10 Investasi Untuk Mahasiswa Yang Menguntungkan, Aman, dan Mudah

Investasi Yang Sesuai Untuk Mahasiswa

Dunia perkuliahan identik dengan tugas, magang, hingga skripsi. Namun pernahkah terlintas di pikiran Anda mengenai investasi di usia muda? Mungkin belum banyak mahasiswa yang tertarik untuk berinvestasi ketika masih duduk di bangku perkuliahan. Padahal semakin dini Anda memulai belajar investasi yang menguntungkan dan aman, keuntungan dan kesuksesan juga dapat diraih secepat mungkin.

Cara investasi untuk mahasiswa sebenarnya bisa dibilang mudah. Anggapan berinvestasi hanya dilakukan oleh mereka yang memiliki uang lebih membuat banyak generasi milenial malas untuk belajar mengelola keuangan. Sehingga dampaknya, mereka justru menghambur-hamburkan uang untuk membeli keperluan yang kurang penting. Padahal, sudah banyak investasi yang cocok untuk anak muda, termasuk bagi pelajar di universitas.

10 Investasi Yang Cocok Untuk Mahasiswa

Berikut 10 macam investasi untuk mahasiswa:

1. Reksa dana

Reksa dana merupakan suatu jenis investasi menguntungkan yang dikeluarkan serta dikelola oleh MI atau Manajer Investasi. Reksa dana ibarat sebuah keranjang milik MI yang berisi beragam jenis saham. Isi keranjang tersebut akan diracik dan diolah berdasarkan keinginan sang MI.

Secara umum reksa dana terbagi menjadi 4 jenis yakni reksa dana pendapatan tetap, reksa dana pasar uang, reksa dana saham, serta reksa dana campuran. Masing-masing jenis reksa dana tersebut memiliki risiko dan keuntungannya tersendiri.

Investasi reksa dana untuk mahasiswa semakin digemari karena mempunyai bunga tinggi, mudah dipelajari, mendatangkan return relatif tinggi, dan termasuk investasi yang sangat terjangkau di kantong.

2. Logam Mulia

Selain reksa dana, logam mulia juga menjadi salah satu bentuk investasi yang cocok bagi mahasiswa karena dapat dimulai dengan modal minim sekalipun. Tak hanya itu, investasi emas untuk mahasiswa sangat menarik karena stabil, minim risiko, dan cenderung terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

Logam mulia seperti dinar juga dapat menjadi pilihan investasi syariah untuk mahasiswa.

3. Forex Trading

Forex atau Foreign Exchange disebut dengan jual beli valas. Sehingga forex trading dapat dikatakan sebagai instrumen investasi perdagangan mata uang asing.

Forex trading menjadi instrumen investasi menguntungkan yang layak dicoba para mahasiswa karena tak memerlukan modal besar serta sistem yang mudah dipelajari. Tak hanya itu, forex trading juga menjadi bentuk spekulasi yang menjanjikan keuntungan menggiurkan. Forex trading juga terbilang sangat likuid, karena melibatkan banyak pihak dalam perdagangannya seperti korporasi, pemerintah, serta investor.

4. Peer to Peer Lending (P2P Lending)

Peer to peer lending juga menjadi instrumen investasi yang bisa dilakukan mahasiswa dan diminati kaum milenial. Bagi mahasiswa yang mencari bentuk investasi bermodal ringan, praktis, menjanjikan timbal balik tinggi serta fleksibel, peer to peer lending menjadi pilihan tepat karena Anda dapat berinvestasi mulai dari Rp 100 ribu saja.

Sistem P2P lending adalah mempertemukan investor dengan para peminjam yang memerlukan dana pinjaman, sehingga nantinya Anda akan bertindak sebagai pihak peminjam modal. Pertemuan tersebut akan dilakukan secara daring melalui platform P2P.

5. Obligasi

Anda ingin meraup keuntungan sekaligus membantu pembangunan negara? Anda bisa mencoba menanam modal melalui Obligasi Ritel Indonesia atau ORI. Instumen investasi jangka menengah yang satu ini cocok bagi mahasiswa yang ingin turut serta mendukung pelestarian lingkungan dan pembiayaan pembangunan negara.

Anda perlu menyiapkan modal minimal Rp 1 juta agar dapat memiliki surat obligasi, sehingga instrumen investasi ini cocok bagi mahasiswa yang memiliki modal kecil. Pengelolaan ORI terjamin aman, karena dikelola dan diawasi langsung oleh pemerintah.

6. Deposito

Deposito adalah salah satu investasi mudah untuk mahasiswa. Instrumen ini yang cocok untuk mahasiswa selanjutnya karena deposito bersifat aman, memiliki bunga tinggi, mudah dilakukan, serta minim risiko. Apabila Anda menginvestasikan dana dalam bentuk deposito yang disimpan di bank, penyetoran maupun penarikannya dapat dilakukan di waktu-waktu tertentu saja.

7. Tabungan Berjangka

Serupa dengan deposito, tabungan berjangka juga memungkinkan nasabah menerima bunga tabungan dari target periode masa menabung. Perbedaan tabungan berjangka dengan deposito terletak pada suku bunga dan fleksibilitas.

Tabungan berjangka merupakan salah satu pilihan investasi untuk mahasiswa dengan modal kecil. Jenis ini terbilang populer untuk yang malas menabung, karena secara otomatis bank akan menarik uang dari rekening terdaftar. Setoran tabungan pun rendah, sehingga cocok di kantong mahasiswa.

8. Saham

Saham menjadi salah satu instrumen investasi yang menguntungkan untuk dilakukan para investor pemula, termasuk mahasiswa. Meskipun tak sedikit yang beranggapan bahwa investasi saham untuk mahasiswa ini cenderung berisiko tinggi dan berbahaya, faktanya hal tersebut rupanya dipengaruhi oleh tingginya tingkat pengembalian.

Dengan berinvestasi saham melalui sekuritas, mahasiswa dapat mempersiapkan kekuatan finansial di masa depan. Tak hanya itu, investasi saham juga mengajak mahasiswa untuk berpikir kritis dan belajar ilmu berbisnis.

9. Asuransi

Tak hanya untuk melindungi Anda serta aset yang Anda miliki, asuransi rupanya dapat menjadi salah satu alternatif investasi yang bisa dipilih.

Asuransi berbasis investasi umumnya merupakan penggabungan dari 2 produk, yakni asuransi serta dana kelolaan contohnya reksa dana. Nantinya premi yang dibayarkan akan dikonversikan dalam bentuk unit, dan akan dialokasikan untuk membayar asuransi serta untuk diinvestasikan. Sehingga bagi mahasiswa yang tertarik untuk memiliki asuransi sekaligus berinvestasi, instrumen yang satu ini layak dicoba.

10. Properti

Bagi mahasiswa yang memiliki modal besar untuk berinvestasi, bentuk investasi properti layak untuk dicoba. Properti menjadi salah satu bentuk penanaman modal yang populer dan banyak dipilih mahasiswa karena menawarkan timbal balik yang cukup menarik.

Umumnya generasi milenial lebih menyukai tinggal di apartemen, sehingga Anda dapat mencoba berinvestasi dalam bentuk apartemen. Nantinya keuntungan yang bisa didapat adalah dari kenaikan harga properti serta dari uang hasil dari penyewaan properti.

Manfaat Investasi Bagi Mahasiswa

Mengapa harus melakukan investasi untuk mahasiswa sedini mungkin? Beberapa manfaat investasi dapat berupa alat membantu mewujudkan tujuan keuangan mahasiswa seperti dana pendidikan ataupun target keuangan lainnya. Di masa depan kebutuhan mahasiswa pasti akan semakin besar, karena itu, selagi muda persiapkan dana untuk kebutuhan Anda dengan menjamin keamanan finansial di masa depan.

Investasi juga dapat digunakan sebagai senjata menghadapi inflasi, karena nilai aset dapat meningkat diatas inflasi melalui investasi. Inflasi yang terjadi hampir tiap tahun membuat nilai mata uang mengalami penurunan. Sehingga untuk dapat menghadapi keadaan tersebut, tingkat suku bunga harus lebih tinggi jika dibandingkan dengan presentasi inflasi.

Dengan investasi juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan, sehingga dapat dipergunakan untuk keperluan perkuliahan ataupun keperluan lainnya. Wawasan pun menjadi lebih terbuka dengan berinvestasi, karena menjadi seorang investor di usia muda membuat wawasan terkait finansial dan ekonomi semakin meluas.

Investasi juga dapat dipergunakan untuk mempersiapkan kebutuhan masa depan mahasiswa seperti mempersiapkan modal pendidikan jika Anda ingin meneruskan kuliah ke jenjang lebih tinggi, pernikahan, kesehatan, dan lain-lain. Bahkan investasi juga dapat melatih tanggung jawab serta membuat Anda belajar mengambil keputusan.

Tips Investasi untuk Mahasiswa

Bagi para mahasiswa yang baru memulai berinvestasi, hal pertama yang harus dipersiapkan adalah modal yang cukup untuk ditanamkan dalam produk investasi.

Selain itu tentukan apa tujuan Anda, instrumen investasi apa yang akan dipilih, hingga berapa lama waktu yang diperlukan untuk melakukan investasi. Mempelajari investasi juga menjadi salah satu hal penting yang wajib dilakukan, karena berinvestasi memerlukan pengetahuan khusus agar dapat menghasilkan timbal balik maksimal. Tidak membutuhkan waktu banyak, bahkan bisa dibarengi dengan pekerjaan sampingan bagi mahasiswa.

Itulah instrumen investasi untuk mahasiswa yang layak untuk dicoba. Karena dengan berinvestasi sedini mungkin, dapat membuat Anda merdeka secara finansial. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *