TKB Pada P2P Lending: Pengertian, Fungsi, Cara Menghitung

TKB Pada Peer to Peer Lending

Peer-to-peer (P2P) lending sedang tren akhir-akhir ini karena kerap memberikan potensi keuntungan yang menggiurkan. Tak cuma untuk mereka yang memerlukan modal akan tetapi juga untuk investor. Sebelum berinvestasi di P2P lending pastinya investor harus memperhitungkan berbagai hal agar tidak merugi.

Pengertian TKB Pada P2P Lending

TKB adalah singkatan dari Tingkat Keberhasilan. TKB90 adalah tingkat keberhasilan penuntasan pinjaman oleh penyelenggara P2P lending dalam 90 hari sejak tanggal jatuh tempo.

Investor biasanya mencermati dan memprioritaskan perusahaan dengan TKB stabil sebelum menempatkan dananya dalam investasi peer to peer lending.

Yang menjadi masalah, umumnya investor cuma mengecek kestabilan TKB semata dengan tidak memahami tujuannya. Itu artinya analisa yang dijalankan tak seluruhnya valid sebab sebatas mengecek dari nilai TKB saja. Oleh karena itu selaku pemilik modal, benar-benar urgen untuk mempelajari TKB untuk landasan mengambil investasi P2P lending.

Untuk mentaati prinsip transparansi berdasarkan aturan pada Pasal 29 huruf a Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 77/POJK.01/2016 mengenai Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, maka setiap Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi diharuskan mempublikasikan tingkat keberhasilan untuk mendukung penyelesaian kewajiban pinjam meminjam dari Penerima Pinjaman ke Pemberi Pinjaman dengan jangka waktu hingga 90 hari dihitung dari tanggal jatuh tempo (“Tingkat Keberhasilan 90 atau TKB90”).

Makin tinggi persentase TKB90 yang ditampilkan maka artinya makin bagus juga penyelenggaraan pinjam meminjam yang dijalankan P2P Lending.

TKB merupakan salah satu istilah dalam P2P lending yang kerap diaplikasikan oleh investor saat mereka ingin mengembangkan uangnya. Ini mengenai bagaimana sebuah fintech bisa memberikan kemudahan penyelesaian kewajiban dalam transaksi pinjam-meminjam dana. Khususnya untuk tenor 90 hari dari tanggal jatuh tempo pinjaman itu sudah tersedia penyelesaian dari debitur.

Besaran TKB sangat penting diperhatikan calon investor yang hendak menempatkan uang mereka di penyelenggara financial technology (fintech). Ini diterapkan dalam menghitung tingkat risiko ketika menaruh dana di perusahaan itu.

TKW 90

Selain TKB90, dikenal pula istilah lain yang berhubungan ialah TKW90. TKW90 adalah tingkat gagal bayar tenor 90 hari sesudah jatuh tempo. TKW90 dikenal dalam perusahaan fintech sementara untuk dunia perbankan istilah yang digunakan adalah NPL (Non Performing Loan). Semakin rendah angka TKW90 berarti makin tinggi angka TKB90 begitu juga sebaliknya.

Di tiap lembaga keuangan pasti selalu berhubungan dengan pinjaman atau kredit. Tetap ditemukan potensi gagal bayar atau potensi kredit macet tak terkecuali dalam P2P lending.

Bilamana perusahaan P2P lending punya angka TKB90 sebesar 100% itu artinya seluruh kredit yang diberikan akan kembali seluruhnya. Berarti tak terjadi gagal bayar atau kredit macet di fintech itu.

Fungsi TKB Pada P2P Lending

Ada berbagai kegunaan dari mengetahui besaran TKB90 dari perusahaan P2P lending khususnya bagi investor. Poin-poin pentingnya adalah sebagai berikut:

1. Dasar menyediakan pinjaman.

Umumnya perusahaan P2P lending akan membebaskan para investor memberikan pinjaman ke pihak peminjam yang memang sudah terdaftar. Berkat adanya TKB90 maka akan mempermudah investor membuat pilihan terbaik berkenaan dengan dana yang dimiliki. Investor akan menemukan peminjam tepat untuk diberikan pinjaman.

2. Mengetahui risiko pinjaman

Tiap penyaluran kredit pasti ada risiko yang mengikuti. Makin besar keuntungan yang akan didapat biasanya makin besar juga risiko yang harus ditanggung investor. TKB90 akan banyak membantu investor untuk menghitung risiko gagal bayar P2P lending saat akan menempatkan dananya.

3. Mengurangi potensi gagal bayar

Kemungkinan gagal bayar tetap ada dalam urusan pinjam meminjam. Tak mungkin akan sepenuhnya aman. Akan tetapi risiko itu bisa dikurangi dengan melihat berapa persentase dari TKB90.

Fintech dengan TKB90 yang tinggi berarti memiliki risiko yang lebih rendah jika Anda ingin berinvestasi di sana. Begitu juga jika sebuah perusahaan memiliki TKW90 tinggi, maka risikonya menjadi lebih besar.

4. Jaminan keamanan

Mengetahui TKB pun akan memberikan jaminan rasa aman dan ketenangan kepada investor atas dana yang telah dipinjamkannya.

Cara Menghitung TKB90 dan TKW90

Mengetahui lebih jauh mengenai TKB90 di P2P lending cukup menarik untuk potensi berinvestasi yang menguntungkan. Karena itu penting untuk mengetahui cara menghitungnya agar lebih mudah membuat analisis sendiri.

Rumus menghitung TKB90 adalah TKB90 = 100% – TKW90.

TKW90 digunakan sebagai metrik untuk menyatakan taraf kealpaan dalam menyelesaikan tunggakan pinjaman melebihi 90 hari dari tanggal jatuh tempo. Sehingga makin ringan angka TKW itu artinya angka TKB akan makin tinggi.

Ketika investor mendanai pinjaman tentu ada risiko gagal bayar atau lancar dilunasi. Atas dasar itulah terbentuk nilai TKB90 atau TKW90.

Rumus TKW90 adalah TKW90 = (Outstanding wanprestasi > 90 hari / Total Outstanding) x 100%.

Sehingga antara TKB90 dan TKW90 saling berhubungan untuk digunakan sebagai landasan sebelum berinvestasi. Oleh karena itu jangan cuma mengetahui nilai TKB saja akan tetapi juga nilai TKW.

Menghitung besaran dari kedua rumus tadi bisa digunakan sebagai sebuah data penting. Investor dapat mengecek apakah aplikasi P2P lending yang akan digunakan bisa menjamin tingkat penyelesaian kredit secara stabil. Dengan begitu dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi investor ketika menempatkan dana investasinya di peer to peer lending. Fintech yang dipilih tidak cuma mempertahankan nilai TKB tinggi akan tetapi juga performa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *