Lompat ke konten

7 Keuntungan Investasi Saham

Keuntungan Investasi Saham

Saham adalah salah satu instrumen investasi yang populer karena digadang-gadang dapat mendatangkan keuntungan yang cukup besar. Lebih dari itu, investasi dengan menggunakan sekuritas ini sekarang juga tidak perlu menyimpan barang dalam bentuk fisik.

Namun demikian, investasi saham juga mendatangkan risiko yang tidak kalah besarnya.

Berikut keuntungan investasi saham yang patut Anda pertimbangkan:

1. Potensi Passive Income

Keuntungan yang pertama adalah Anda bisa mendapatkan passive income yang bisa Anda persiapkan untuk masa depan seperti, untuk sekolah anak, untuk dana darurat, dana pensiun dan lain sebagainya. 

Passive income dalam saham bisa diperoleh dengan dua cara yaitu capital gain dan dividen. Anda akan mendapatkan capital gain jika harga jual saham tersebut lebih rendah daripada harga ketika Anda membelinya. 

Misalnya, Anda membeli 1 lot saham A seharga 700 per lembar dan menjualnya di harga 1000 per lembar. Maka dari itu, Anda akan mendapat capital gain sebesar 30.000 rupiah (300 x 100). 

Sementara itu, Anda akan mendapatkan pendapatan pasif dari dividen apabila perusahaan emiten memutuskan untuk membagi laba mereka kepada para investor. Misalnya perusahaan A mendapat laba 1.000.000.000 dan 50% nya dibagi untuk investor. 

Pada saat yang sama, ada 100.000 lembar saham A yang dijual di bursa. Maka dari itu, masing-masing saham mendapatkan dividen sebesar 500.000.000 : 100.000 atau 5.000 per lembar saham. Jadi jika Anda punya 1 lot saham A, maka Anda bisa mendapatkan income sebesar 500.000 rupiah. Lumayan bukan?

Banyak pihak yang memperkirakan bahwa keuntungan investasi saham dalam satu tahun bisa sekitar 7%. Tentu nilai ini jauh lebih tinggi dibandingkan reksa dana atau obligasi yang hanya 5-6% atau deposito yang hanya sekitar 2 sampai 3% apalagi dikala kondisi pandemi seperti ini. Keuntungan ini tentu bisa lebih tinggi lagi jika Anda pandai memilih saham jangka panjang. 

2. Terlibat Dalam RUPS Perusahaan

Kelebihan memiliki saham dibandingkan sekuritas yang lain adalah pemilik saham mempunyai hak untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan perusahaan dalam RUPS sementara pemilik sekuritas lain seperti, obligasi atau reksa dana tidak. 

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) ini, Anda bisa menentukan siapa saja yang berhak duduk di kursi komisaris atau direktur serta menentukan kebijakan operasional perusahaan lainnya. 

Namun biasanya, perusahaan hanya mengundang investor yang memiliki saham dengan jumlah tertentu untuk terlibat langsung dalam RUPS. Sedangkan investor saham ritel umumnya hanya terlibat untuk voting saja. 

3. Modal Investasi Rendah dan Bisa di Top Up

Beberapa puluh tahun lalu Anda perlu beberapa puluh juta untuk berinvestasi di saham. Tapi saat ini hanya dengan 10.000 rupiah Anda sudah bisa berinvestasi di instrumen ini. Tapi, tentu saja dengan modal segitu yang bisa Anda beli hanyalah saham yang harga per lembarnya di bawah 100 rupiah. 

Tapi Anda tidak perlu khawatir. Sebab, dengan kecanggihan teknologi seperti sekarang ini, modal investasi saham bisa di top up atau diisi ulang hanya dengan menggunakan aplikasi saja. Dengan modal yang rendah dan bisa diisi ulang ini, seorang investor saham pemula bisa meminimalisir risiko yang ditanggung karena bisa berinvestasi sambil belajar juga.

4. Bisa Dicairkan Dengan Mudah

Tidak hanya diisi ulang dengan mudah, investasi saham kini juga bisa dicairkan dengan mudah hanya melalui aplikasi handphone saja. Caranya tentu saja dengan membuka aplikasi investasi di gawai Anda lalu menjual sebagian atau keseluruhan portofolio saham yang Anda miliki. 

Setelah Anda memasukkan perintah jual, pihak perusahaan sekuritas pengelola aplikasi akan segera menjualkan saham tersebut. Setelah saham berhasil terjual, uang hasil pencairan tersebut akan langsung masuk ke rekening saham Anda dan kalau Anda membutuhkannya segera, Anda bisa memindahkan dana tersebut dari rekening saham ke rekening bank pribadi. Biasanya proses ini membutuhkan waktu dua sampai 7 hari kerja.

Dengan kemudahan ini, tentu tidak heran jika semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk menjadikan saham sebagai instrumen investasi untuk masa depan mereka. 

5. Biaya Investasi Rendah

Tidak hanya bisa diisi ulang, kemudahan lain dari investasi saham khususnya investasi saham online adalah biaya investasi yang rendah. Perlu Anda ketahui bahwasanya terdapat biaya investasi yang harus Anda bayarkan. Biaya investasi ini seperti, biaya levy, biaya pajak, biaya jasa perusahaan sekuritas dan lain-lain. 

Saat ini banyak perusahaan sekuritas yang berlomba-lomba untuk membebankan biaya investasi yang rendah untuk menarik investor baru sebagai nasabah mereka. Bahkan saat ini ada perusahaan sekuritas yang menawarkan biaya investasi sebesar 0,15%. Ini artinya, jika Anda membeli saham sebesar 1.000.000 rupiah, biaya yang harus Anda bayarkan hanyalah 15.000 rupiah saja. 

6. Instrumen Alternatif Tabungan

Keuntungan lain dari investasi saham adalah investasi ini dapat Anda jadikan sebagai alternatif dari tabungan. Ini artinya, uang Anda akan ditaruh di berbagai tempat sesuai dengan kebutuhan Anda kedepannya. 

Misalnya, untuk dana darurat dan kebutuhan sehari hari ditaruh di tabungan seemntara untuk kebutuhan jangka panjang ditaruh di saham dan lain sebagainya. Dengan demikian, kalau semisal uang Anda yang di tabungan hilang, Anda masih punya uang di saham sehingga aset Anda bisa lebih aman. 

7. Aman dan Transparan

Boleh dibilang bahwa pasar saham adalah salah satu pasar yang paling transparan. Sebab, Anda bisa secara langsung memantau pergerakan harga saat itu (real time) dari aplikasi di handphone maupun laptop saja. Selain itu, Anda juga bisa memantau kinerja perusahaan melalui laporan keuangan, laporan tahunan serta berita-berita di media masa mengenai perusahaan tersebut. 

Tentunya, keamanan dan transparansi ini  bukan datang dengan tanpa usaha. Supaya terhindar dari penipuan, pastikan Anda membeli saham dari jalur yang legal (simak cara membeli saham untuk pemula berikut) serta membeli saham dari emiten yang legal pula. Tingkat transparansi ini juga akan berkurang jika Anda tidak dengan baik memeriksa berbagai berita yang berkaitan dengan perusahaan dan laporan keuangan perusahaan tersebut. 

Oleh sebab itu, untuk menunjang investasi saham Anda dalam jangka panjang, Anda juga perlu mempelajari cara membaca laporan keuangan perusahaan dengan baik dan benar. 

Investasi saham kini dapat dilakukan dengan mudah. Anda tinggal mendaftarkan diri ke perusahaan sekuritas dan mengunduh aplikasi online trading yang disediakan oleh perusahaan tersebut. Bahkan saat ini Anda bisa mendaftar ke perusahaan sekuritas secara online dengan tanpa mencetak dan mengirim dokumen apapun. Manfaatkan kemudahan investasi ini untuk berinvestasi saham jangka panjang yang aman dan menguntungkan.

nv-author-image

Farichatul Chusna

Setelah lulus dari Ilmu Ekonomi Universitas Gadjah Mada, Farichatul Chusna aktif sebagai penulis artikel ekonomi, investasi, bisnis, dan keuangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.