Lompat ke konten

Robot Trading Crypto: Apakah Bisa Memberikan Untung?

robot trading

Demi meningkatkan peluang mendapatkan keuntungan, tak sedikit trader yang mengandalkan robot trading crypto dalam aktifitas perdagangan mereka. Hal ini karena besar kecilnya profit juga ikut ditentukan oleh kecepatan trader dalam membeli dan menjual cryptocurrency. Lantas, apakah penggunaan bot trading crypto ini juga layak Anda pertimbangkan?

Mengenal Robot Trading Crypto

Robot trading crypto adalah software yang dibuat khusus agar perdagangan crypto dapat dieksekusi secara otomatis atas nama trader.

Dalam menjalankan kegiatan perdagangan, seorang trader harus melakukan banyak hal seperti menentukan crypto, menganalisis dan menerjemahkan statistik pasar dan sebagainya. Berbagai kegiatan ini akan menyita waktu dan tenaga.  

Program otomasi trading ini mungkin menawarkan solusi agar trader dapat melakukan berbagai hal di atas secara otomatis. Software ini akan melakukan analisis dengan mengumpulkan data dari pasar, menerjemahkannya, menghitung risiko kemudian melakukan eksekusi jual beli crypto tanpa bergantung pada kehadiran Anda sebagai trader. Anda cukup menentukan parameter kemudian biarkan robot yang menjalankan perdagangan untuk anda.

Sebagai contoh skenario penggunaan robot ini misalnya Anda sebagai trader, sebelumnya harus menghabiskan banyak waktu di depan laptop atau smartphone untuk memantau statistik market, menganalisis sebelum mengeksekusi jual beli. Menggunakan robot, Anda bisa mengatur agar akun Anda otomatis membeli crypto saat harganya ada di bawah batas yang Anda tentukan, atau sebaliknya. Bot juga bisa digunakan dalam trading arbitrase untuk mendeteksi otomatis perubahan harga di pasar.

Jika dibayangkan, sepertinya penggunaan robot ini memang terlihat menguntungkan, menghemat waktu dan tenaga. Namun nyatanya ada risiko yang juga perlu diwaspadai oleh trader penggunanya. Tak sedikit pengembang yang ternyata menawarkan bot yang hanya penipuan belaka, dan parahnya lagi mereka tak terjangkau hukum.   

Cara Kerja Robot Trading Crypto

Terlepas dari kelebihan dan keuntungan dari penggunaan robot trading crypto, Anda mungkin tertarik untuk mengetahui lebih detail bagaimana cara kerja dari software ini. Pada dasarnya, mayoritas robot menerapkan langkah yang identik yaitu:

Melakukan analisis data 

Saat dikerahkan pertama kali, maka robot akan mengumpulkan berbagai macam data yang ada di pasar dari sumber-sumber tertentu. Data pasar tersebut kemudian dianalisis untuk kemudian disesuaikan dengan sinyal yang ditentukan trader. Berdasar pada kesesuaian tersebut, robot akan melakukan pembelian atau penjualan aset crypto tertentu secara otomatis.

Melakukan prediksi risiko 

Data dari pasar juga dikumpulkan sebagai dasar dari prediksi yang akan dibuat oleh robot tersebut. Modul akan menganalisis data pasar untuk memperhitungkan risiko sehingga mampu menentukan berapa besar aset yang akan digunakan untuk perdagangan atau untuk disimpan. Bisa dikatakan bahwa prediksi risiko ini menjadi bagian paling penting dari suatu robot trading.

Melakukan eksekusi jual beli aset

Berdasarkan data pasar yang sudah dianalisis dan diperhitungkan risikonya di atas, maka bot dapat memutuskan untuk melakukan pembelian atau penjualan. Adanya modul eksekusi ini juga dapat menangani tindakan penjualan atau pembelian secara strategis. Misalnya saat trader tidak ingin memborong token terlalu banyak, dan sebagainya.

Risiko Penggunaan Robot Trading Crypto

Harus diakui bahwa teknologi memang diciptakan untuk memudahkan pekerjaan manusia, tak terkecuali dengan robot trading. Namun satu hal yang juga perlu diketahui oleh para trader adalah bahwa bermain crypto dengan penerapan otomasi semacam ini juga membawa risiko. Sementara itu, risiko trading kripto sendiri juga memiliki risiko bawaan tersendiri.

Trading menggunakan robot memang terkesan lebih efisien dengan nilai pasti, tanpa ada godaan emosi dan tak butuh istirahat. Sementara itu, beberapa risiko tambahan yang perlu dikelola antara lain

1. Risiko legalitas dan penipuan

Minat trader terhadap penggunaan robot memang semakin tinggi belakangan ini. Hal ini membuat banyak pengembang ilegal yang memanfaatkan kesempatan. Anda bisa melihatnya di lembaga berwenang seperti Bappeti dan OJK di mana ada banyak situs diblikir karena menawarkan robot trading ilegal. 

Anda bisa memeriksa kejanggalan dari suatu robot dari beberapa indikator. Misalnya dari pembukaan posisi trading yang tertunda, posisi penetapan harga yang tidak sama saat dibandingkan dengan harga real-time, dan masih banyak tanda lainnya yang bisa dicermati. Ini membuktikan bahwa dalam operasinya, robot ilegal bisa memanipulasi trading.

Tak sedikit pula robot trading yang ternyata hanya lah wujud lain dari skema ponzi. Anda mungkin bisa langsung mengenalinya saat pengembang lebih memaksa Anda untuk merekrut pengguna robot lainnya. Hal ini mengindikasikan permainan member get member alias money game yang identik dengan penipuan belaka.

Selain itu, beberapa platform trading cryptocurrency tidak memperbolehkan penggunanya menggunakan robot untuk melakukan jual beli. Jadi, selalu pastikan TOS dari aplikasi yang digunakan.

2. Sangat bergantung pada reputasi pengembang

Efektivitas dan efisiensi yang dijanjikan oleh setiap robot trading yang diperkenalkan saat ini, sangat dipengaruhi oleh reputasi pengembang atau perusahaan yang membuatnya. Ini karena robot bekerja berdasarkan rumusan program yang dibuat oleh developer tersebut. Dengan kata lain, Anda sebagai trader mempercayakan aset atau dana kepada kinerja program buatan mereka.

Reputasi juga perlu diperhatikan pada segi legalitas perusahaan pengembang. Hal ini demi melindungi Anda seandainya terjadi hal yang tak diinginkan. Tak sedikit robot trading yang ditawarkan oleh perusahaan pengembang dengan status ilegal.

Robot trading ini idealnya hanya digunakan broker tertentu yang menerapkan sistem Expert Advisor (EA). Namun banyak broker yang tidak dikelola secara legal, terdaftar di negara yang tak terjangkau oleh hukum atau bahkan tanpa regulasi sama sekali. Artinya, saat penipuan terbongkar, maka pengguna bisa kehilangan segalanya.

3. Jebakan biaya tambahan 

Di awal penggunaan, mungkin seorang trader sudah mengetahui dan melunasi biaya yang diperlukan untuk penggunaan robot trading. Besaran biaya jasa ini idealnya selalu disesuaikan dengan kemampuan dan kapasitas robot trading itu sendiri. Namun ujungnya, tak sedikit trader yang terkejut dengan adanya biaya lain yang jumlahnya tak terduga.

4. Mengesampingkan gejolak fundamental

Robot yang bertindak otomatis berdasar algoritme tidak dibuat untuk melakukan analisa fundamental. Sementara gejolak pasar yang dipicu oleh faktor fundamental seringkali menjadi faktor krusial dalam perdagangan maupun investasi. Robot tidak menyimak berita seperti yang dilakukan oleh trader dalam melakukan analisa secara manual.

Robot trading sering kali tidak merespons gejolak pasar dengan sempurna. Pasar sendiri memiliki risiko ketidakpastian dari berbagai peristiwa yang terjadi. Ada kalanya, seorang trader perlu lebih mempercayai naluri mereka ketimbang mengandalkan otomasi robot. Hasilnya juga sering sulit diprediksi.

5. Membuat trader tak terlatih

Apabila seorang trader lebih mengandalkan penggunaan robot, mereka menjadi tumpul. Berbagai aktivitas seperti melakukan analisa dan prediksi yang selalu dilakukan oleh seorang trader sejatinya adalah skill dan pengalaman yang sangat berharga. Dan hal ini perlu terus dilakukan mengutamakan keberlanjutan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan trader.

Saat seorang trader yang menggunakan bot crypto menjadi tak terlatih, mungkin tak akan ada bedanya dengan orang biasa saat harus melakukan jual beli. Ada banyak hal yang perlu dilakukan berdasar skill dan pengalaman untuk menghasilkan perdagangan yang menguntungkan. Inilah pentingnya untuk tetap melakukan trading secara manual dengan analisis mendalam setiap waktu.

Kesimpulan

Robot trading crypto memang bisa memberikan untung, namun tetap memiliki risiko yang juga harus dikelola oleh trader, selain risiko dari pasar crypto itu sendiri. Anda pun harus bijak dalam memutuskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.