Lompat ke konten

5 Perbedaan Kartu Debit dan Kartu Kredit

Perbedaan kartu kredit dan kartu debit

Kartu debit dan kartu kredit adalah dua benda penting yang kini banyak dimiliki oleh masyarakat Indonesia untuk melakukan pembayaran. Dengan memiliki kedua benda ini, Anda bisa melakukan pembayaran non tunai hanya menggunakan handphone saja. 

Kartu debit adalah kartu yang diterbitkan bank untuk membantu nasabah menarik dana dari mesin ATM. Sementara kartu kredit adalah kartu yang diterbitkan bank untuk membantu nasabah mengajukan pinjaman atas pembayaran dengan tingkat tertentu. 

Meskipun sama-sama berbentuk lempengan dan diterbitkan bank, nyatanya kedua kartu ini memiliki banyak perbedaan. Berikut ini 5 perbedaan kartu debit dan kartu kredit supaya Anda tidak bingung lagi. 

1. Perbedaan Fisik

Pihak bank memiliki otoritas penuh dalam mendesain bentuk fisik kartu yang mereka terbitkan. Namun umumnya, kedua kartu ini memiliki 4 komponen yang sama yaitu logo bank, logo jaringan pembayaran (GPN, Mastercard, Visa dan lain-lain), 16 digit nomor kartu dan tanggal kadaluarsa. 

Namun beberapa bank memiliki keterangan tambahan untuk membedakan kedua jenis kartu ini yaitu:

Kartu debit

  • Kartu debit BRI, BCA dan Mandiri memiliki keterangan bahwa kartu tersebut adalah kartu debit.
  • Kartu debit BRI, BCA dan Mandiri memiliki chip keamanan di bagian depan kartu. 

Kartu kredit

  • Kartu kredit BRI dan Mandiri memiliki chip di bagian depan sementara kartu kredit Bank BCA tidak. 
  • Selain tercantum jenis kartu, umumnya di bagian depan juga tercantum jenis kartu kredit tersebut. Sebab, jenis kartu ini menentukan jumlah maksimum pinjaman. 
  • Tidak jarang di permukaan kartu juga ada logo mitra bank yang bekerja sama untuk menerbitkan kartu ini. 

Namun perlu Anda ingat bahwa setiap bank pasti memiliki desain kartu tersendiri. Jadi, pastikan Anda mampu membedakan mana jenis kartu yang dikeluarkan bank yang Anda gunakan.

2. Penggunaan dan Sumber Dana

Meskipun fisiknya mirip, tetapi fungsi, cara penggunaan serta sumber dana kartu kredit dan kartu debit berbeda. Berikut ini perbedaannya:

Kartu debit

  • Digunakan untuk mengambil uang di ATM baik secara langsung (melalui ATM) maupun secara tidak langsung (melalui mesin EDC). 
  • Sumber dana adalah dana tabungan milik sendiri sehingga jika dana tabungan habis atau jumlah transaksi melebihi saldo tabungan Anda, maka transaksi tersebut otomatis gagal. 
  • Kartu debit bisa digunakan secara langsung dengan memasukkannya  beserta pin ke mesin EDC.

Kartu kredit

  • Digunakan untuk mengajukan pinjaman dana atas pembayaran yang dilakukan nasabah. 
  • Sumber dana adalah pinjaman bank sehingga jumlah dana yang bisa dipinjam terbatas dan harus dikembalikan tepat waktu beserta bunganya. 
  • Untuk menggunakan kartu kredit, nasabah perlu membubuhkan tanda tangan terlebih dahulu. 

3. Biaya Transaksi

Perbedaan lainnya antara kedua kartu ini adalah biaya transaksi yang harus dibayarkan oleh nasabah. Dari segi biaya transaksi, umumnya kartu kredit memiliki jumlah biaya yang lebih besar daripada kartu debit. Berikut ini rincian perbedaan biaya tersebut:

Kartu debit

  • Biaya administrasi bulanan.
  • Biaya penarikan dari ATM atau bank yang berbeda. 
  • Biaya penggantian kartu jika rusak, hilang atau perlu diganti dengan kartu yang sudah ada chip.
  • Biaya penutupan rekening. 

Kartu kredit

  • Biaya administrasi tahunan. 
  • Biaya materai ketika kartu kredit dibuat atau diganti.
  • Biaya bunga atas pinjaman yang dilakukan. 
  • Biaya bunga atas keterlambatan pembayaran tagihan. 
  • Biaya keterlambatan pembayaran tagihan. 
  • Biaya kelebihan pemakaian (over limit).
  • Biaya cetak tagihan bulanan.
  • Biaya tarik tunai (umumnya sekitar 2% dari jumlah uang yang ditarik).

4. Cara Pembuatan

Perbedaan kedua kartu ini yang nomor 4 adalah dari cara pembuatannya. Secara garis besar, kartu debit bisa Anda dapatkan secara langsung jika Anda membuka rekening di sebuah bank. 

Akan tetapi untuk memiliki kartu kredit, Anda harus sudah memiliki tabungan di bank tersebut, menyerahkan surat pengajuan dan beberapa dokumen yang terkait dengan kemampuan ekonomi Anda dan lain sebagainya. 

Pihak bank lantas akan memeriksa dokumen tersebut beserta dokumen-dokumen lain yang menunjukkan riwayat kredit Anda untuk menentukan apakah Anda akan mampu membayar tagihan kartu kredit tersebut atau tidak. 

5. Promo

Pihak bank memberlakukan berbagai promo yang berbeda antara kedua kartu ini. Hal ini tentu seiring dengan jumlah biaya yang harus dibayarkan nasabah pengguna kartu ini yang berbeda pula. 

Biasanya pengguna kartu debit bank memiliki promo dengan jumlah yang lebih terbatas. Sementara itu, pemegang kartu kredit biasanya berhak mendapatkan promosi seperti diskon yang lebih banyak, kemudahan dalam transaksi dan lain sebagainya.

Hampir semua kartu kredit terbaik di Indonesia menawarkan banyak promo untuk menarik nasabah. Apalagi dalam beberapa waktu terakhir ini banyak bank yang menggaet aplikasi online marketplace untuk menerbitkan kartu kredit khusus marketplace tersebut. Tujuannya apa lagi kalau bukan supaya nasabah tertarik menggunakan fasilitas ini untuk berbelanja di online marketplace terkait. 

Kelebihan dan Kekurangan Kartu Debit

Kelebihan kartu debit secara garis besar ada empat yaitu:

  1. Tidak akan mengurangi skor kredit nasabah sebab nasabah berbelanja menggunakan dana pribadi. 
  2. Biaya administrasi dan penarikan yang relatif lebih murah.
  3. Mudah diperoleh dan mudah diganti. 
  4. Sudah bisa digunakan untuk belanja apapun dimanapun. 

Adapun kekurangan kartu debit adalah:

  1. Tidak bisa digunakan untuk berbelanja dengan jumlah nilai yang lebih besar dari jumlah saldo yang ada di rekening. 
  2. Tidak bisa dipakai berjaga-jaga jika butuh dana besar dalam waktu singkat. 
  3. Minim promo. 

Kelebihan dan Kekurangan Kartu Kredit

Kelebihan kartu kredit:

  1. Bisa digunakan untuk belanja dalam jumlah besar dan mendadak. 
  2. Nasabah berpotensi mendapatkan banyak promo baik dari bank maupun dari mitra bank tersebut. 
  3. Lebih mudah untuk dipakai belanja di luar negeri. 
  4. Jika diatur dengan hati-hati, kartu kredit bisa membantu kondisi keuangan Anda. 

Kekurangan kartu kredit:

  1. Tingkat suku bunga tinggi. 
  2. Terdapat biaya administrasi dan biaya tambahan sebagai sanksi keterlambatan pembayaran tagihan beserta bunganya. Biaya bunga dan sanksi ini akan terus membengkak jika tidak segera dibayar. 
  3. Dapat mempengaruhi data skor kredit Anda di OJK.
  4. Proses pembuatan yang relatif lebih sulit. 
  5. Adanya biaya bunga dan biaya administrasi saat Anda menarik tunai.

Kelebihan dan kekurangan di atas bisa menjadi bahan pertimbangan Anda dalam memilih kartu kredit yang tepat untuk dimiliki.

Terlepas dari perbedaan dan kelebihan kekurangan di atas, kartu kredit dan kartu debit adalah barang penting. Jaga kerahasiaan nomor kartu dan pin Anda dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab termasuk oknum-oknum yang mengaku dari bank. 

Untuk menjaga kerahasiaan ini, pastikan Anda tidak membiarkan siapapun memegang kedua benda ini tanpa seijin Anda serta sobek dan bakar setiap data tagihan yang dikirimkan kepada Anda setelah selesai digunakan. Simpan keduanya rapat-rapat dan kalau hilang segera lapor kepolisian dan meminta petugas bank terkait untuk memblokir kartu tersebut. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.