Lompat ke konten
Daftar Isi
ForexIMF leaderboard banner ads.

Perbedaan Shopee Pay, Shopee Paylater, dan SPinjam

Perbedaan Shopee Pay, Shopee Paylater, dan Spinjam

Siapa yang tidak kenal dengan Shopee? Salah satu e-commerce terbaik yang menawarkan berbagai kemudahan berbelanja secara online. Bahkan sudah terkenal di kalangan masyarakat Indonesia secara luas. 

Aplikasi satu ini mendapatkan hati di kalangan masyarakat Indonesia sebab sering memberikan potongan harga dan penawaran harga terbaik untuk para pelanggannya. Kemudian juga aplikasinya sangat memberikan kemudahan berbelanja bagi siapa saja.

Selain bisa berbelanja, Anda juga bisa menggunakan berbagai fitur yang ada di dalamnya. Di antaranya adalah Shopee Pay, Shopee Paylater, dan SPinjam. Ketiga fitur tersebut merupakan layanan yang diciptakan Shopee untuk memudahkan penggunanya melakukan transaksi di aplikasinya.

Nah, apa saja sih sebenarnya perbedaan dari ketiga layanan ini. Yuk kenali perbedaan Shopee Pay, Shopee PayLater dan SPinjam secara lengkap berikut ini!

1. Berdasarkan fungsinya 

Ketiga layanan Shopee memiliki fungsi yang berbeda. ShopeePay adalah aplikasi e-wallet yang menyediakan layanan uang elektronik dapat digunakan untuk berbagi pembayaran di aplikasi atau situs Shopee atau pun merchant yang bekerja sama dengannya.

ShopeePay dapat digunakan untuk melakukan transaksi baik online maupun offline. Untuk offline bisa digunakan untuk pembayaran QRIS, mengirimkan uang kepada sesama penggunanya, dan menarik dana ke rekening bank Anda.

Sedangkan Shopee PayLater merupakan sebuah metode pembayaran pemberi dana kepada penggunaannya untuk membeli suatu barang namun membayarnya secara cicil. Berbeda dengan Shopee Pay, Shopee PayLater tidak bisa digunakan oleh seluruh pengguna aplikasi belanja terbaik ini karena harus memenuhi syarat tertentu. 

Berbeda lagi dengan SPinjam, jika fitur sebelumnya memberikan pinjaman untuk mencicil barang tertentu, maka SPinjam merupakan pinjaman tunai tanpa agunan yang bisa dirasakan oleh semua pengguna Shopee. Merupakan hasil kerja sama dari financial technology PT Lentera Dana Nusantara hanya untuk pengguna Shopee saja.

Jika dilihat dari fungsinya maka terlihat jelas bahwa ketiganya memiliki perbedaan yang mencolok. Shopee Pay merupakan e-wallet dengan sistem pembayaran elektronik, Shopee PayLater adalah layanan pinjaman belanja sekarang, bayar nanti. Sedangkan, SPinjam adalah pinjaman tunai yang bisa dicairkan.

2. Berdasarkan syaratnya

Sebagaimana layanan dan fitur aplikasi lainnya, untuk bisa menjalankan ketiga fitur Shopee di atas diperlukan syarat yang wajib terpenuhi. Syarat ini merupakan kebijakan mutlak dari Shopee jika ingin mendapatkan fitur-fiturnya. Yuk intip apa saja syarat-syaratnya.

Syarat untuk menggunakan layanan Shopee Pay:

  1. Pertama-tama, masuk ke profil pengguna kemudian pilih fitur ShopeePay
  2. Baca syarat dan ketentuan yang ada di sana. Jika sudah setujui syarat dan ketentuan.
  3. Kemudian klik ‘Saya Setuju Aktifkan Sekarang’
  4. Setelah beberapa saat, Anda akan menerima kode notifikasi
  5. Jika sudah muncul, masukkan kode notifikasi tersebut ke kolom yang sudah disediakan
  6. Kemudian klik lanjut dan atur pin Shopeepay Anda
  7. Klik halaman autentikasi identitas, bisa menggunakan sidik jari maupun face ID untuk pengguna iOS
  8. Pada tahap ini, pengaktifan sudah berhasil, Anda sudah bisa menggunakannya.

Sedangkan, syarat untuk menggunakan layanan Shopee PayLater adalah:

  1. Memiliki akun yang sudah dijalankan paling minimal 3 bulan terakhir dan aktif
  2. Sudah sering digunakan untuk melakukan berbagai transaksi
  3. Merupakan versi terbaru dari Shopee, pembaharuan bisa dilakukan di appstore maupun playstore.
  4. Sudah terdaftar dan terverifikasi

Untuk cara aktivasinya sebagai berikut:

  1. Klik profil pengguna yang ada di kanan atas, kemudian pilih SPaylater
  2. Pilih ‘Aktifkan Sekarang’
  3. Anda akan diminta untuk memasukkan kode OTP yang dikirim melalui SMS ke nomor telepon yang sudah terdaftar
  4. Unggah KTP juga masukkan nama dan NIK sesuai yang tertera di Kartu Keluarga (KK) dan klik konfirmasi
  5. Isi informasi tambahan 
  6. Terakhir lakukan verifikasi wajah Anda, dan tunggu beberapa saat
  7. Jika berhasil, Anda akan mendapatkan notifikasi. SPaylater Anda sudah bisa digunakan.

