Lompat ke konten
Daftar Isi
ForexIMF leaderboard banner ads.

Cara Membuat Crypto Wallet Yang Gratis dan Aman

Cara Membuat Crypto Wallet Yang Gratis dan Aman

Sama seperti uang kertas dan uang koin,  cryptocurrency juga harus disimpan di sebuah dompet (wallet) supaya aman. Bedanya adalah, crypto wallet sepenuhnya digital tidak seperti dompet mata uang fiat yang bisa berupa dompet kulit dan dompet digital. 

Dompet mata uang crypto ini bisa berwujud dalam 3 bentuk, yaitu hardware wallet yang bisa dipegang (bentuknya mirip joystick atau harddisk), aplikasi crypto wallet dan desktop atau website. Secara garis besar, dompet untuk aset ini terbagi menjadi dua, yaitu wallet yang hanya bisa digunakan untuk satu mata uang crypto saja dan wallet yang bisa digunakan untuk beberapa crypto sekaligus.

Namun sama seperti dompet biasa, dompet crypto ini juga bisa terancam hilang, sentah itu dicopet, rusak atau karena masalah lainnya. Berikut ini beberapa cara membuat crypto wallet yang gratis dan aman.

1. Pilih Crypto Wallet Yang Memiliki 2FA

Salah satu ancaman dari dompet digital baik itu untuk mata uang crypto maupun mata uang fiat adalah ancaman peretasan. 2 factor authentication (2FA) adalah metode pengamanan yang kini banyak digunakan untuk mengatasi hal ini. Dengan metode ini, pengguna tidak hanya diminta untuk mengirimkan password, tetapi juga harus mengirimkan kode OTP (One Time Password) yang akan masuk ke email atau nomor handphone yang didaftarkan.

2FA ini penting untuk memaksimalkan tingkat keamanan data pribadi Anda, sehingga data tersebut tidak diretas atau kalau ada orang yang tahu password crypto wallet Anda, mereka juga harus mengirimkan kode OTP, sehingga tidak sembarangan orang yang bisa mengakses dompet tersebut.

Umumnya, dompet Bitcoin terkenal seperti Electrum dan Ledger sudah menyediakan fitur 2FA untuk lebih menjamin keamanan penyimpanan crypto.

2. Pastikan Anda Ingat Seed Phrase

Saat bertransaksi crypto, Anda akan menggunakan dua kunci atau “key”. Kunci pertama adalah publik key atau wallet address, yaitu kunci yang bisa dibagikan kepada orang lain yang bertransaksi dengan Anda, sedangkan kunci kedua adalah private key atau kunci yang membuktikan kepemilikan seseorang terhadap aset crypto terkait. Oleh sebab itu, private key harus benar-benar dijaga. Masalahnya, private key ini berbentuk sederetan angka yang bisa jadi susah dihafal oleh seseorang. 

Sebagai gantinya, crypto wallet biasanya memberikan seed phrase kepada pengguna saat pengguna tersebut pertama kali membuka akun. Seed phrase ini merupakan sekelompok kata yang tidak nyambung satu sama lain tapi relatif masih lebih mudah dihafalkan dibandingkan sederet angka. 

Seed phrase berperan sebagai master key, dimana apabila orang lain mengetahui kata-kata ini, mereka bisa langsung mengakses private key dompet crypto Anda dan menggunakan semua uang yang Anda miliki. 

Seed phrase juga berguna untuk mengakses kembali akun crypto wallet Anda seumpama ada kerusakan pada wallet tersebut atau gadget yang Anda gunakan hilang. Misalnya, Anda menggunakan aplikasi dompet crypto Metamask dan suatu hari handphone Anda hilang. Aplikasi tersebut bisa Anda akses lagi menggunakan seed phrase yang telah dibuat saat pendaftaran. 

Oleh sebab itu, sebagaimana private key, seed phrase juga harus dijaga sebaik mungkin. Bahkan beberapa trader memahat seed phrase dompet crypto miliknya di atas sekeping metal atau menyimpannya di brankas supaya aman.

3. Pastikan Memiliki Multisignature

Jika Anda menggunakan cryptocurrency sebagai salah satu aset perusahaan atau aset bersama dalam rumah tangga, pastikan dompet crypto yang Anda pakai memiliki fitur multisignature.

Dengan menggunakan fitur ini, partner kerja atau pasangan Anda tidak akan bisa menggunakan uang tersebut seenaknya saja dengan tanpa sepengetahuan Anda. Begitupun sebaliknya, Anda juga tidak bisa menggunakan uang tersebut sembarangan tanpa diketahui oleh mereka. Tapi keuntungannya kalau gadget Anda diretas atau hilang, tidak akan ada orang yang bisa melakukan transaksi dengan tanpa sepengetahuan partner Anda.

4. Hindari Mengakses Situs Yang Berpotensi Virus

Bisa jadi Anda menghafal seed phrase, menggunakan aplikasi dengan multi signature, tetapi dompet crypto Anda mendadak kosong. Hal ini bisa saja terjadi apabila gadget yang Anda gunakan untuk mengakses aplikasi atau website dompet crypto tersebut terkena virus sehingga sistem keamanannya terganggu. 

Maka dari itu, pastikan Anda mengakses dompet crypto menggunakan gadget yang bersih dari virus. Bahkan kalau bisa Anda menggunakan gadget yang berbeda untuk transaksi crypto atau menggunakan crypto wallet berjenis hardware seperti Trezor, Ledger, dan SecureX. Karena berbasis perangkat keras, potensi peretasannya menjadi lebih kecil. 

5. Gunakan Crypto Wallet Dari Developer Terpercaya

Seiring dengan semakin terkenalnya mata uang crypto, semakin banyak pula pihak yang menawarkan jasa yang terkait bisnis ini. Termasuk diantaranya adalah jasa crypto wallet. Sayangnya, tidak semua pihak tersebut memiliki kredibilitas yang bagus. 

Sebelum memilih sebuah crypto wallet, pastikan Anda telah memeriksa beberapa hal berikut ini:

  • Kredibilitas perusahaan developer dompet tersebut. 
  • Review mengenai aplikasi ini baik itu di PlayStore maupun di berbagai komunitas crypto.
  • Fitur keamanan yang ditawarkan. 
  • Regulasi dan legalitas yang mengatur aplikasi tersebut. Sebab, regulator inilah yang harus Anda hubungi apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan terkait dengan aplikasi tersebut.

Tentu akan sangat mengecewakan bukan apabila 1 bitcoin Anda yang seharga lebih dari 300 juta harus hilang karena Anda salah pilih crypto wallet?

6. Menghindari Aktivitas Yang Bisa Crypto Wallet Anda Hilang

Selain menghindari akses situs yang berpotensi mengancam keamanan dompet crypto Anda, Anda juga harus menghindari berbagai aktivitas yang bisa membuat crypto wallet Anda hilang, seperti:

Membawa hardware wallet ke tempat yang tidak seharusnya. Pernah ada suatu kasus yang melibatkan seorang laki-laki yang kehilangan crypto wallet-nya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). 

Tidak menyimpan seed phrase di tempat yang aman. Lebih baik seed phrase disimpan di luar komputer atau handphone, sehingga ketika dua gadget tersebut terkena virus, Anda masih bisa mengakses seed phrase itu lagi. Pastikan juga Anda tidak lupa dimana tempat Anda menyimpan kata-kata kunci penting ini ya. 

Mengunggah data crypto wallet ke media sosial. Entah itu untuk pamer, atau untuk keperluan lainnya, pastikan Anda tidak mengunggah apapun tentang crypto wallet Anda di media sosial atau platform internet lainnya. 

Keamanan dompet crypto sama dengan keamanan aset crypto itu sendiri. Dengan tanpa dompet yang aman, tidak menutup kemungkinan bitcoin senilai ratusan juta milik Anda akan hilang tanpa jejak. Maka dari itu, jaga keamanan dompet Anda dengan terus bersikap hati-hati.

nv-author-image

Farichatul Chusna

Setelah lulus dari Ilmu Ekonomi Universitas Gadjah Mada, Farichatul Chusna aktif sebagai penulis artikel ekonomi, investasi, bisnis, dan keuangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *