Lompat ke konten

Syarat Pinjam Uang di Bank

Syarat Pinjam Uang di Bank

Meminjam uang di bank adalah salah satu solusi bagi orang-orang yang membutuhkan dana dengan proses cepat dan dalam jumlah banyak. Biasanya, kebanyakan dari mereka meminjam untuk membantu permodalan usaha, kebutuhan hidup harian, biaya pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya. Apalagi, syarat mengajukan pinjaman di bank sebenarnya tidak terlalu rumit.

Tidak semua bank meminta jaminan ketika nasabah mengajukan pinjaman uang. Jaminan dapat berupa sertifikat tanah, bangunan, kendaraan, dan lain sebagainya. Beberapa bank mengadakan pinjaman melalui Kredit Tanpa Agunan atau biasa disingkat KTA. Jenis kredit ini banyak disukai oleh masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan dana cepat dalam waktu dekat.

Apabila pengajuan tersebut ingin disetujui oleh pihak bank, maka syarat pinjam uang di lembaga tersebut wajib dipenuhi. Mulai dari pengumpulan berkas atau dokumen sebagai syarat, hingga proses pengisian formulir harus dilakukan dengan benar. Selain itu, dari pihak bank juga melihat ada atau tidaknya kredit macet, jika ada maka pinjaman jadi lebih susah disetujui karena perlu melunasi sisa kreditnya terlebih dahulu.

Maka dari itu, sebelum mengajukan hutang ke bank sebaiknya Anda perlu mengetahui syarat pinjam uang di bank. Selain itu, pada bahasan artikel ini juga mengajukan tipsnya agar mudah disetujui oleh lembaga terkait. Coba simak uraiannya di sini.

Syarat Dokumen untuk Pinjam Uang di Bank

Syarat dokumen untuk mengajukan pinjaman uang di bank, sebenarnya hampir sama hampir setiap bank. Hal paling penting yaitu Anda perlu mempersiapkan identitas diri seperti KTP dan KK.

Begini rincian syarat dokumen atau berkas yang wajib dipenuhi sebelum mengajukannya.

  • Minimal berusia 21 tahun, sudah menikah atau belum menikah. Sudah mempunyai identitas diri berupa fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan memiliki dokumen KK (Kartu Keluarga) yang juga difotokopi.
  • Pihak bank pasti membutuhkan kartu identitas tersebut guna melakukan validasi apakah data tersebut memang benar adanya. Sehingga, alamat dan data lainnya harus sama dengan keadaan saat ini.
  • Namun bagaimana jika alamat berbeda alamat dengan domisili? Anda perlu melampirkan surat keterangan sebagai warga di domisili saat ini melalui RT/RW dan kelurahan.
  • Jika sudah menikah, ajukan pula KTP pasangan. Sebab pengajuan pinjaman dana ke bank wajib diketahui oleh kedua pihak, suami dan istri.
  • Fotokopi Akta Nikah. Dokumen ini perlu dilampirkan bagi Anda yang telah menikah. Bank membutuhkan lampiran berkas tersebut guna memastikan bahwa harta adalah milik kedua pihak, yaitu suami dan juga istri.
  • Adanya lampiran berkas berupa Akta Nikah juga dapat mempermudah pengajuan pinjaman. Bahkan jika ada permasalahan selama kredit, justru lebih mudah mengurusnya nanti.
  • Fotokopi buku tabungan dan mutasi rekeningnya selama 3 bulan terakhir. Adanya buku tabungan tersebut mempermudah pihak bank melihat kemampuan sekaligus kondisi finansial Anda, sehingga ada suatu keyakinan bahwa Anda mampu mengembalikan pinjaman dana yang diajukan. Maka dari itu, pastikan setidaknya masih ada sisa saldo di dalamnya agar tidak mempersulit diri ketika mengangsur kreditnya.
  • Jika buku tabungan hilang maka sebaiknya diurus sesegera mungkin. Sebab berkas ini dibutuhkan nantinya saat mengajukan hutang bank.
  • Surat Keterangan Penghasilan (SKP) atau slip gaji resmi dari perusahaan. Bank membutuhkan berkas berupa SKP atau slip gaji guna mengukur kemampuan finansial Anda ketika nanti mengangsur cicilan hutangnya. Berkas ini pun juga menjadi pertimbangan ditolak atau diterimanya pengajuan tersebut.
  • Pihak bank bisa saja menolak apabila Anda mengajukan pinjaman dalam jumlah besar namun gajinya hanya sedikit karena ditakutkan tidak mampu mengangsurnya sesuai batas waktu atau tenor. Maka dari itu, hal ini penting dilampirkan agar mereka mampu menentukan batas pinjaman yang boleh diajukan.
  • Bukti tak memiliki cicilan, hutang, atau tanggungan. Ketika Anda mengajukan pinjaman di bank, sebaiknya tidak memiliki hutang atau cicilan belum lunas, khususnya di bank tersebut. Sebab, pihak bank justru menolak jika Anda masih punya masalah macet kredit.
  • Bank mampu melacak riwayat kredit dan transaksi nasabahnya. Maka dari itu, lebih baik lunasi segala hutang dan cicilan terlebih dahulu sebelum mengajukan pinjaman dana.
  • BPKB Kendaraan, sertifikat tanah atau bangunan, dan surat berharga lain sebagai jaminan. Tak semua bank menyediakan kredit tanpa agunan, sehingga perlu juga mempersiapkan berkas ini supaya mempermudah proses pinjam uang.

Setelah mengetahui berbagai syarat berupa dokumen atau berkas penting pinjam uang di bank, siapkanlah semua berkas tersebut agar prosesnya lebih mudah. Lengkapi semua syarat di atas agar pinjaman cepat disetujui oleh bank.

Selain itu, ketahuilah pula bank mana saja yang meminta untuk menyediakan jaminan dan tidak perlu jaminan (sistem Kredit Tanpa  Agunan atau KTA). Syarat disetujui apabila calon kreditur mampu memenuhinya dengan baik sesuai ketentuan berlaku di lembaga tersebut.

Langkah Pinjam Uang di Bank

Apabila semua syarat pinjam uang di bank sudah terpenuhi dan lengkap, tentu ada prosedur yang perlu dilakukan supaya pengajuannya disetujui.

Untuk lebih lengkapnya, simak di artikel “Cara Meminjam Uang di Bank”.

Singkatnya begini:

  • Lengkapi semua syarat berupa dokumen atau berkas sesuai ketentuan. Setelah itu, datanglah ke kantor cabang bank di domisili Anda pada saat jam operasional.
  • Ambil nomor antrian. Kemudian, tunggulah panggilan dari Customer Service untuk membantu mengurus kredit. Sembari menunggu panggilan, isi formulir yang disediakan oleh bank secara teliti.
  • Paparkan alasan peminjaman uang. Setelah dipanggil, kemudian lakukan pengajuan pinjaman dana dengan cara memaparkan alasan mengapa melakukan kredit atau pinjaman secara rinci. Serahkan semua berkas syaratnya ke pihak bank.
  • Ajukan pinjaman uang sesuai dengan kebutuhan. Begitupun tenornya atau batas waktu pengangsuran cicilan setiap bulannya, calon kreditur wajib menyepakati hal ini bersama pihak bank agar tak ada satupun dirugikan.
  • Penentuan tenor bisa jangka panjang atau jangka pendek. Jika tenornya lama, cicilan setiap bulannya memang lebih ringan, namun bunganya besar. Sedangkan jika singkat, angsuran setiap bulan memiliki bunga lebih kecil (ringan), tetapi jumlah angsurannya lebih besar. Jadi pikirkan secara matang hendak memilih dalam jangka waktu berapa lama untuk menyicilnya.
  • Tunggu prosesnya hingga selesai dan disetujui oleh bank.

Tips untuk Pinjam Uang di Bank

Takut apabila pengajuan pinjaman dana tidak disetujui oleh bank? Simak tips ini supaya pinjaman disetujui.

1. Ajukan jaminan dengan nilai jual tinggi

Jika Anda meminjam uang ke bank yang mewajibkan menyediakan jaminan atau agunan, sebaiknya gunakanlah barang jaminan dengan nilai jual tinggi karena menjadi pertimangan disetujui atau tidaknya pinjaman tersebut. Contoh barang berharga, antara lain kendaraan, sertifikat tanah, bangunan, emas, dan lain-lain.

Selain itu, pastikan nilai barang jaminannya juga sesuai dengan nominal kredit. Namun jika tak memiliki jaminan apapun, sebaiknya pilih opsi Kredit Tanpa Agunan (KTA) agar lebih mudah.

2. Pastikan tidak ada catatan kredit macet atau telat membayar angsuran

Adanya riwayat kredit macet atau sering telat membayar angsuran ternyata berpengaruh pada disetujui atau tidaknya pengajuan kredit. Oleh karena itu, jika masih ada tanggungan cicilan atau angsuran lain sebaiknya lunasi terlebih dahulu sebelum mengajukan kredit.

3. Sesuaikan pinjaman dengan kebutuhan dan kemampuan mengangsur

Menyesuaikan pinjaman dengan kebutuhan dan kemampuan mengangsur tiap bulannya juga penting, berdasarkan slip gaji atau Surat Keterangan Penghasilan (SKP). Hal ini berpengaruh terhadap kemampuan Anda membayar angsuran nantinya. Selain itu, tentukan tenornya sesuai kebutuhan agar tidak menyulitkan diri sendiri.

Penting bagi nasabah untuk mengetahui perhitungan bunga pinjaman bank agar dapat merencanakan pembayaran setiap bulannya.

Perlu diketahui bahwa tenor lebih lama memang membuat cicilan setiap bulannya seolah lebih sedikit, namun bunganya tinggi. Sedangkan tenor jangka pendek memiliki jumlah angsuran lebih banyak, tetapi bunganya lebih rendah.

4. Lengkapi semua syarat sesuai ketentuan

Sebelum mengajukan pinjaman uang di bank, sebaiknya lengkapilah semua syarat sesuai ketentuan. Lampirkan sesuai dengan yang diminta, dan apabila mengharuskan lampiran jaminan, maka sertakan juga berkasnya. Biasanya, jika syaratnya lengkap jadi lebih mudah disetujui. 

Itulah cara dan syarat pinjam uang di bank yang perlu diketahui. Pastikan Anda melengkapi semua syaratnya sekaligus mengikuti prosedurnya dengan baik sesuai ketentuan masing-masing bank supaya proses kredit jadi lebih mudah disetujui.

nv-author-image

Zahrah Firyal Salma

Zahrah Firyal Salma adalah seorang yang memiliki minat pada informasi edukasi tentang finansial, maupun memberikan informasi penting lainnya seputar produk keuangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.