Perbedaan Bisnis dan Investasi

bisnis vs investasi

Bagi kalian yang masih berusia muda mungkin saat ini kalian sedang berpikir untuk memiliki penghasilan tambahan. Hal itu wajar mengingat saat ini kondisi ekonomi sedang tidak bagus. Namun, kebanyakan masih bingung memilih antara bisnis vs investasi. Padahal, keduanya memiliki karakteristik sendiri serta kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Jadi, apa perbedaan bisnis dan investasi? Bisnis membutuhkan tim, bermodal yang lebih besar, dan memiliki risiko yang lebih tinggi. Sedangkan investasi dapat dilakukan semuanya sendiri, bermodal lebih kecil, dan memiliki risiko terbatas.

Jika kalian memang berminat untuk memulai bisnis atau investasi, sangat disarankan untuk memulainya secara kecil-kecilan lebih dulu. Pahami pro dan kontra keduanya baru menambah skala yang kiranya cocok bagi kalian.

Keuntungan Melakukan Bisnis

Bisnis sebenarnya bisa termasuk salah satu instrumen investasi karena mampu menghasilkan keuntungan bagi pemiliknya. Jika kalian tertarik untuk memulai bisnis kecil-kecilan, berikut beberapa kelebihan yang bisa kalian peroleh.

1. Penghasilan tambahan

Jika bisnis yang kalian jalankan berhasil, tentu kalian akan mendapatkan keuntungan. Dari keuntungan tersebut kalian bisa melakukan berbagai hal mulai dari membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga ditabung untuk dijadikan modal investasi lainnya.

2. Keuntungannya bisa langsung digunakan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Ketika bisnis kalian mendapatkan keuntungan, keuntungan tersebut bisa langsung terlihat dan digunakan. Kalian bisa menghitung besar keuntungan entah itu per hari, minggu atau bahkan bulan.

3. Melatih sifat mandiri

Suatu bisnis tentu menuntut pemiliknya untuk bersikap dewasa dan memiliki sifat mandiri. Mulai dari membuat produk, menyiapkan strategi pemasaran hingga menentukan segmen pasar harus dilakukan sendiri. Dengan begitu, bisnis tersebut bisa berkembang dan menghasilkan keuntungan.

Keuntungan Melakukan Investasi

Dibandingkan dengan bisnis, investasi membutuhkan lebih banyak kesabaran dan juga pengetahuan. Seorang investor handal harus mau meluangkan waktu untuk belajar tentang seluk beluk dan istilah dalam investasi agar mendapatkan keuntungan. Jika kalian ingin melakukan investasi, berikut beberapa kelebihan yang perlu kalian ketahui.

1. Jenisnya bervariasi

Investasi sendiri memiliki instrumen yang sangat beragam. Bentuknya juga bisa dibedakan menjadi yang sifatnya tidak terlihat seperti investasi di bidang keuangan (finansial) dan ada juga yang sifatnya kasat mata seperti membeli emas dan properti.

2. Perencanaan keuangan jadi lebih teratur

Selain menambah penghasilan yang bisa digunakan sehari-hari, investasi juga bisa digunakan untuk merencanakan keuangan di masa depan. Jika investasi yang dipilih menguntungkan maka kalian bisa menggunakannya untuk mempersiapkan sebagai dana pensiun atau dana untuk mewujudkan barang-barang impian. Dengan begitu, kondisi keuangan kalian di masa depan sudah lebih terjamin.

Bisnis vs Investasi

Setelah mengetahui keuntunganya masing-masing, maka tidak ada salahnya jika kalian juga mengenal perbedaan bisnis dan investasi. Jika kalian memang berminat untuk meningkatkan penghasilan maka sebaiknya kalian baca pro dan kontra bisnis dan investasi di bawah ini. 

Kinerja

Dari segi kinerja, investasi dan bisnis tentu memiliki perbedaan yang sangat jelas terlihat. Meskipun saat ini baik investasi dan bisnis bisa dilakukan secara online tapi keduanya jelas memerlukan proses yang berbeda.

Saat ini, investor terutama yang masih pemula semakin dimudahkan dengan adanya aplikasi serta layanan investasi online. Dengan begitu, kalian bisa melakukan penanaman modal sekaligus mengawasi kinerja dengan cukup menggunakan smartphone saja. Asalkan masih terkoneksi dengan internet, investasi bisa dilakukan siapa saja, di mana pun, dan kapan pun.

Investasi yang bisa dilakukan sendiri, sedangkan bisnis membutuhkan tim untuk membantu mengelola serta mengubah ide menjadi bisnis. Jika bisnis masih terhitung kecil, kalian mungkin masih bisa mengelolanya sendiri tapi hal tersebut jelas membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih banyak.