Terakhir, untuk syarat mengaktifkan SPinjam adalah sebagai berikut:

  1. Klik tab ‘Saya’ di profil Anda
  2. Kemudian pilih menu ‘SPinjam’ yang letaknya berada di bagian bawah.
  3. Pilih ‘Aktifkan Sekarang’.
  4. Seperti biasa, Anda akan diminta memasukkan kode OTP
  5. Jika sebelumnya Anda menggunakan SPayLater maka bisa diperiksa dahulu apakah nama yang tercantum sudah benar dan sesuai dengan KTP
  6. Jika belum, Anda bisa mengunggah KTP Anda menggunakan kamera belakang sesuai yang sudah ada pada arahan di layar ponsel
  7. Masukkan informasi tambahan berupa identitas Anda, jika sudah klik ‘Konfirmasi’. Pastikan data tambahan yang diisikan benar dan merupakan milik Anda
  8. Setelahnya, Anda akan diminta untuk melakukan verifikasi wajah. Sesuaikan wajah Anda sesuai dengan arahan yang ada di layar ponsel sepresisi mungkin agar permintaan cepat disetujui
  9. Jika sudah verifikasi wajah, Anda tinggal menunggu hingga verifikasi disetujui yang akan muncul dalam waktu beberapa menit. Nantinya akan muncul notifikasi jika pengajuan SPinjam Anda. Untuk informasi lebih lengkap lihat pada cara mendapatkan uang di SPinjam.

3. Berdasarkan aturan penggunaannya

Terdapat perbedaan juga pada aturan penggunaan ketiga fitur tersebut. Seperti misalnya SPay yang hanya bisa digunakan untuk melakukan pembayaran tanpa uang (chasless) saja, memang sih Anda bisa melakukan pembayaran baik secara offline maupun online tetapi untuk menjadikannya dalam bentuk uang tunai untuk pembayaran maka tidak akan bisa dilakukan.

Untuk akun SPay yang belum terverifikasi, Anda hanya dapat mengisi sebanyak 2 juta rupiah saja, sedangkan untuk yang sudah bisa diisi hingga 10 juta rupiah. Fitur ini bisa menarik saldo dan mengirimkan uang ke rekening bank manapun yang Anda mau. Untuk mendapatkan fitur secara maksimal, Anda bisa melakukan verifikasi dengan KTP.

Aturan tersebut berbeda lagi dengan SPayLater. SPayLater hanya dapat memberikan pinjaman dalam bentuk elektronik, dan pinjaman tersebut tidak dapat diuangkan atau diwujudkan dalam bentuk uang tunai, kecuali jika Anda memakai untuk investasi emas dan menjual emas tersebut. Anda bisa membayar dengan SPayLater.

Limit pinjaman SPayLater ditentukan diawal oleh pihak Shopee, yaitu sebesar Rp750.000 yang kemudian bisa naik setelah ditinjau Anda disiplin dalam melakukan cicilan dan sering menggunakan. Penggunaan SPayLater juga terbatas hanya untuk pembelian di Shopee saja.

SPinjam berbeda dengan SPayLater, sebab pinjaman yang disetujui dapat dicairkan menjadi uang tunai dan digunakan untuk berbagai kebutuhan Anda. Tidak terbatas dan terpaku pada barang-barang yang ada di Shopee saja.

Untuk limit pinjamannya juga bisa diatur saat pengajuan dengan mempertimbangkan penghasilan Anda, jadi bisa disesuaikan dengan nominal yang Anda butuhkan. Jika SPayLater meminta Anda mencicil setiap bulan, SPinjam memiliki tenor 2,3,6, dan 12 bulan dengan bunga yang dikenakan 1,95 persen dan biaya administrasi mencapai 1 persen. 

Jika terdapat keterlambatan pembayaran, akan dikenai denda hingga 5 persen. Tidak semua pengguna aplikasi Shopee dapat merupakan SPinjam karena hanya terbatas pada wilayah tertentu saja, jadi tidak bisa digunakan semua pengguna Shopee.

Nah, berikut di atas merupakan perbedaan SPay, SPinjam dan SPayLater. Gunakanlah fitur-fitur tersebut dengan lebih bijak supaya mendatangkan kebaikan untuk Anda bukan malah membawa ke gaya hidup konsumtif.

nv-author-image

Clean Qurrota Ayun

Clean Qurrota A'yun adalah mahasiswa Ekonomi di UPN Veteran Yogyakarta yang senang menulis topik-topik seputar literasi finansial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *