. Lakukan investasi seminimal mungkin, tetapi hasilnya cukup besar di masa depan.

3. Belilah di tempat yang tepat sekaligus terpercaya

Tips menabung emas berikutnya, yakni belilah di tempat yang tepat sekaligus terpercaya, pastikan bahwa tempat tersebut memiliki jejak rekam baik dan punya status resmi. Membelinya di tempat abal-abal meskipun ditawarkan dengan harga jauh lebih murah dengan proses sangat cepat, justru tidak menjamin keaslian logam mulia tersebut. Apalagi masih ada beberapa orang tertipu karena tak bisa memilih tempat yang terpercaya.

Sebagai pemula berinvestasi emas, sebaiknya lebih berhati-hati dalam memilih. Jangan mudah tergiur dengan penawaran, supaya uang yang diinvestasikan tidak lenyap begitu saja.

4. Tentukan besaran investasi

Apabila sudah mengetahui apa saja tujuan Anda melakukan investasi, selanjutnya tentukanlah besaran yang perlu dikeluarkan. Maka, perlu dilakukan perhitungan supaya bisa mencapai tujuan Anda menabung emas untuk masa mendatang agar tahu berapa nilainya.

Menentukan besaran investasi emas juga membantu Anda untuk mengetahui kapan estimasi waktu menabungnya dan berapa banyak logam mulia tersebut yang perlu dibeli. Usahakan dalam menentukannya, sebaiknya sesuai kemampuan saja agar tidak memberatkan. 

Kesalahan dalam Investasi Emas

Apabila Anda termasuk pemula investasi emas, sebaiknya perhatikan hal-hal yang mungkin bisa merugikan diri sendiri akibat melakukannya secara asal-asalan. Ini adalah kesalahan dalam investasi emas yang wajib Anda hindari supaya lebih berhati-hati.

1. Mengutamakan investasi emas perhiasan

Seperti pada penjelasan sebelumnya, investasi perhiasan emas sebenarnya tidak menguntungkan karena bukan merupakan instrumen investasi. Sebab bisa mengalami penurunan nilai jual sewaktu-waktu akibat kualitasnya menurun. Selain itu, campurannya pun tidak murni emas, tetapi ada campuran berupa perak, titanium, perunggu, dan lainnya.

Investasi emas perhiasan memang tidak menguntungkan, sebaiknya Anda beralih menabung emas dalam bentuk keping atau batangan saja. Apalagi dalam bentuk batangan atau kepingan sudah jelas memiliki kemurnian 24 karat tanpa ada campuran lain di dalamnya. Meski nilai jualnya bisa berubah sewaktu-waktu, namun logam mulia murni cenderung stabil dan lebih tahan terhadap inflasi.

2. Tak punya tempat penyimpanan yang sesuai dan aman

Kesalahan dalam investasi emas lainnya yaitu tak punya tempat penyimpanan yang sesuai dan aman. Logam mulia berupa emas termasuk mudah dibawa serta dipindahkan, apalagi jika ada bentuk fisiknya. Sehingga jika tak disimpan dengan baik, rawan hilang atau mungkin dicuri oleh orang tak bertanggung jawab.

Menyimpannya hanya di rumah mungkin sangat susah dan rawan, maka sebaiknya simpanlah di bank atau bisa juga ke pegadaian agar lebih aman. Tetapi jika membeli emas melalui aplikasi online, Anda tak perlu menyimpan bentuk fisiknya karena ada sistem investasi emas digital. Cara ini jauh lebih aman, jadi pastikan Anda membelinya pada platform terpercaya.

3. Tidak membandingkan harga emas

Kesalahan umum investasi emas lainnya adalah tidak membandingkan harga, lalu terburu-buru membelinya tanpa ada pertimbangan matang. Membandingkan harga sangat penting supaya tidak tertipu oleh pihak penjual karena memperdagangkan logam mulia tersebut dengan nominal terlalu tinggi.

Asal membeli tanpa pertimbangan justru dapat merugikan diri sendiri nantinya. Jadi tak ada salahnya jika coba melakukan survei harga pada penjual-penjual terpercaya.

4. Tujuan investasi yang salah

Kesalahan lainnya yaitu tujuan investasi yang salah. Investasi emas perhiasan memang menguntungkan secara jangka pendek karena bisa menunjang penampilan, namun tidak untuk jangka panjang. Jika menginginkan keuntungan di jangka panjang, sebaiknya pilih emas batangan saja karena harganya cenderung lebih stabil.

Investasi emas merupakan tabungan jangka panjang, jad wajar jika waktunya cukup lama baru terlihat hasilnya. Biasanya, hasil tersebut bisa dilihat dalam jangka waktu setidaknya lima tahun.

5. Tidak berusaha memantau harga emas

Terburu-buru melakukan investasi emas sebenarnya tidak baik, apalagi terlalu bernafsu hendak membelinya secepat mungkin tanpa tahu besaran harganya secara real time. Padahal, perihal seperti sangat penting sebagai investor untuk membeli serta menjual tentu harus mempertimbangkan penurunan dan kenaikan harganya terlebih dahulu.

Sebagai investor logam mulia pemula, Anda bisa membelinya ketika harganya sedang turun. Kemudian menjualnya apabila harganya sudah naik.

Itulah penjelasan mengenai investasi emas perhiasan dan non perhiasan. Pilihlah instrumen investasi yang tepat supaya bisa membawa keuntungan pada masa mendatang.

nv-author-image

Zahrah Firyal Salma

Zahrah Firyal Salma adalah seorang yang memiliki minat pada informasi edukasi tentang finansial, maupun memberikan informasi penting lainnya seputar produk keuangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.