Lompat ke konten

10 Kerugian Menggunakan Kredivo

kerugian menggunakan kredivo

Kerugian menggunakan Kredivo bisa dilihat dari saat Anda menggunakannya. Kredivo merupakan salah satu platform pembiayaan kredit pinjaman online yang cukup terkemuka di Indonesia. Sistem yang digunakan adalah membeli barang sekarang dan membayarkan nanti. 

Banyak orang yang sudah menggunakan Kredivo dan merasakan manfaat yang telah diberikannya. Namun dibalik semua keunggulan yang ia punya, ternyata Kredivo juga memiliki kerugian.

Apa saja kerugian menggunakan Kredivo? Berikut daftarnya.

1. Suku bunga  tinggi

Salah satu kerugian menggunakan Kredivo adalah suku bunga yang sangat tinggi apabila dibandingkan dengan pinjaman online lainnya. Sebab untuk suku bunga pinjaman Kredivo sebesar 2,95 %. Sangat besar apabila dibandingkan dengan pinjaman online lain seperti Flexi Cash dari Jenius BTPN, digibank KTA, Akulaku dan lain-lain.

Dengan suku bunga pinjaman lebih besar, maka Anda harus mengembalikan sejumlah uang dengan tambahan persenan dari bunga sehingga pengembaliannya menjadi lebih mhala. Bisa dikatakan Anda menjadi merugi karena suku bunga yang tinggi. Suku bunga tinggi bagi seorang yang hendak meminjam merupakan salah satu kerugian besar.

2. Denda keterlambatan yang besar 

Sama seperti pinjaman online lainnya, Kredivo juga memiliki denda keterlambatan. Denda keterlambatan ini diberikan kepada orang-orang yang melakukan angsuran pinjaman tidak sesuai dari waktu yang telah menjadi kesepakatan di awal.

Denda keterlambatan Kredivo sendiri mencapai 3 persen dari pinjaman yang diajukan. Sementara 3 persen ini dihitung harian tergantung keterlambatan Anda. Semakin banyak hari Anda terlambat maka semakin besar pula denda keterlambatan yang harus Anda bayar.

3. Harga barang menjadi lebih mahal

Sudah umum diketahui bahwa barang-barang yang biasanya dibeli secara kredit, jatuhnya akan memiliki harga  lebih mahal. Dengan nilai angsuran yang ditentukan, biasanya jika dikalikan harga barang  dibeli dengan cara mencicil bisa memiliki harga akhir 2 atau bahkan 3 kali lipat.

Sama halnya dengan Kredivo, harga barang yang dijual disana jatuhnya menjadi lebih mahal apabila menggunakan sistem Pay Later. Sehingga sama saja Anda harus membayar lebih untuk sebuah barang, jadi salah satu kerugian kredivo sebagai pembiayaan online adalah harga barang yang jauh menjadi lebih mahal.

4. Tanpa sadar membuat seseorang menjadi konsumtif

Dengan sistem kredit yang praktis dan proses yang mudah, adanya Kredivo sebagai platform pembiayaan kredit online memudahkan masyarakat atau pemakainya untuk berbelanja online. Namun dibalik kemudahan berbelanja tersebut, ternyata secara tidak sadar membuat seseorang menjadi konsumtif.

Karena seseorang menjadi membeli barang-barang  seharusnya tidak dalam kemampuan bayarnya sehingga harus membeli kredit. Kemudahan belanja itu justru menjadi bumerang bagi konsumen membuatnya menjadi lebih konsumtif. 

5. Risiko peretasan akun 

Baru-baru ini, banyak sekali kasus peretasan akun. Peretasan akun Kredivo membuat seseorang menjadi menanggung kerugian. Peretasan ini merupakan salah satu dari bentuk kerugian yang membuat seseorang harus menanggung sejumlah pinjaman atas namanya padahal bukan ia yang membeli barang.

Risiko lebih besar peretasan akun sangat merugikan karena segala informasi identitas juga terdapat di Kredivo, sehingga jika disalahgunakan akan membuat informasi pribadi seseorang menjadi tersebarluaskan. Jika peretasan hanya dilakukan seputar akun tidak masalah. Namun jika sudah menyangkut identitas yang sudah disebarluaskan menjadi sangat mengerikan.

6. Merupakan sesuatu yang termasuk perbuatan riba

Bagi Anda yang belum mengetahuinya, menggunakan pinjaman online Kredivo berarti melakukan aalan riba. Yang apabila Anda menganut agama Islam, merupakan tindakan yang dilarang oleh agama. Kredivo menjadi riba sebab mengambil bunga atas pinjaman, dengan suku bunga tergolong sangat tinggi.

Praktek riba dalam bentuk apapun tidak diperkenankan dalam islam. Meski terlihat sepele, membeli barang dicicil, namun ternyata hal tersebut merupakan sebuah amalan riba. Jadi bagi Anda yang beragama Islam, harus hati-hati dalam menggunakannya. Jangan mudah tergiur dengan kemudahan berbelanja, kemudian menyebabkan seseorang harus menanggung dosa riba yang membuat harta Anda menjadi tidak ada keberkahan.

7. Aktivitasnya terdaftar di BI Checking

Karena sudah resmi berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maka segala aktivitas yang dilakukan di akun Kredivo Anda akan masuk juga ke BI Checking. Termasuk jika Anda melakukan keterlambatan bayar, maka keterlambatan bayar kredit tersebut juga akan masuk ke BI Checking.

Jika sering melakukan keterlambatan bayar akan mempengaruhi nilai BI Checking Anda. membuat citra kredit Anda menjadi buruk. Sehingga untuk mengajukan pinjaman yang lebih besar seperti kredit kendaraan, Kredit Pembiayaan Rumah (KPR) menjadi pertimbangan tersendiri sebab riwayat kredit buruk, proses akan menjadi lebih sulit.

Jadi sebelum benar-benar memutuskan mengambil pinjaman online menggunakan Kredivo, pastikan dulu bahwa Anda benar-benar bisa membayar secara tepat waktu. Sebab jika tidak, Anda akan menerima konsekuensi bahwa citra kredit ANda menjadi buruk, dan proses kredit selanjutnya menjadi lebih sulit.

8. Jangka waktu pembayaran yang pendek

Kerugian selanjutnya menggunakan kredit Kredivo adalah jangka waktu pembayaran angsuran atau tenor pinjaman yang pendek. Apabila dibandingkan dengan pinjaman online lainnya, Kredivo ini hanya memiliki tenor pinjaman yang pendek.

Tenor pinjamannya hanya sepanjang 30 hari, waktu yang cukup pendek untuk mengangsur kredit Anda. sehingga sangat rawan sekali terjadi keterlambatan. Jadi sebelum memutuskan menggunakannya, pikirkan matang-matang terlebih dahulu. Jangan mudah mengambil keputusan yang pada akhirnya akan merugikan diri Anda sendiri.

9. Risiko penyalahgunaan data diri

Ketika hendak meminjam kredit di Kredivo, maka Anda harus memasukkan terlebih dahulu identitas diri Anda, termasuk juga data pendukung identitas diri seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sedangkan saat ini marak sekali aplikasi yang menjual data konsumennya untuk diperjualbelikan.

Maka dari itu, bukan berarti ketika Anda menggunakan satu aplikasi kemudian data Anda lantas aman. Anda tetap menanggung risiko penyelahgunaan data diri karena mempercayakan data diri Anda pada aplikasi tertentu. Jadi bagi Anda yang sangat menjaga privasi dan ingin hidup tanpa gangguan, sebaiknya Anda mengamankan kontak HP dari pinjol sebelum menggunakan jasa mereka. 

10. Risiko dihubungi terus-terusan oleh Debt Collector

Terakhir, adalah risiko dihubungi secara terus-terusan oleh debt collector apabila Anda telat melakukan pebayaran. Dihubungi oleh debt collector tidak hanya sekedar SMS atau aplikasi pesan sejenisnya, namun Anda bisa di spam dari segala jenis sosial media hingga kontak Anda.

Tak tanggung-tanggung, ketika Anda telat membayar, debt collector dari pihak Kredivo bahkan bisa menghubungi Anda setiap jamnya, sehingga membuat hari-hari Anda menjadi tidak nyaman dan tenang. Apalagi bagi Anda yang bekerja, hal ini membuat Anda akan sangat terganggu. Anda akan ditelepon setiap jamnya oleh pihak debt collector untuk melunasi angsuran bulanan Anda. 

Risiko ini harus dipertimbangan sebelum memutuskan melakukan kredit pembelian barang, sebab hidup dikejar debt collector bukan merupakan kehidupan yang nyaman. Sehingga akan sangat mengganggu kenyamanan Anda.

Berikut merupakan 10 kekurangan menggunakan Kredivo. Bagi Anda yang hendak menggunakannya, lebih baik pikirkan secara matang-matang terlebih dahulu. Supaya Anda bisa menerima segala risiko di atas. 

nv-author-image

Clean Qurrota Ayun

Clean Qurrota A'yun adalah mahasiswa Ekonomi di UPN Veteran Yogyakarta yang senang menulis topik-topik seputar literasi finansial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.