Cara Membeli Saham Luar Negeri

C:\Users\DELL\Downloads\Tanpa judul (42 x 50 cm) (42 x 42 cm).png

Banyak perusahaan besar di dunia seperti Apple, Google, Walt Disney dan sebagainya yang tidak merilis sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Saham-saham perusahaan besar tersebut hanya di jual di pasar modal besar seperti New York Stock Exchange (NYSE). Oleh karena itu, Anda perlu membeli saham luar negeri jika Anda ingin berinvestasi di perusahaan-perusahaan tersebut. 

Dulu, cara membeli saham perusahaan luar negeri relatif sulit. Terlebih Bursa Efek Indonesia atau IDX tidak menjual saham-saham tersebut. Namun kini, dengan bantuan teknologi Anda bisa membeli saham-saham luar negeri dengan cara yang jauh lebih mudah. 

Cara Membeli Saham Luar Negeri

Berikut ini cara membeli saham perusahaan luar negeri yang dapat Anda ikuti:

  1. Memilih Saham Perusahaan Yang Anda Inginkan

Berbeda dengan membeli saham perusahaan nasional, harga saham perusahaan luar negeri cenderung lebih mahal. Hal ini karena harga saham jenis ini sangat bergantung pada nilai tukar mata uang asli saham tersebut terhadap rupiah. 

Contoh, jika Anda ingin membeli saham Apple (AAPL). Saat ini harga saham perusahaan tersebut adalah sebesar 143,29 USD per lembar. Artinya, untuk membeli 1 lembar saham perusahaan Apple, Anda butuh uang sekitar 2 juta rupiah. 

Contoh lagi apabila Anda ingin membeli saham perusahaan hiburan asal Korea Selatan SM Entertainment. Saat ini harga per lembar saham perusahaan tersebut adalah sebesar 76.500 won atau sekitar 911.686 rupiah. Jadi, Anda perlu merogoh kocek sebesar 91 juta untuk membeli 1 lot saham perusahaan ini. 

Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk membeli saham perusahaan asing Anda perlu mempertimbangkan harga saham perusahaan tersebut dan budget yang Anda miliki. Perhatikan juga risiko-risiko lain seperti risiko perubahan harga dan lain sebagainya. 

  1. Memilih Perusahaan Broker 

Setelah menentukan saham perusahaan apa yang akan Anda beli, langkah selanjutnya adalah memilih perusahaan broker. Ada dua jenis perusahaan broker yang pertama adalah perusahaan broker nasional dan yang kedua adalah perusahaan broker internasional. 

Kelebihan perusahaan broker nasional adalah perusahaan ini memiliki payung hukum yang jelas di Indonesia. Adapun kekurangannya adalah seringkali instrumen investasi yang ditawarkan cukup terbatas dan menggunakan software yang kurang reliable

Di sisi lain, perusahaan broker internasional memiliki variasi instrumen investasi yang jauh lebih beragam dan menggunakan sistem yang patut diandalkan. Hanya saja, tidak semua perusahaan broker internasional memiliki legalitas untuk beroperasi di Indonesia. 

Sebagai gantinya, Anda dapat mencari perusahaan broker yang memiliki izin operasi dari lembaga keuangan nomor 1 di dunia seperti, Financial Conduct Authority (FCA) UK, Australian Securities and Investment Commission (ASIC) dan Financial Industry Regulatory Authority (FINRA) Amerika Serikat. 

Lembaga-lembaga tersebut dikenal memiliki metode sertifikasi yang ketat. Tujuannya adalah agar dana investasi Anda diamanatkan di perusahaan broker yang aman dan terpercaya. 

  1. Membuat Rekening Efek di Perusahaan Broker

Tahap selanjutnya adalah membuat rekening efek di perusahaan broker. Perlu Anda ketahui bahwasanya seringkali perusahaan broker baik nasional maupun internasional menawarkan berbagai jenis rekening atau akun dengan spesifikasi yang berbeda-beda. 

Spesifikasi ini meliputi rincian biaya, nilai transaksi minimal dan maksimal, besaran leverage (jika Anda tertarik untuk trading) dan bahkan akun syariah. Pelajari rincian tersebut dan tentukan jenis rekening apa yang Anda inginkan. 

Pilih jenis rekening tersebut dan klik daftar. Isi data-data yang diperlukan dengan benar dan baca syarat dan ketentuan dengan hati-hati lalu klik daftar dan tunggu verifikasi yang akan dikirim ke email atau nomor telepon Anda. 

Tunggu akun Anda diaktifkan oleh perusahaan. Masing-masing perusahaan broker memiliki kebijakan yang berbeda mengenai hal ini. Jadi, pastikan Anda mempelajari hal ini juga. 

  1. Kirim Deposito

Jika akun Anda telah aktif, langkah selanjutnya adalah mengirim deposito. Saat ini sudah banyak perusahaan broker internasional yang bekerja sama dengan perbankan dalam negeri sehingga Anda bisa lebih mudah mengirim atau mencairkan dana investasi Anda. 

Selain melalui bank, Anda juga bisa mengirim deposito atau mencairkan dana melalui dompet digital internasional seperti Neteller atau Skrill dan melalui mata uang kripto (jika punya). 

Setelah mengirim deposito, Anda perlu menunggu beberapa saat sebelum dana deposito Anda siap diinvestasikan. Jika sudah siap, Anda sudah bisa langsung membeli saham luar negeri yang Anda inginkan baik melalui aplikasi atau website yang disediakan perusahaan. 

Kelebihan dan Kekurangan Saham Luar Negeri

Perusahaan luar negeri tentu memiliki kelebihan dan risiko yang berbeda dengan perusahaan domestik. Berikut ini kelebihan dan kekurangan saham luar negeri yang harus Anda pertimbangkan:

Kelebihan

  1. Bisa membeli saham perusahaan-perusahaan besar dunia seperti Apple, Google, Johnson and Johnson, Walt Disney dan lain sebagainya. 
  2. Instrumen investasi yang lebih beragam. Umumnya pasar modal-pasar modal dunia yang memiliki nilai kapitalisasi pasar yang lebih besar dari BEI cenderung menawarkan instrumen investasi yang lebih banyak dan variatif dari yang ditawarkan BEI. 
  3. Diversifikasi portofolio. Harga saham luar negeri sangat bergantung pada kondisi ekonomi global dan negara tempat saham tersebut dirilis sementara, harga saham dalam negeri bergantung pada ekonomi nasional. Artinya, jika Anda memiliki keduanya sekaligus, nilai investasi Anda relatif akan lebih aman kecuali jika ada kejadian yang mengguncang ekonomi global dan ekonomi nasional sekaligus. 
  4. Bisa beli saham dengan satuan di bawah 1 lembar saham. Untuk menyiasati nilai kurs yang tinggi, tak jarang perusahaan broker menawarkan pembelian saham secara fraksi atau Anda bisa membeli saham sebanyak 0.1-0.9 lembar sesuai dengan kemampuan finansial Anda. 
  5. Bebas komisi. Dalam beberapa kondisi tertentu, perusahaan broker sering menawarkan bebas komisi penjualan untuk menarik nasabah baru. 
  6. Berinvestasi di pasar modal dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di dunia. Tak dapat dipungkiri bahwasanya pasar modal Amerika Serikat adalah pasar modal dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia. Meskipun pernah diguncang depresi tahun 1928 dan krisis finansial tahun 2008, pasar modal negeri Paman Sam ini masih dianggap tempat investasi paling aman. Sebab, banyak perusahaan dengan volume dan likuiditas besar listing di pasar modal ini. 

Kekurangan

  1. Riskan terhadap nilai tukar. Semakin mahal nilai tukar dollar terhadap rupiah, maka semakin mahal pula nilai investasi yang Anda miliki. Begitupun sebaliknya. 
  2. Riskan terhadap perilaku spekulasi. Ada beberapa transaksi trading seperti short selling yang tidak diperbolehkan di Indonesia tapi diperbolehkan di pasar luar negeri sehingga risiko perubahan harga akibat perilaku spekulasi dan trading terbilang lebih besar di saham luar negeri daripada saham nasional. 
  3. Tidak memiliki payung hukum jika Anda menggunakan jasa perusahaan broker internasional. Ini karena beberapa transaksi trading di perusahaan tersebut masih belum disetujui oleh BAPPEBTI. 

Nah, itu tadi cara membeli saham luar negeri yang dapat Anda ikuti beserta kelebihan dan kekurangannya. Pertimbangkan kelebihan dan kekurangan tersebut agar investasi Anda menguntungkan. 

Meta Description:

Dibandingkan dengan investasi di perusahaan nasional, investasi di perusahaan internasional relatif lebih menguntungkan. Berikut ini cara membeli saham luar negeri.