Selain itu, bisnis juga membutuhkan audit keuangan yang baik agar bisa terus bertahan dan menghasilkan keuntungan. Oleh sebab itu, dibutuhkan ketelitian baik dalam merekap ataupun menyusun laporan tersebut. Sementara untuk investor, mereka cukup fokus pada perkembangan usaha.

Modal

Baik investasi maupun bisnis tentu membutuhkan modal. Hanya saja, modal investasi bisa jauh lebih kecil dibandingkan dengan bisnis. Jika untuk memulai bisnis biasanya kalian minimal membutuhkan uang hingga jutaan Rupiah maka untuk investasi saat ini kalian bisa memulainya dengan modal sekitar Rp 100 ribu saja.

Meskipun terdengar tidak mungkin tapi faktanya saat ini untuk investasi bisa dimulai dengan modal yang sangat kecil. Beberapa jenis instrumen investasi seperti reksa dana yang memang memiliki risiko relatif kecil bisa dimulai dengan modal ratusan ribu saja. Oleh sebab itu, jenis ini lumayan diminati oleh mereka yang masih pemula.

Risiko

Ketika menjalani suatu usaha maka risiko mengalami kegagalan tentu tidak bisa dihindari. Begitu juga ketika kalian melakukan investasi dan juga bisnis. Meskipun tentu ada perbedaan yang cukup besar diantara keduanya.

Jika kalian memilih untuk membuka suatu bisnis, jika usaha tersebut rugi maka tentu kerugian akan kalian tanggung sendiri. Kecuali Anda menggunakan ide bisnis tanpa modal, biasanya modal untuk bisnis pemula berasal dari kantung sendiri sehingga ketika bisnis tersebut rugi maka risiko pun ditanggung sendiri.

Hal ini tidak berbeda jika bisnis tersebut juga mengandalkan investor untuk mendanainya. Risiko kegagalan akan ditanggung bersama sehingga ketika bisnis tersebut merugi maka baik pemilik usaha dan investor juga akan mengalami kerugian.

Dibandingkan dengan bisnis, investasi menuntut para investor mau menerima risiko sejak awal. Hal ini dikarenakan investasi memang usaha yang penuh dengan risiko terutama bagi mereka yang belum memahami seluk-beluknya. Pelajari juga apa bedanya investasi dan trading sehingga Anda bisa memutuskan ingin menanamkan modal dalam jangka panjang atau pendek.

Seperti yang pernah dibahas di perbedaan antara investasi dan spekulasi, seorang investor harus siap jika modalnya habis dan tidak akan kembali jika investasi yang dilakukannya ternyata gagal.

Jadi, Pemula Sebaiknya Memilih Bisnis atau Investasi?

Bagi kalian yang masih muda dan saat ini masih bergaji pas-pasan atau belum memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnis maka sangat disarankan untuk memulai dengan investasi kecil-kecilan. Pengelolaannya tidak harus dilakukan sendiri tapi juga bisa diserahkan ke lembaga profesional seperti Manajer Investasi atau Penasihat Investasi sehingga kalian hanya tinggal menunggu hasilnya saja.

Dengan begitu, kalian masih bisa meningkatkan aset tanpa perlu mengganggu pekerjaan utama kalian. Jika kalian sudah mengumpulkan modal yang cukup, barulah kalian bisa memulai bisnis sendiri atau investasi yang lebih besar. Namun, kalian harus ingat untuk tidak boleh berinvestasi sembarangan.

Sebelum memulai investasi ada baiknya jika kalian belajar dulu aturan, jenis serta seluk beluk investasi agar bisa menentukan instrumen terbaik. Selain itu, pahami juga jangka waktu yang dibutuhkan. Ini penting, sebab beberapa instrumen memang lebih cocok dijadikan investasi jangka panjang.

Kemudian, untuk masalah modal awal sebaiknya kalian jangan pernah menggunakan dana bulanan untuk dijadikan modal. Pastikan modal investasi berasal dari tabungan yang belum pernah digunakan. Meskipun begitu, jangan semuanya digunakan untuk investasi. Pastikan kalian menyisihkan sebagian untuk dana darurat minimal setara pengeluaran rutin selama 3 bulan.

Sejatinya baik bisnis maupun investasi, keduanya sama-sama memiliki tujuan yang sama yaitu mendapatkan keuntungan guna membuat masa depan yang lebih terjamin. Oleh sebab itu, sebenarnya tidak perlu meributkan investasi vs bisnis karena sebenarnya hal tersebut tergantung dari keputusan dan situasi masing-masing. Asal kalian paham risikonya, memilih keduanya bahkan tidak masalah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *