5 Mitos Investasi, Jangan Gampang Percaya!

Mitos Seputar Investasi

Di dalam investasi ternyata banyak mitos yang beredar sehingga menyebabkan masyarakat menjadi enggan untuk memulainya. Mulai dari yang takut kehilangan uangnya hingga isu-isu mengenai penipuan yang berkedok investasi. Hasilnya, banyak orang yang mundur dulu sebelum memulainya. Kali ini kami akan mengulas mitos investasi yang perlu Anda tahu.

1. Investasi itu Berisiko Tinggi dan Rumit

Salah satu mitos yang beredar mengenai investasi ini memang banyak dipercaya sebagian besar orang. Itulah mengapa beberapa calon investor mengurungkan niatnya untuk memulai menanam modal. Banyak orang berkata bahwa investasi cenderung rumit dan memiliki risiko yang besar. Hal itu dikarenakan mereka tidak tahu benar apa itu investasi.

Akan tetapi, nyatanya hanyalah kebohongan yang sering kali dipercaya. Sebenarnya, apabila Anda telah tahu ilmunya, investasi adalah salah satu hal yang mudah. Sebab, jika Anda ingin memulai investasi, calon investor tidak perlu untuk repot datang mengunjungi kantor bursa ketika ingin membuka saham.

Di masa sekarang, industri finansial memang akan memberikan banyak sekali kemudahan. Ada banyak peluang yang tersedia bagi siapa saja yang ingin melakukan investasi. Di antaranya adalah melakukan penyetoran melalui investasi saham online, reksa dana dan juga tabungan emas.

Sehingga, investor saat ini hanya butuh untuk menyetorkan dana secara berkala pada rekening investasi yang dimiliki. Tentunya hal ini akan memudahkan Anda di dalam melakukan penanaman modal. Oleh karena itu, mitos investasi yang mengatakan bahwa kegiatan ini sulit adalah ketakutan dan bohong belaka.

Sebab, apabila Anda mencobanya akan sangat muda. Selain rumit, investasi dinilai memiliki risiko yang tinggi. Namun perlu Anda tahu bahwa tidak hanya investasi yang mempunyai risiko. Pasalnya setiap pekerjaan apa pun pastinya memiliki risiko yang harus dikendalikan. Dengan begitu, Anda pun akan mampu terbebas akan risiko tersebut.

Ketika Anda menganut konsep tersebut, maka hal ini sebaiknya juga bisa Anda terapkan saat mulai berinvestasi. Di dalam investasi sendiri terdapat salah satu strategi yakni manajemen risiko. Dengan menggunakan strategi tersebut, nantinya kerugian yang Anda dapatkan tidak akan terlalu besar. Bahkan Anda pun juga bisa untuk terhindar dari kerugian tersebut.

2. Gampang Kehilangan Uang

Mitos investasi selanjutnya yang perlu untuk Anda hilangkan adalah banyak orang beranggapan bahwa dengan melakukan investasi dapat kehilangan semua uangnya. Hal ini membuat tidak jarang banyak orang yang takut untuk memulai membeli saham atau crypto. Pasalnya, mereka sempat mendengar cerita jika terdapat beberapa orang kehilangan uang yang dimilikinya ketika melakukan investasi saham.

Umumnya, kondisi satu ini kerap kali terjadi pada orang yang menginvestasikan semua uang yang dimilikinya hanya pada satu atau dua saham perusahaan saja. Kemudian, alasan lain orang kehilangan uang ketika berinvestasi adalah orang tersebut terjebak investasi abal-abal atau yang dikenal dengan investasi bodong.

Itulah mengapa sebelum melakukan transaksi, ada baiknya Anda jangan terlalu percaya dengan penawaran dari perusahaan yang tidak resmi. Untuk itu, apabila Anda ingin menghindari hal hal tersebut, pastikan untuk tidak menginvestasikan semua uang yang dimiliki.

Kemudian, penting untuk mengetahui asal usul peluang yang ditawarkan kepada Anda. Jika tidak ingin kehilangan uang terlalu banyak, banyak pilihan investasi aman serta terpercaya yang bisa dipilih.

3. Membutuhkan Banyak Modal

Hal lainnya yang menjadi mitos investasi adalah banyak orang beranggapan bahwa investasi membutuhkan banyak modal. Hal ini tentu saja salah satu jenis kebohongan yang beredar. Sebab, di jaman yang serba canggih ini Anda pun bisa mulai melakukan investasi dengan modal yang kecil.

Bahkan Anda hanya perlu membutuhkan modal yakni sekitar 100 ribuan saja sudah bisa membuka rekening saham. Selain itu, sekarang juga telah banyak sekali seminar saham yang mana juga menawarkan untuk membuka rekening saham. Pastinya dengan modal yang sangat kecil.

Salah satunya adalah ketika Anda ingin membuka tabungan emas di Pegadaian. Untuk membuka tabungan ini, hanya dibutuhkan modal yakni sekitar 50 ribu saja. Dengan modal yang sangat sedikit tersebut, Anda pun bisa langsung membuka rekening kapan saja. sehingga mitos investasi yang bilang bahwa membutuhkan banyak modal hanyalah bohong belaka.

4. Investasi Hanya Untuk Orang Tua

Mitos satu ini memang terdengar tidak masuk akal. Mungkin banyak orang berpendapat jika memasuki usia senja dan sudah mulai tidak produktif, investasi menjadi langkah yang tepat untuk bisa mendapatkan penghasilan. Sehingga, dengan melakukan investasi, Anda pun akan memiliki pegangan uang walaupun tidak bekerja.

Namun, Anda perlu tahu bahwa anggapan ini sangat salah dan keliru. Sebab jika Anda memulai menanam modal pada usia yang telah tua, tentunya Anda pun tidak bisa berinvestasi lebih lama dibandingkan yang melakukannya di usia muda. Sebab, sebenarnya investasi yang baik adalah investasi jangka panjang yang pernah kami bahas jenisnya apa saja di artikel ini.

Untuk itu, apabila Anda memulainya saat usia telah tua, maka keuntungan dari investasi yang Anda lakukan akan sangat lama. Hal ini membuat Anda tidak bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal. Tentunya sangat berbeda ketika Anda melakukan investasi sejak usia muda.

Pasalnya, ketika Anda melakukan investasi dalam usia yang tergolong masih muda, maka keuntungan yang Anda dapatkan ketika usia tua akan justru lebih banyak dan lebih berlipat ganda. Oleh karena itu, bisa dikatakan saat yang paling ideal untuk memulai investasi adalah usia yang masih muda dan produktif.

Sebab, ketika nantinya Anda menginjak usia senja, maka Anda pun telah bisa menikmati hasil keuntungan. Tentunya akan sangat terlambat apabila Anda baru memulai investasi ketika usia sudah tua. Hal ini dikarenakan hasil yang didapatkan tidak akan sebanyak ketika Anda berinvestasi di waktu muda.

5. Melakukan Investasi Hanya Saat Telah Berkeluarga

Banyak orang yang memiliki anggapan bahwa sebaiknya melakukan investasi ketika sudah berkeluarga. Sebab, banyak dari mereka yang ditanya alasan mengapa tidak melakukan investasi adalah karena masih berstatus single atau tidak berkeluarga.

Sebab, terdapat beberapa orang berpandangan bahwa akan lebih mudah jika melakukan investasi ketika telah berkeluarga. Mereka beranggapan bahwa ketika memulai investasi saat sudah berkeluarga justru lebih mudah lantaran mampu bekerja sama bersama pasangan.

Namun kenyataannya ketika Anda telah berkeluarga otomatis kebutuhan akan meningkat. Ditambah lagi ketika Anda telah memiliki anak atau momongan. Tentunya kebutuhan pun akan meningkat berkali kali lipat. Untuk itu, saat yang tepat dalam memulai investasi adalah ketika masih belum menikah.

Sebab, ketika Anda telah berkeluarga akan cenderung lebih sulit dibandingkan ketika Anda masih sendiri. Oleh karena itu, ada baiknya ketika masih muda dan single, namun telah berpenghasilan, Anda bisa memulai untuk melakukan investasi. Sehingga ketika telah menikah, Anda hanya perlu untuk meneruskan saja dan mengembangkannya.

Beberapa mitos terkait investasi tersebut memang banyak beredar. Hal ini menyebabkan banyak orang cenderung mundur atau tidak jadi melakukan investasi. Untuk itu, bagi Anda yang masih ragu-ragu sebaiknya Anda berpikir ulang. Sebab, hal tersebut hanyalah mitos belaka dan jika Anda memiliki pengetahuan akan investasi pastinya tidak akan mengalami mitos tersebut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *