Lompat ke konten
Daftar Isi
ForexIMF leaderboard banner ads.

Indodax vs Tokocrypto: Lebih Baik Yang Mana Untuk Investor Crypto?

Perbandingan Indodax dan Tokocrypto

Indodax dan Tokocrypto merupakan dua platform trading crypto terbesar di Indonesia saat ini. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika Anda masih bingung menentukan di antara kedua layanan ini, mari simak daftar perbandingan antara Indodax dan Tokocrypto.

8 Aspek Perbandingan Antara Indodax vs Tokocrypto

Saat memilih platform untuk jual beli crypto, aspek utama yang sering kali diperhatikan oleh trader di antaranya adalah biaya transaksi, biaya penarikan, likuiditas, dan tampilan antarmuka layanan.

Namun demikian, masih ada beberapa aspek lain yang mungkin juga tak ada salahnya untuk masuk ke dalam daftar pertimbangan Anda, seperti halnya legalitas, fitur aplikasi, ketentuan deposit hingga dukungan.

Memilih platform trading yang tepat merupakan hal krusial yang dapat menjadi penentu kesuksesan seorang trader maupun investor.

Sebelum lanjut ke perbandingan di bawah, ada baiknya Anda membaca review Indodax dan review Tokocrypto agar memahami lebih dalam kelebihan dan kekurangan masing-masing aplikasi.

Berikut perbandingan Indodax dan Tokocrypto dari berbagai aspek.

1. Likuiditas / Volume Transaksi

Bagi trader berjenis scalper, tingkat likuiditas atau volume transaksi bisa menjadi pertimbangan penting. Ini karena aspek likuiditas dapat mempengaruhi kelancaran transaksi jual beli. Bagi para pemain besar yang menggunakan nominal besar hingga miliaran rupiah, volume transaksi yang besar akan memudahkan aktivitas jual beli.

  • Indodax: menawarkan pair IDR dengan volume terbesar di Indonesia dan pasangan-pasangan altcoin lain dengan volume lebih kecil
  • Tokocrypto: dengan pair BTC/BIDR di kisaran 13 miliar rupiah per hari, bisa dikatakan volumenya relatif sedang, dengan pilihan pair BTC/USDT yang bisa mengikut ke pasar global

Dari perbandingan di atas, terlihat bahwa Indodax menawarkan likuiditas yang lebih baik dibanding Tokocrypto.

2. Legalitas Perusahaan

Baik Indodax dan Tokocrypto telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan (BAPPEBTI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO). Artinya, operasional kedua perusahaan ini diizinkan secara resmi di Indonesia.

Sementara untuk perizinan dari Otoritas Jasa Keuangan tidak diperlukan mengingat aset crypto ada di bawah naungan BAPPEBTI.

Bertransaksi di platform jual beli crypto yang legal menjamin Anda mendapat perlindungan hukum jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.

3. Tampilan Antarmuka Aplikasi

Sebagai platform trading, kedua perusahaan ini menyediakan aplikasi yang secara khusus dibuat untuk memudahkan para trader. Indodax dan Tokocrypto menawarkan aplikasi dengan fitur seperti Orderbook, Recent, Chart dan sebagainya.

halaman order book BTC/IDR di Indodax
Tampilan BTC/IDR di Indodax.

Soal tampilan, kedua platform ini mungkin bisa dibilang identik, namun tetap kembali ke preferensi Anda sebagai pengguna.

  • Indodax: tampilan aplikasi masih perlu ditingkatkan lagi meskipun tampilan web lebih intuitif dan dilengkapi dengan chatroom. Menampilkan perubahan harga tak jarang lambat, menyulitkan trader yang menggunakan limit order.
  • Tokocrypto: tampilan aplikasi yang mudah, lebih responsif meskipun memperlihatkan lebih banyak pasangan USDT. Pergerakan harga lebih cepat dimuat sehingga eksekusi limit order lebih meyakinkan.

Dalam hal ini, tampilan antar muka Indodax dan Tokocrypto menurut kami sama-sama baik.

4. Fitur Layanan dan Aplikasi

Jika membandingkan fitur, Tokocrypto yang mendapat dukungan dari Binance Cloud lebih unggul dibanding Indodax.

Halaman utama aplikasi Tokocrypto
Halaman utama aplikasi Tokocrypto.

Akan tetapi Indodax juga memiliki hal lain yang dapat menutupi kekurangannya dari Tokocrypto tersebut. Lagi-lagi, semua kembali ke kebutuhan dan keinginan Anda. Semua cryptocurrency terpopuler bisa Anda beli tanpa kesulitan di dua aplikasi crypto ini.

  • Indodax: memiliki lebih dari 140 aset BIDR yang akan memudahkan bagi trader yang menggunakan FIAT BIDR
  • Tokocrypto: menawarkan perdagangan crypto yang lebih banyak dengan fitur yang juga lebih lengkap, seperti halnya fitur trading OCO, TKO Lock, Task Harian serta Konversi saldo kecil menjadi TKO.

5. Ketentuan Deposit

Masing-masing platform memiliki ketentuan sendiri terkait deposit, yaitu jumlah minimal maupun metode yang digunakan (melalui Virtual Account, Dompet Digital, dan merchant minimarket). Jika menggunakan metode transfer Virtual Account Bank lokal, maka pengguna bisa terbebas dari biaya deposit.

Tampilan jika ingin melakukan deposit rupiah di Indodax
Halaman deposit rupiah di Indodax.
  • Indodax: jumlah deposit minimal senilai Rp 10.000 di mana pengguna bisa melakukan pembayaran melalui Bank Virtual Account (VA) BCA, Sinarmas, Permata, BNI, Maybank maupun Mandiri. Pilihan pembayaran lain juga bisa dilakukan melalui Alfamart, Shopeepay, Dana, LinkAja, OVO maupun Voucher.
  • Tokocrypto: jumlah deposit minimal sebesar Rp 50.000. Sementara pengguna, bisa melakukan setoran melalui metode Bank Virtual Account Bank Mandiri, Bank Permata atau pilihan lainnya, Gopay.

6. Ketentuan dan Biaya Transaksi

Biaya (fee) transaksi merupakan biaya yang dikenakan kepada pengguna saat mereka melakukan jual ataupun beli, baik itu melalui cara limit order maupun market order. Sementara transaksi juga memiliki ketentuan minimal yang bisa dilakukan. Kedua platform ini mengenakan biaya dan ketentuan yang sepertinya masih bisa diterima oleh para trader.

  • Indodax: tidak mengenakan biaya bagi Market Limit, sementara bagi Market Taker dikenakan biaya 0.3% dengan minimum transaksi untuk pair IDR sebesar Rp 10.000 dan pair USDT sebesar 1 USDT.
  • Tokocrypto: mengenakan biaya tetap sebesar 0.1% kepada Market Limit maupun Market Taker. Minimal transaksi untuk pair IDR/BIDR adalah Rp 20.000 sementara pair USDT sebesar 10 USDT

Melihat dari minimum transaksi yang diperlihatkan kedua platform, Indodax lebih ramah bagi trader pemula dibanding Tokocrypto. Dengan nominal rendah untuk mulai deposit, maka trader maupun investor yang memiliki keterbatasan modal akan lebih mudah dalam mengawali langkahnya. Begitu pula bagi mereka yang masih belajar dan enggan menghabiskan terlalu banyak modal awal.

7. Ketentuan dan Biaya Penarikan Dana

Penarikan dana juga perlu mendapat perhatian bagi para trader mengingat aktivitas ini bisa dibilang reguler atau sering dilakukan. Masing-masing platform memiliki ketentuan minimal dan biaya tertentu saat pengguna ingin menarik dana mereka.

  • Indodax: menerapkan jumlah minimal penarikan dana yang lebih kecil, yaitu mulai dari Rp 100.000 namun biaya penarikan di Indodax setelah diperbarui kini menjadi sebesar Rp 25.000 (per transaksi di bawah Rp 100 juta) dan Rp 100.000 (per transaksi di atas Rp 100 juta).
  • Tokocrypto: menetapkan jumlah minimum untuk withdraw sebesar Rp 500.000 dengan biaya penarikan dana yang sama nominalnya berapa pun dana yang ditarik (flat), yaitu sebesar Rp 5.500

Biaya penarikan (fee withdraw) merupakan biaya yang dikenakan kepada pengguna saat mereka melakukan penarikan dana, baik itu berupa rupiah ke rekening bank, maupun berupa aset crypto.

Dalam hal ini, meskipun Tokocrypto menawarkan biaya penarikan yang lebih murah dibanding Indodax meskipun menetapkan jumlah minimum penarikan yang lebih tinggi.

8. Aspek Dukungan

Aspek dukungan juga menjadi satu hal yang tak kalah penting untuk dipertimbangkan, mengingat kedua platform yang akan digunakan tersebut berbasis layanan digital. Adanya dukungan layanan bantuan yang diberikan melalui kontak untuk live chat, email, dan lainnya tentu akan lebih memudahkan para pengguna.

Beruntungnya, baik Indodax maupun Tokocrypto memiliki kontak layanan yang jelas.

  • Indodax: tak hanya kontak layanan, pengguna juga didukung oleh komunitas di Telegram dengan pengguna sejumlah 170 ribu.
  • Tokocrypto: juga memiliki layanan dukungan yang memiliki basis pengguna yang tak kalah banyak untuk memudahkan sharing ke sesama member di Telegram sebanyak 170 ribu pengguna.

Ya, media sosial khususnya Telegram memang bisa menjadi layanan dukungan tambahan yang juga layak dipertimbangkan. Dari komunitas ini, Anda sebagai pengguna bisa menanyakan hal yang terkait layanan platform maupun informasi lainnya yang bermanfaat. Selain sharing, pengguna juga bisa mencoba mengatasi masalah yang mungkin dialami selama menggunakan layanan.

Saya pernah mencoba kualitas customer service baik dari Tokocrypto maupun Indodax. Keduanya sangat responsif dalam mengatasi keluhan pengguna, mulai dari masalah deposit hingga kesulitan trading.

Kesimpulan Indodax vs Tokocrypto: Mana Yang Lebih Baik?

Tokocrypto lebih baik dari Indodax dari segi kelengkapan fitur sehingga cocok digunakan untuk trader berpengalaman. Sementara Indodax lebih mudah digunakan dibandingkan Tokocrypto sehingga cocok untuk trader pemula.

nv-author-image

Melvern Pradana

Melvern Pradana adalah seorang investor yang aktif menanam modal di pasar saham, cryptocurrency, P2P lending, dan reksa dana. Idolanya adalah Warren Buffett dan Peter Thiel.

1 tanggapan pada “Indodax vs Tokocrypto: Lebih Baik Yang Mana Untuk Investor Crypto?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *