Cara Menjadi Broker Saham, Gaji Tinggi dan Karir Menjanjikan

  • Saham
Menjadi Broker Saham Sukses

Karir sebagai broker saham masih jarang di Indonesia, padahal jumlah investor kian meningkat setiap tahunnya. Pialang saham memiliki posisi penting dalam ranah pasar modal karena mempermudah hubungan antara trader, sekuritas perusahaan pemilik saham, dan emiten.

Untuk mempermudah aktivitas jual beli, seorang trader membutuhkan broker saham. Profesi ini cukup menjanjikan di dunia pasar modal karena dibutuhkan perusahaan.

Mengenal Broker Saham

Broker saham adalah profesi yang bertugas menjembatani pihak investor dengan sekuritas. Dalam berbagai aktivitas pasar modal, broker juga berkewajiban memberi informasi penting kepada para investor saham.  

Investor merupakan klien broker saham. Tanpa membedakan lama atau barunya investor di dunia pasar saham, pialang perlu memberikan pelayanan terbaik. Broker berkewajiban menjelaskan investor berbagai tahapan transaksi dan proses aktivitas pasar modal.

Di Indonesia, persyaratan menjadi broker saham adalah wajib memiliki sertifikat Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE). Broker tidak hanya menjadi penghubung, mereka bertugas menjadi pelaku pasar dalam transaksi jual-beli.

Gaji broker sampai bisa mencapai 200 juta per bulan, belum termasuk bonus komisi sesuai nilai transaksi.

Cara Menjadi Broker Saham

Pekerjaan pialang saham menjadi menarik karena mereka mendapatkan gaji yang menggiurkan, belum ditambah bonus yang jumlahnya tidak sedikit. Berikut langkah untuk menjadi broker saham, baik online maupun offline.

1. Belajar dunia pasar modal

Aktivitas broker tidak jauh dari transaksi di pasar modal. Dengan demikian, Anda perlu mendalami dunia di pasar modal dan mengetahui segalanya tentang saham.

Dengan banyaknya pelatihan online, seperti seminar, kelas online, atau mengikuti komunitas, Anda dapat mendapatkan ilmu yang sejajar dengan mahasiswa lulusan ekonomi, investasi, atau lain sebagainya. Website Investbro bisa menjadi lumbung pengetahuan untuk menambah pengetahuan Anda tentang saham.

Anda tidak perlu ragu mencari relasi melalui internet atau mencari pengetahuan dari berbagai sumber seperti membaca buku, mendengar podcast, atau mengobrol dengan pakar. Selain mempersingkat pengalaman, ilmu yang Anda dapatkan dapat mempermudah Anda dalam menjalankan ujian sertifikasi.

2. Mengikuti sertifikat kompetensi broker saham

Agar Anda dapat dipercaya oleh para investor, legalisasi resmi sebagai broker saham sangat diperlukan. Perjalanan untuk mendapatkan status broker saham memerlukan lisensi dari TICMI (The Indonesia Capital Market Institute).

Di Indonesia, ujian sertifikasi broker saham umumnya diadakan tiga kali dalam setahun. Ujian kompetensi ini diselenggarakan oleh lembaga-lembaga resmi dan di akui oleh pemerintah. Untuk menjadi broker, Anda harus mengerjakan ujian yang terdiri atas 100 soal dengan topik terkait berbagai aktivitas di pasar modal.

Untuk lulus menjadi WPPE, Anda harus mendapatkan nilai di atas 65. Semakin tinggi nilai Anda, maka semakin dibutuhkan perusahaan sekuritas menerima Anda untuk bekerja dan siap bertransaksi di Bursa Efek Indonesia. Kompetensi yang baik menjamin Anda mengetahui segala hal tentang bursa efek sehingga efisien dalam bekerja.

3. Melatih Komunikasi & Negosiasi

Dalam dunia investasi, seorang pialang saham tentunya harus memiliki komunikasi dan negosiasi yang baik. Selain membantu broker untuk percaya diri, public speaking digunakan untuk membantu Anda saat berdiskusi dengan investor. Menurut Jim Woods, kemampuan komunikasi sangat penting untuk mencapai hidup yang sukses, termasuk dalam pasar mdoal.

Tingginya tingkat komunikasi Anda saat bertemu investor akan mempengaruhi tingkat kepercayaan mereka untuk menjadi klien Anda. Dalam kondisi tertentu, Anda harus menyajikan produk saham kepada investor. Kemampuan Anda dalam meyakinkan klien akan mempengaruhi keputusan mereka untuk bekerja sama dengan perusahaan sekuritas tempat kamu bekerja.

Apiknya Anda dalam kemampuan komunikasi juga akan meningkatkan kualitas diri dan citra perusahaan. Oleh karena itu, Anda harus mulai melatih kemampuan public speaking Anda sedini mungkin.

4. Memiliki Modal yang Memadai

Selain investor, broker harus memiliki modal yang pantas untuk di investasikan. Modal dibutuhkan broker saham untuk mempersiapkan diri dalam kondisi tertentu di pasar modal. Untuk perkiraan nominal, Anda perlu menyesuaikan angka tersebut dengan peraturan dari perusahaan sekuritas dan aturan dari negara.

Selain itu, sumber modal yang Anda miliki harus berasal dari uang pribadi Anda. Mendapatkan modal dari uang pinjaman orang lain atau bank tentunya akan memberi risiko lebih tinggi. Tidak hanya itu, Anda dapat bekerja dengan penuh tekanan dari pihak lain karena perputaran uang yang Anda jalankan bukan dari modal Anda pribadi.

5. Bekerja di Perusahaan Sekuritas Resmi

Setelah mendapatkan sertifikasi dan mengasah kemampuan komunikasi, Anda dapat melamar ke perusahaan sekuritas. Sebelum Anda melamar, pastikan perusahaan yang Anda tuju terdaftar resmi dalam Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perusahaan sekuritas cenderung lebih mempertimbangkan broker saham yang lebih kompeten. Kualitas diri Anda menjadi penilaian sendiri bagi mereka, sehingga Anda harus mempersiapkan diri dari berbagai tes dan wawancara.

Apabila kemampuanmu sesuai dengan kebutuhan perusahaan sekuritas, Anda dapat mulai menjalankan profesi Anda sebagai broker saham. Selain perlu mendalami pasar uang, Anda harus memiliki sertifikasi dan berbagai softskill seperti komunikasi dan negosiasi.Wawasan dan kemampuan Anda dapat menjadi jalan menemukan investor.

Perlu Anda ingat, profesi broker saham sangat menggiurkan namun rumit dijalankan. Oleh karena itu, Anda perlu menikmati profesi tersebut dengan sepenuh hati agar pekerjaan Anda bisa memuaskan diri dan klien Anda.

Proses untuk menjadi broker saham memang panjang. Meski demikian, apabila Anda berhasil menjalankan profesi dengan baik, Anda dapat memeroleh gaji dan bonus yang sepadan dengan kerja keras Anda. Bahkan jika berprestasi, besar kemungkinan Anda diterima perusahaan sekuritas terbesar.

Tugas Broker Saham

Dalam menjalankan profesi sebagai broker saham, Anda perlu memerhatikan apa saja tugas yang harus dijalankan agar dapat dipercaya oleh investor.

1. Mengelola Transaksi Saham

Untuk menjadi perantara yang baik antara emiten dengan investor, broker perlu mengelola berbagai transaksi investasi dari klien mereka. Transaksi tersebut harus dijalankan sesuai dengan prosedur dan kesepakatan antara perusahaan dan investor. Dengan demikian, klien dapat melakukan pembelian saham dengan mudah dan aman melalui Anda sebagai perantara.

Kepuasan investor dalam pelayanan broker adalah hal yang penting, meski demikian pialang saham harus memberikan syarat dan standar tertentu agar jenis transaksi yang dijalankan berjalan transparan. Untuk itu, broker perlu menyampaikan segala informasi yang akurat kepada investor.

2. Memberi Pelayanan Kepada Investor

Membuat investor lincah dalam pengambilan keputusan investasinya di pasar modal merupakan salah satu kewajiban broker. Oleh karena itu Broker perlu mengajarkan serta memberikan rekomendasi terbaik dalam menjalankan transaksi di bursa saham.

Untuk memenuhi kelihaian investor, broker harus mengetahui perubahan berbagai tren yang ada di pasar modal. Untuk memantau pergerakan pasar, broker perlu memiliki kemampuan riset yang tinggi. Dengan demikian perubahan pasar modal dari waktu ke waktu dapat diketahui dengan baik.

3. Memahami Aturan Hukum Pasar Modal

Ketika ingin terjun sebagai pialang saham, Anda perlu memahami aturan hukum dan segala bentuk pajak yang berlaku. Perkembangan jaman dapat mengubah tren pasar beserta aturan yang berlaku.

Dengan demikian, broker saham perlu memperhatikan pergerakan pasar serta mengetahui berbagai peraturan dari waktu ke waktu.

Keuntungan Menjadi Broker Saham

Jumlah investor saham dan trader saham melonjak tinggi sejak tahun lalu. Kemudahan teknologi pun memudahkan trader pemula untuk melakukan berbagai investasi. Meski demikian, jumlah pialang saham masih minim peminat padahal keuntungan dari profesi mereka sangat menguntungkan.

Meskipun terdapat beberapa tugas yang rumit, broker saham adalah profesi yang dibutuhkan di Indonesia. Berdasarkan beberapa artikel, dinyatakan hanya terdapat 10.000 orang broker yang tersebar di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *