10 Jenis Investasi Jangka Pendek Terbaik, Paling Aman Serta Menguntungkan

Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek adalah penanaman modal dalam jangka waktu 1 tahun atau kurang. Berbeda dengan penanaman modal jangka panjang, tujuannya adalah untuk memperoleh profit atau keuntungan di masa dekat.

Berikut adalah 10 contoh investasi jangka pendek yang paling menguntungkan:

1. Tabungan Bank

Bentuk investasi ini adalah yang paling gampang dan juga cepat mendapatkan keuntungan. Siapa saja dapat berinvestasi dalam tabungan bank sebab tak membutuhkan dana yang harus besar.

Menabungkan dana di bank memiliki kelebihan yaitu uangnya bisa diambil sewaktu-waktu dan dari mana saja asal ada mesin ATM. Hanya saja imbalnya  sangat rendah berkisar kurang dari 2%/tahun. Karenanya, pilih bank yang bunganya paling tinggi. Sesudah membuat rekening, nasabah terserah akan menempatkan berapa saja dana di dalamnya.

2. Deposito Bank

Banyak dianggap sebagai jenis investasi jangka pendek terbaik karena paling aman, deposito menawarkan imbal hasil lebih tinggi dibanding menabung. Hanya saja ada kelemahan dari deposito ini yaitu nasabah tak bebas untuk menarik dana yang ditempatkan sebab terikat jangka waktu yang sudah dipilih.

Prosesnya hampir sama seperti membuka tabungan. Hanya saja untuk setoran pertama yang dipersyaratkan lumayan besar minimal Rp5 juta. Kebanyakan pilihan investasi ini diambil pebisnis maupun UMKM.

3. Forex

Termasuk jenis investasi berupa aktifitas jual beli mata uang negara lain. Tipe investasi tersebut diketahui menawarkan resiko terbesar dari tipe investasi yang lain dimana prinsip utamanya adalah “High Risk High Gain” atau resiko besar, keuntungan pun besar. Tak sedikit investor yang mencoba terjun dalam investasi jangka pendek ini meski berisiko. Investor bisa membeli mata uang yang tengah terkena depresiasi lalu menjual lagi ketika harganya naik.

4. Saham

Sering dianggap sebagai pilihan jangka panjang, namun dapat juga menjadi pilihan investasi jangka pendek paling menguntungkan bagi investor. Cara kerja saham secara sederhana adalah investor mempunyai kepemilikan  perusahaan tersebut sesuai porsi saham yang dimiliki. Investor dapat membeli saham di perusahaan efek resmi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Prinsip saham ini sederhana, beli saat harganya rendah dan jual kembali saat harganya merangkak naik. Selain keuntungan dari selisih harga beli dan jual, investor pun berkesempatan mendapatkan deviden atau keuntungan perusahaan bila memang dibagikan.

Saham diperoleh dengan membelinya dalam satuan lot. Jadi satu lot saham setara dengan 100 lbr saham. Itu artinya ketika investor menebus saham sejumlah 1 lot saham, maka akan mendapatkan 100 lbr saham. Ketika investor akan membeli 1 lot saham maka mesti menyediakan dana yang senilai dengan 100 lembar saham. Misalnya harga saham Unilever adalah Rp.15.000 maka investor yang akan membeli 1 lot saham harus menyediakan dana Rp.15.000 x 100 = Rp.1.500.000

Penting untuk diketahui, untuk jangka pendek, jangan membeli saham yang bersifat individual yang berisiko tinggi. Belilah exchange-traded fund (ETF) agar risiko short term dapat diperkecil.

5. Emas

Setiap orang tentu paham keunggulan yang didapat jika berinvestasi dalam emas. Diantaranya harganya yang cukup stabil, kuat menahan hantaman inflasi serta likuid atau gampang diuangkan. Selain emas konvensional berwujud fisik, saat ini pun mulai ditawarkan investasi emas online.

Ada berbagai kelebihan dari investasi emas online diantaranya: mekanisme beli dan jualnya cukup simpel sebab dijalankan melalui aplikasi di ponsel,  kemungkinan hilang atau dicuri pun nihil sebab berujud emas online, dan bila dijual maka uang hasilnya langsung masuk ke rekening pemilik saat itu juga.

Meski emas online namun bila pemilik menginginkan bentuk fisiknya pun langsung bisa dicetak dalam bentuk batangan. Kelebihan terakhir, berinvestasi di emas online ternyata sangat murah, mulai dari Rp5.000 sudah bisa dilakukan.

6. Surat Berharga Negara (SBN)

Inilah jenis investasi dengan keamanan sebagaimana deposito, namun menghasilkan gain yang lebih besar. Surat Berharga Negara atau SBN benar-benar aman dan menguntungkan sebab dikeluarkan Pemerintah. Besarnya bunga yang diberikan biasanya lebih dari 6%/tahun yang lebih besar dari deposito. Tersedia berbagai macam SBN yaitu :

  • Savings Bond Ritel yaitu jenis Obligasi Negara yang dapat dibeli masyarakat untuk berinvestasi aman, simpel, murah, dan profitable.
  • Sukuk Tabungan yaitu Surat Berharga Syariah Negara sebagai jenis investasi berlandaskan syariah untuk masyarakat.
  • Obligasi Negara Ritel yaitu Surat Utang Negara yang ditawarkan ke investor ritel ke pasar perdana domestik untuk masyarakat perseorangan.

7. P2P Lending

Peer To Peer Lending yaitu tren yang tumbuh bersama dengan kepopuleran platform pinjaman online di Indonesia. P2P akan menemukan via online antara investor sebagai pemilik uang dengan peminjam yang perlu dana hutang.

Ada beberapa perusahaan P2P yang cukup terkenal di Indonesia diantaranya : Modalku, Investree, Koinworks, Amartha dan Akseleran. Jadi aplikasi P2P akan menentukan calon debitur berdasarkan ketentuan tertentu lalu membuat profile resiko debitur, selanjutnya memajang data calon debitur di marketplace untuk dipilih investor.

Di sini para pemilik modal bisa bertindak sebagai investor yang akan mendapatkan beberapa keuntungan seperti: imbal hasil yang diperoleh bisa  sampai 12%-16%/tahun. Besaran investasi P2P cukup kecil dari Rp 10 ribu setiap pembiayaan merupakan keuntungan lain. Kemudian pemanfaatan teknologi informasi online menjadikan prosesnya menjadi efisien. Hanya saja resiko yang harus ditanggung oleh investor adalah bila peminjam mengalami gagal bayar yang tak ditanggung oleh pengelola aplikasi.

8. Reksa Dana

Termasuk jenis investasi terpraktis dan terjangkau bagi investor awam. Masyarakat tinggal menentukan dan mengalokasikan sebagian dana mereka dalam produk reksa dana. Pihak Manajer Investasi adalah pihak yang akan mengelola uang dari para investor tersebut, karenanya pilih dengan baik dan hati-hati.

Hadirnya perusahaan financial technology (Fintech) menjadikan mekanisme pembelian reksa dana makin simpel dan instan. Menempatkan dana investasi dalam reksa dana saat ini cukup murah dari Rp 10 ribu saja. Kemudahan lain yaitu hadirnya aplikasi investasi reksa dana online resmi yang membuat masyarakat awam pun dapat membeli sendiri reksa dana yang diinginkan. Bahkan membeli reksa dana pun dapat dilakukan dari situs belanja Tokopedia dan Bukalapak.

9. Tabungan Berjangka

Tabungan berjangka merupakan varian tabungan yang dihadirkan perbankan yang akan memudahkan nasabah memperoleh bunga tabungan melebihi kebanyakan dengan pencapaian jangka waktu menabung tertentu. Dengan tabungan berjangka, nasabah apabila terkena musibah pun pihak bank akan menyiapkan asuransi dalam mengkover sisa jangka masa menabung yang masih tersisa.

Produk tabungan berjangka sebagai salah satu pilihan investasi jangka pendek yaitu tabungan pendidikan CIMB Niagatabungan rencana Mandiri, dan tahapan berjangka BCA. Boleh jadi ada yang mengira jika tabungan berjangka tak termasuk instrumen investasi sebab cenderung bersifat tabungan dengan imbal hasil cukup kecil diperbandingkan dengan bentuk investasi lain.

Kelebihan tabungan berjangka adalah bentuknya yang berupa investasi jangka pendek dengan memprioritaskan keamanan. Umpamanya 3 bulan mendatang uang yang terkumpul akan dialokasikan sebagai uang masuk sekolah anak, tabungan berjangka akan melatih rasa disiplin dengan rutin menabung setiap bulan. Mekanismenya adalah auto debet rekening dalam jangka tertentu lalu dana yang terkumpul tak dapat ditarik dalam jangka waktu menabung. Tabungan berjangka juga memberikan gratis proteksi asuransi jiwa untuk nasabah.

10. Properti

Meski ada yang mengatakan jika berinvestasi di properti adalah untuk jangka panjang namun faktanya harga properti tak perlu menunggu waktu lama untuk melesat. Inilah alternatif lain yang menguntungkan. Ingat prinsip investasi jangka pendek adalah di bawah 1 tahun. Faktanya, saat ini harga properti untuk satu tahun saja sudah meningkat signifikan, terlebih bila itu berada di lokasi strategis. Hanya saja investasi di properti butuh dana yang cukup besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *