Lompat ke konten

Apa itu White Paper Crypto?

White Paper Crypto

Istilah white paper sering kali muncul pada saat membahas tentang cryptocurrency, utamanya saat ada koin atau token yang baru saja diperkenalkan. Nah, white paper yang selalu mengiringi projek Initial Coin Offering (ICO) di market ini sering jadi bahan yang direkomendasikan untuk dipelajari.

Pengertian White Paper

White paper bisa diartikan sebagai dokumen penjualan dan pemasaran yang digunakan untuk mempengaruhi pembacanya agar bersedia mempelajari atau membeli apa yang dijelaskan di dalamnnya, bisa berupa produk, layanan, teknologi bahkan metodologi tertentu dan lain sebagainya. Biasanya, dokumen ini digunakan sebagai alat pemasaran Business-to-Business (B2B), antara produsen-grosir ataupun grosir-pengecer.

Dalam penggunaan bisnis B2B, white paper dapat diterapkan untuk tujuan yang berlainan, di antaranya:

  • Backgrounders: white paper yang menjelaskan bagaimana teknis fitur dari suatu produk  
  • Numbered list: , white paper yang menjabarkan tips dan poin penting dari suatu produk  
  • Problem Solve: white paper yang menjelaskan bahwa produk yang dijelaskan merupakan opsi solusi dari masalah yang sedang dihadapi oleh suatu bisnis

Berisi tentang bukti faktual dan persuasif, white paper dapat menjelaskan bahwa suatu produk atau jasa layanan yang dibahas di dalamnya bisa menjadi pilihan solusi dari masalah yang dialami oleh pembaca atau calon customer. Dengan demikian, white paper dapat menunjang pemasaran.

Namun perlu digaris-bawahi pula bahwa white paper tetaplah tidak bisa dijadikan sebagai material promosi, seperti halnya brosur, poster dan sebagainya. Suatu white paper tidak dibuat agar mencolok dengan promosi yang jelas, atau sebaliknya mirip buku manual yang dipelajari setelah konsumen membeli produk. 

White paper berisi data dan bukti yang berdasarkan fakta kemudian disajikan secara persuasif. Materi ini dapat meninggalkan kesan positif terhadap produk maupun jasa yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan. Dengan demikian, white paper dapat meningkatkan kepercayaan para investor terhadap suatu produk dan layanan.

Pengertian White Paper Crypto

White paper crypto adalah dokumen yang menjelaskan tentang latar belakang sebuah proyek cryptocurrency dengan menjabarkan tentang teknis proyek tersebut, meliputi produk, alur transaksi, potensi dan sebagainya yang kemudian bisa menjadi bahan pertimbangan para investor.

White paper Bitcoin adalah contoh paling terkenal dari jenis dokumen ini.

Sama halnya dengan produk dan layanan yang dijelaskan dalam white paper, maka cryptocurrency pun juga bisa menjadi materi. Setiap koin memiliki sebuah white paper untuk menyimpan segala informasi, utamanya tentang tujuan dan teknologi yang digunakan oleh koin tersebut. White paper juga memuat riwayat kinerja dan data lain terkait crypto yang dijelaskan.

White paper bisa digunakan untuk membantu membedakan sebuah koin dengan koin-koin yang lain. Ini karena dokumen white paper crypto tersebut akan secara spesifik menjelaskan apa saja masalah yang ingin diselesaikan oleh proyek tersebut, apa solusi yang ditawarkan untuk masalah tersebut serta penjelasan detil dari project tersebut meliputi pembuatan dan interaksinya dengan pengguna.

Isi dari white paper, tak terkecuali untuk crypto, idealnya akan memuat sejumlah poin antara lain:

  • Intro
  • Disclaimer (batasan tanggung jawab)
  • Daftar isi
  • Penjelasan tentang market dan masalah yang ingin diselesaikan
  • Penjelasan tentang produk atau layanan proyek dan bagaimana hal tersebut bisa menjadi solusi masalah yang telah dijelaskan sebelumnya
  • Tokens yang menjelaskan tentang mengapa diperlukan token, kapan dan bagaimana token tersebut digunakan serta berapa kuantitas token yang didistribusikan nantinya
  • Penjelasan tentang bagaimana penggunaan dana yang terkumpul  
  • Siapa saja tim yang ada di balik proyek ICO tersebut
  • Penjelasan tentang rencana proyek selama beberapa tahun ke depan

Sedangkan apabila ditelaah kembali, maka white paper akan mendeskripsikan 3 hal krusial, yaitu:

  • Masalah yang ingin diselesaikan,
  • Bagaimana bisnis dapat menyelesaikan masalah itu, dan
  • Bagaimana bisnis berkembang di masa depan.

Idealnya, sebuah dokumen white paper crypto akan memiliki panjang sedikitinya 2.500 kata. Dan seperti yang disebutkan di atas, bahwa dokumen ini disajikan secara teknis dalam gaya bahasa yang lebih akademis. Jadi, meskipun ia dapat ditulis oleh siapa pun, tetap ada kriteria-kriteria yang membedakannya dengan dokumen lainnya.

Fungsi White Paper Crypto

Sesuai penjelasan di atas, maka bisa dikatakan bahwa white paper bisa menjadi alat bagi suatu proyek crypto untuk mendapatkan legitimasi dan kesan yang lebih profesional. White paper yang tersusun dengan baik akan sangat persuasif. Namun sebaliknya, white paper yang buruk justru bisa berujung pada ketidakpercayaan. 

Jika dijabarkan kembali, maka fungsi dari suatu white paper dalam dunia crypto dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Sebagai landasan nilai suatu crypto

Bagi pemilik proyek, maka white paper menjadi sebuah alat yang penting untuk menentukan nilai dari koin ataupun token yang diperkenalkan. Dalam hal ini, perusahaan harus bisa menjelaskan secara rinci tentang rencana ke depan lengkap dengan timeline. Tentu saja, perusahaan juga harus memastikan bahwa rencana tersebut dapat tercapai sesuai dengan harapan.

2. Sebagai acuan bagi investor

Dengan adanya white paper ini, para investor yang akan mengoleksi koin maupun token dapat mempelajari detail dan membandingkan pencapaian sebenarnya sebelum mulai investasi. White paper membantu investor membuat keputusan terkait investasi crypto yang akan mereka lakukan dengan menilai potensi dan kapabilitas perusahaan pemilik proyek.

3. Sebagai acuan suatu proyek

White paper juga memiliki fungsi terhadap suatu proyek, baik itu proyek yang belum berjalan maupun yang sudah berjalan. Bagi proyek baru, maka white paper bisa menjadi faktor krusial karena isinya akan dijadikan sebagai acuan awal bagi publik dalam membangun kepercayaan terhadap prospek proyek tersebut.

Sementara bagi proyek lama, white paper digunakan untuk membandingkan pencapaian perkembangan proyek dari rencana awalnya sehingga nilai koin atau token dapat ditaksir.   

4. Sebagai sarana promosi bagi perusahaan

Meskipun tidak termasuk materi promosi, nyatanya perusahaan juga bisa memanfaatkan white paper sebagai sarana promosi hingga sebagai alat untuk menarik kepercayaan investor. Inilah alasannya mengapa perusahaan crypto akan berusaha untuk membuat white paper secara detail tentang kelebihan perusahaan, mulai dari produk dan layanan terkini, teknologi baru yang diterapkan hingga metodologi yang dianut.

Contoh White Paper Crypto

Harus diakui bahwa istilah white paper, belakangan ini semakin berkembang ke arah teknis. Namun satu hal yang perlu diingat adalah, dokumen ini mungkin juga tak jauh berbeda dari materi pemasaran yang lain. Jadi sebaiknya Anda sebagai investor tidak selalu percaya begitu saja dengan apa yang tertulis dalam white paper atau selalu mempelajari detail white paper yang mungkin Anda temui nantinya. 

Tidak pula lantas bisa dikatakan bahwa semua white paper itu tidak berguna. Karena nyatanya ada pula dokumen yang ditulis tanpa se-persuasif itu. Sebut saja seperti white paper tahun 2008 yang berisi pandangan Satoshi Nakamoto tentang cara kerja Bitcoin. Satoshi menjabarkan visinya di balik pengembangan Bitcoin yang kemudian dirilis pada Januari 2009. 

Selain itu, masih ada 3 contoh white paper kredibel lain yang juga bisa Anda simak. Ketiga white paper ini memperlihatkan tentang bagaimana suatu dokumen yang efektif untuk membangun kepercayaan investor.

Berikut ini 3 white paper dengan nominal yang berhasil dikumpulkannya:

Kesimpulan

Meskipun white paper crypto bisa berguna bagi kedua sisi, nyatanya tak selalu disusun dengan baik sehingga tak selalu diperhatikan pula fungsinya. Dengan demikian, ia pun bisa menjadi dokumen penting sekaligus bisa juga menjadi sarana pemasaran belaka.

nv-author-image

Melvern Pradana

Melvern Pradana adalah seorang investor yang aktif menanam modal di pasar saham, cryptocurrency, P2P lending, dan reksa dana. Idolanya adalah Warren Buffett dan Peter Thiel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.