Lompat ke konten

Review TradingView: Fitur, Kelebihan, dan Kekurangan

Review Lengkap TradingView

Melakoni aktivitas finansial modern seperti trading membutuhkan ilmu, jam terbang, serta alat bantu yang tepat. Ilmu mengenai trading dapat dipelajari dari berbagai sumber, dan jam terbang merupakan konsekuensi dari waktu yang Anda dedikasikan. Sementara alat bantu yang tepat membantu Anda agar kegiatan trading optimal dan maksimal menghasilkan cuan.

Ada banyak sekali tools trading di luar sana, Anda sebaiknya menemukan mana yang paling sesuai untuk kepentingan trading Anda. Salah satu yang bisa dicoba adalah TradingView, platform social trading yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik untuk trader.

Saya telah menggunakan TradingView selama setahun terakhir dan sangat puas dengan fitur yang ditawarkan.

Berikut review TradingView berdasarkan pengalaman pemakaian.

Apa Itu TradingView?

TradingView adalah platform social trading yang diperuntukkan bagi para investor atau trader. Platform ini memiliki dua peran utama, yakni sebagai wadah untuk menampilkan chart harga dari berbagai pasar, dan sebagai jejaring sosial tempat berkumpulnya investor/trader dari seluruh belahan dunia.

TradingView memungkinkan para trader untuk mendaftar (membuat akun), mengakses chart-chart dari berbagai pasar finansial termasuk indikator teknikalnya, menyusun setup trading, membuat thread yang berisi ide-ide seputar trading, serta berdiskusi dengan trader-trader lain dalam wadah yang sudah disediakan.

Selain menjadi platform charting dan social networking, TradingView juga dapat dimanfaatkan untuk mencari data komersial profesional dari berbagai perusahaan yang bermain di dunia trading. Ini sangat membantu investor dalam melakukan analisis fundamental karena TradingView menyediakan informasi seperti harga, volume, dan harga historis suatu aset.

Pendeknya, TradingView tidak hanya mengawal aktivitas trading Anda dari segi teknikal dan fundamental, tetapi juga menyediakan informasi, wawasan, dan jaringan sehingga Anda dapat lebih berkembang sebagai trader.

Pengguna TradingView bukan hanya kalangan trader pemula, melainkan juga trader profesional dengan jam terbang tinggi. Mereka menggunakan TradingView untuk menyusun setup trading atau sekedar berbagi tips bagi trader yang masih belajar. Karena performa platformnya yang sangat bermanfaat ini, beberapa media seperti MarketWatch, TrustPilot, dan G2 mengganjarnya dengan ulasan yang sangat positif.

Aplikasi TradingView dapat diunduh di Play Store maupun App Store secara gratis, dan telah tersedia versi bahasa Indonesia. Di Playstore, aplikasi TradingView telah mencapai lebih dari 10 juta unduhan. Anda juga bisa membuka TradingView langsung melalui perambah internet di laman tradingview.com.

Kegunaan TradingView

Di atas telah disinggung mengenai fungsi TradingView sebagai alat analisis teknis dan jejaring sosial. Secara spesifik, berikut kegunaan TradingView yang dapat Anda nikmati jika bergabung dengan platform ini.

1. Membantu penentuan open posisi

TradingView membantu Anda melakukan open posisi, yakni memilih titik yang paling tepat mengenai kapan dan di mana Anda masuk ke perdagangan. Memilih titik open posisi yang bagus akan sangat berpengaruh pada tingkat pengembalian atau keuntungan Anda dari perdagangan tersebut.

Simpulan analisis teknikal yang menyarankan "Neutral", "Buy", dan "Strong Buy" berdasarkan indikator.
Simpulan anjuran beli/jual untuk menentukan posisi.

2. Membantu penentuan stop loss

Stop loss merupakan order penjualan yang dilakukan investor/trader ketika instrumen investasi (baik crypto maupun saham) yang dibelinya mengalami penurunan sampai angka tertentu. Stop loss membantu menghindarkan dari kerugian yang berlanjut. Nah, TradingView membantu menentukan batas stop loss sesuai kemampuan modal Anda menoleransi resiko.

3. Membantu melihat tren

Mengidentifikasi tren jangka panjang dari sebuah instrumen investasi diperlukan kejelian tersendiri. TradingView membantu memahami tren jangka panjang dari aset yang akan Anda beli, agar jangan sampai Anda berinvestasi pada instrumen yang tidak menjanjikan keuntungan, bahkan berisiko mendatangkan kerugian.

4. Rubrik ide trading

TradingView menampung ribuan ide trading dari para penggunanya. Agar lebih mudah diakses, TradingView telah mengorganisir thread-thread trading ini ke dalam beberapa kategori berdasarkan indikator tertentu, seperti jenis aset, analisis tren, pola harmonik, indikator teknikal, dan sebagainya.

Bahkan untuk analisis tren sendiri masih diklasifikasikan secara spesifik berdasarkan subkategori supply and demands, candlestick analysis, support and resistance, fibonacci, dan lain-lain.

Fitur TradingView

1. Grafik/chart harga

Chart merupakan “menu” utama dalam TradingView. Di laman depan Anda akan disuguhi tampilan grafik batang sederhana berwarna hitam putih dengan keterangan yang minimalis. Namun jika Anda mengklik “See more on advanced chart” di bagian kanan atas, Anda akan dibawa menuju grafik yang lebih komprehensif dengan indikator keterangan yang lebih lengkap.

Contoh chart UNVR di TradingView
Contoh chart di web TradingView.

Anda dapat melihat volume perdagangan dan menambahkan berbagai indikator ke dalam chart. TradingView memiliki beberapa versi chart untuk satu instrumen investasi, sehingga sangat membantu trader dalam pengambilan keputusan. Selain itu, chart masih dilengkapi dengan opsi penambahan garis tren, catatan teks, dukungan berita seputar trading yang up to date dan alarm pengingat untuk kondisi perdagangan tertentu.

Grafik yang memuat analisis harga ini terintegrasi langsung dengan platform social trading TradingView sehingga pengguna dapat langsung terhubung dengan investor lain.

2. Market screener

Salah satu fitur penting TradingView adalah market screener atau penyaring pasar. Fungsi dari fitur ini adalah menyaring ribuan aset yang terindeks di TradingView sesuai kriteria yang ditetapkan pengguna, untuk kemudian ditampilkan kembali dalam versi yang telah terpilah.

Ada tiga macam screener yang dimiliki TradingView sesuai jenis asetnya, yakni penyaring untuk saham, perdagangan mata uang asing (foreign exchange atau forex), dan mata uang kripto (cryptocurrency).

Khusus screener forex, terdapat opsi tabel naik turun harga berdasarkan pair mata uang, perbandingan nilai osilator (momentum pergerakan harga dari bullish ke arah bearish dan sebaliknya), trend, dan kalender ekonomi.

Selain berdasarkan aset, TradingView juga menawarkan screener berdasarkan filter, yakni filter tingkat atas, filter tradisional, dan filter indikator teknis.

Dari pengalaman saya, screener dari TradingView secara fitur tidak kalah dibandingkan aplikasi screening saham lain.

3. Heatmaps

Di TradingView Anda juga dapat mengamati heatmaps untuk saham dan cryptocurrency. Heatmaps sendiri adalah data visual yang berupa warna-warna untuk menunjukkan kekuatan aset atau perusahaan secara real time.

Ada lima warna yang digunakan, yaitu hijau tua, hijau muda, abu-abu, merah muda, dan merah tua. Hijau tua dan hijau muda menunjukkan performa yang meningkat, abu-abu memperlihatkan performa yang stagnan, dan merah muda serta merah tua berarti performa yang menurun.

Heatmaps di TradingView dipilah-pilah berdasarkan bidang perusahaan atau aset tersebut, seperti teknologi, kesehatan, energi dan mineral, transportasi, komunikasi dan informasi, dan sebagainya.

4. Server side alerts

Support dan resistance merupakan dua hal yang krusial untuk diamati dalam perdagangan aset, agar Anda memiliki kans besar untuk memperoleh keuntungan. Sayangnya jika aset yang Anda miliki sudah cukup banyak, mengecek dan menentukan level support dan resistance untuk masing-masing aset merupakan pekerjaan yang merepotkan dan makan waktu.

TradingView memahami hal ini dan memberi Anda fitur server side alerts, yaitu fitur untuk mengatur peringatan harga pada masing-masing aset, dan mengirimkan pemberitahuan jika aset telah mencapai target harga yang ditentukan. Fitur ini sangat menghemat waktu dan pikiran Anda ketimbang terus menerus memantau grafik setiap saat.

5. Indikator teknikal

Fitur penting lain dari TradingView adalah indikator teknikal yang dapat ditampilkan berbarengan saat Anda mengamati chart. Indikator teknikal membantu Anda membaca pergerakan tren pasar (moving average) baik yang sederhana maupun kompleks, menelusuri osilator seperti RSI, MACD, dan Stochastic, bahkan menyajikan analisis PIVOT.

Indikator teknikal yang bisa dipilih oleh trader.
Indikator teknikal yang bisa dipilih.

6. Komunitas

Salah satu ciri khas TradingView adalah platform jejaring yang mewadahi investor dari seluruh penjuru dunia. Platform ini dinamakan “Idea and Community”, sebuah rubrik untuk bertukar ide, asumsi, maupun tips seputar trading.

Fitur ini sangat membantu trader, terutama trader pemula, untuk menjalin komunikasi dan koneksi dengan trader lain yang lebih senior. Diskusi antar trader juga bermanfaat untuk memetakan manajemen resiko, membuat rencana perdagangan, mempelajari jurus-jurus trading dari ahlinya, dan sebagainya.

Cara Daftar TradingView

Untuk mulai menggunakan TradingView, kunjungi laman tradingview.com. Anda dapat mendaftar dengan klik “Get Started” pada pojok kanan atas laman.

Anda akan diarahkan untuk memilih paket akun. Ada tiga tipe akun yang ditawarkan TradingView, yaitu Pro, Pro+, dan Premium, ketiganya diakses dengan sistem berlangganan per bulan. Namun jangan khawatir, Anda tetap bisa mendaftar TradingView dengan gratis melalui akun Basic, meskipun fitur-fitur yang dapat diakses terbatas.

Berikut penjelasan mengenai tiga akun TradingView dan biaya berlangganan yang dikenakan:

  1. Akun Pro
    Akun Pro dibekali 5 indikator untuk masing-masing chart, 2 tampilan grafik pada satu jendela, 20 server side alerts, bebas iklan, serta beberapa keuntungan lain. Untuk menikmati akun Pro, Anda dikenakan biaya USD 14,95 (sekitar Rp 221 ribu) per bulan.
  2. Akun Pro+
    Akun Pro+ mendapatkan fitur yang sama seperti akun Pro namun dengan jumlah yang berbeda, seperti 10 indikator per chart, 4 chart pada satu layout, 100 server side alerts, 10 layout grafik yang dapat disimpan, grafik yang disetel berdasarkan formula custom, dan sebagainya. Biaya berlangganan akun Pro+ sebulan adalah USD 29,95 (sekitar Rp 444 ribu).
  3. Akun Premium
    Akun Premium dapat mengakses semua fitur yang dirancang oleh TradingView, mulai dari 20 indikator per chart, 8 grafik pada satu layout, 400 server side alerts, unlimited chart layout yang dapat disimpan, 4x lebih banyak data pada chart, menerbitkan indikator invite-only, dan sebagainya. Harga akun Premium adalah USD 59,95 (sekitar Rp 889 ribu) tiap bulannya.

Pilih akun tipe apa sebaiknya untuk Anda?

Akun Pro+ dan Premium cocok untuk trader profesional yang membutuhkan fasilitas lengkap dalam menganalisis teknikal dan fundamental saham. Data yang diberikan juga lebih terkini dan lengkap dibandingkan akun gratis.

Namun, jika Anda masih pemula dan belum memiliki modal berlebih, tidak usah takut. Menurut hasil tes yang kami lakukan, TradingView merupakan software analisis teknikal gratis terbaik yang bisa Anda dapatkan.

Masing-masing akun diberi waktu trial gratis 30 hari. Untuk mendaftar pada salah satu tipe akun di atas, bisa dengan klik mode trial atau langsung melakukan pembayaran di opsi “Pay Now”.

Jika belum yakin akan menggunakan tipe akun yang mana, atau budget Anda akan dipakai untuk hal-hal lain selain TradingView, Anda dapat menggunakan akun Basic yang gratis (Freemium) dengan mengakses “Try free basic”. Anda cukup menyiapkan alamat email untuk mendaftar.

Akun Basic diberi fasilitas 1 indikator untuk setiap grafik dan 1 kali penyimpanan layout chart. Meskipun minimalis, namun fitur ini sudah cukup membantu bagi Anda yang ingin belajar trading melalui TradingView dengan gratis.

Cara Menggunakan TradingView

Platform TradingView dapat Anda akses baik melalui website maupun aplikasi smartphone, dan keduanya dapat menjalankan TradingView dengan optimal. Namun jika ingin tampilan chart lebih besar dan jelas, tentu lebih maksimal jika Anda menggunakan desktop.

Pada tampilan awal TradingView, Anda akan disuguhi menu pada bagian atas laman. Berikut penjelasan ringkas mengenai menu-menu tersebut:

1. Products

Bagian ini memuat fitur-fitur utama TradingView. Anda akan menemukan tiga submenu, yaitu Charts (untuk menampilkan grafik), Screeners (untuk menyortir grafik sesuai kebutuhan Anda), dan Heatmaps (untuk mengukur temperatur pasar).

Screeners dapat diatur untuk saham, forex, dan kripto, sedangkan Heatmaps untuk saham dan kripto saja.

Data emiten di aplikasi untuk melakukan analisis fundamental.
Melihat fundamental sebuah emiten.

2. Community

Community membawahi platform sosial dari TradingView. Ada tiga kategori besar di sini, yaitu Live Stream, Ideas, dan Script.

Live Stream berisi siaran langsung dari trader-trader yang menyelenggarakan kelas online. Anda dapat bergabung dengan kelas-kelas ini kapan saja.

Ideas secara umum mencakup forum para trader untuk bertukar ide dan menjalin komunikasi. Di sini Anda bisa menemukan postingan-postingan dari trader lain pada submenu Trade Ideas, atau memantau analisis chart melalui Chart Analysis.

Script berisi indikator custom yang dibuat oleh komunitas. Anda dapat mengakses Strategies, Moving Average, maupun Trend Analysis pada submenu ini.

3. Markets

Markets menampilkan pasar-pasar finansial dari berbagai negara. Anda dapat menampilkan pasar saham, kripto, forex, indeks, komoditas, maupun obligasi.

Kelebihan TradingView

Menilik dari fitur-fiturnya yang cukup lengkap, berikut ini kelebihan yang Anda dapatkan dari TradingView:

1. Alat trading lengkap

Pola teknikal seperti fib retracement dan schiff pitchfork di software analisis.
Menganalisis pola teknikal di TradingView.

TradingView membekali penggunanya dengan alat trading lengkap dan analisis teknikal yang mantap. Chart dengan berbagai indikator disajikan secara advanced dan fungsional.

Hal ini sangat berguna bagi trader pemula maupun profesional yang menginginkan analisis teknikal dan fundamental yang mumpuni.

2. Screening otomatis

TradingView memungkinkan trader untuk melakukan screening otomatis sesuai dengan indikator yang telah ditentukan. Dengan fitur ini, Anda bisa mendapatkan saham yang diinginkan sesuai dengan indikator yang ditetapkan.

3. Alarm yang dapat disetel

Fasilitas alarm atau alert dapat disetel jika aset yang Anda pantau telah mencapai target harga tertentu. Anda akan mendapat peringatan seseuai dengan parameter alarm yang ditetapkan.

4. Sistem pembuatan script sendiri

TradingView memfasilitas pembuatan script sendiri oleh pengguna pada menu Pine Editor. Dengannya, Anda bisa menggunakan script yang unik untuk membantu aktivitas trading. Anda juga bisa menggunakan kode yang dibagikan oleh komunitas untuk digunakan.

5. Ada forum untuk diskusi

Salah satu ciri khas yang menjadi kekuatan TradingView, yakni adanya platform untuk diskusi sesama trader. Di sini, Anda bisa berdiskusi dengan trader lain dan membahas perkembangan terakhir di dunia pasar saham.

Anda juga bisa melakukan prediksi dan berbagi chart pada pengguna lain serta memperoleh feedback terhadap analisis yang Anda berikan.

6. Dapat menguji strategi

Pengguna dapat menguji strategi trading yang akan dilakukannya melalui Strategy Tester. Fitur ini sangat membantu trader pemula untuk mencoba dulu strateginya sebelum benar-benar diaplikasikan.

Sebelum mengaplikasikan sebuah strategi, lakukan backtesting secara komprehensif. Bahkan, jika berhasil, Anda bisa membagikannya dengan trader lain.

7. Chart real time

TradingView menampilkan chart pasar yang real time untuk tiga tipe akun berbayar. Chart real time sangat penting untuk scalper yang melakukan jual beli aset dalam waktu yang sangat pendek.

8. Tampilan user friendly

Menurut penilaian saya, tampilan TradingView sederhana dan mudah dipahami. Baik versi desktop maupun aplikasi menyajikan user interface yang bersih dan gampang diikuti.

Tampilan aplikasi analisis trading sering sekali sangat ribet dan menakutkan bagi pemula. Ini tidak menjadi masalah jika Anda menggunakan TradingView.

Kekurangan TradingView

1. Harga berlangganan relatif mahal

Hal yang paling saya tidak suka dari TradingView adalah harga berlangganan yang lumayan mahal.

Untuk trader pemula yang baru terjun di dunia trading, harga akun berlangganan di TradingView relatif mahal. Sebenarnya ada opsi akun gratis, namun fitur yang ditawarkan benar-benar terbatas.

2. Chart tidak real time untuk akun Basic

Akun Basic yang gratis tidak menampilkan chart real time, melainkan di akhir sesi perdagangan. Kondisi ini kurang cocok bagi Anda yang ingin memantau pergerakan saham real time. Sementara untuk mendapatkan chart yang real time, Anda perlu berlangganan akun premium.

3. Tick terkadang salah

Tick adalah pergerakan saham dari poin satu ke poin yang lain. Sayangnya TradingView kerap kurang akurat dalam menampilkan tick pada grafiknya.

4. Tidak bisa analisis bid dan offer

Bid dan offer merupakan harga permintaan dan penawaran saham. Sayang sekali karena TradingView belum menyajikan analisis untuk dua hal ini.

Demikian ulasan mengenai TradingView, semoga bermanfaat.

nv-author-image

Melvern Pradana

Melvern Pradana adalah seorang investor yang aktif menanam modal di pasar saham, cryptocurrency, P2P lending, dan reksa dana. Idolanya adalah Warren Buffett dan Peter Thiel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.