Lompat ke konten

Perbedaan Menabung dan Investasi, Mana Yang Lebih Baik?

menabung vs investasi

Terdapat banyak cara yang bisa ditempuh agar terbebas secara finansial di masa depan atau saat Anda pensiun nanti, misalnya dengan menabung dan investasi. Kedua aktivitas ini melibatkan proses penyimpanan hasil pendapatan untuk kepentingan di masa depan. Meski begitu, menabung dan investasi merupakan dua hal yang tidak sama. Apa perbedaannya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian Menabung

Menabung adalah aktivitas menyisihkan dana, sebagai persiapan untuk kebutuhan jangka pendek, jangka panjang, serta kondisi darurat. Dalam menabung, sejumlah uang dari pemasukan disisihkan untuk disimpan pada tabungan.

Pengertian Investasi

Sementara investasi adalah penanaman modal untuk mengembangkan uang yang dimiliki dengan tujuan memperoleh keuntungan. Harapan investor adalah mendapat keuntungan di kemudian hari.

Ketahui lebih lengkap apa yang dimaksud dengan investasi seperti yang pernah InvestBro bahas sebelumnya.

Menabung vs Investasi

1. Fungsi Yang Berbeda

Memiliki pengertian yang berbeda, tentunya fungsi dari menabung dan investasi juga tidaklah sama. Menabung biasanya digunakan sebagai alokasi dana cadangan yang bisa dimanfaatkan sewaktu waktu guna mencukupi kebutuhan sehari hari atau dalam kondisi darurat. Sesuai dengan fungsinya yang untuk berjaga jaga, dana tabungan sendiri biasanya disimpan pada media yang bisa dengan mudah diakses oleh pemiliknya jika membutuhkan.

Menabung berbeda dengan investasi yang kegiatannya melakukan penanaman modal pada instrumen tertentu. Dana yang ditanam umumnya dimasukkan dalam instrumen investasi dalam jangka panjang untuk mendapatkan keuntungan di masa mendatang.

Keuntungan yang diperoleh dari investasi berupa bunga dari modal yang ditanam, dan lazimnya bunga tersebut baru bertumbuh setelah 3 sampai dengan 5 tahun melakukan investasi. Oleh karena itu, investasi cenderung digunakan sebagai kebutuhan dana pensiun atau kebutuhan pendidikan anak di masa depan.

2. Kemudahan untuk Akses Simpanan

Dana tabungan umumnya disimpan pada media yang bisa dengan mudah diakses oleh pemilik. Kemudahan untuk akses simpanan ini menjadi salah satu perbedaan menabung dan investasi. Karena investasi berbeda dengan karakteristik tabungan yang dananya bisa diambil sesuka hati Anda.

Dana tabungan bisa diambil dengan datang ke bank langsung atau melalui ATM, jika Anda menyimpannya di rekening. Jika menyimpan di koperasi, maka proses pengambilan dana tabungan bisa dilakukan dengan mendatangi koperasi. Selain itu, tidak ada batasan dalam pengambilan uang tabungan tersebut atau dengan kata lain Anda bisa saja mengambil semua yang disimpan.

Namun hal tersebut tidak berlaku pada kegiatan investasi. Saat Anda menginvestasikan uang, maka modal tersebut tidak bisa diambil sewaktu waktu layaknya tabungan. Sebab investasi biasanya memiliki jangka periode dalam pengambilan uangnya. Jangka periode ini membatasi akses Anda dalam pengambilan uang. Karena investasi sendiri memang ditujukan untuk penyimpanan jangka panjang.

3. Bentuk dan Jenis Produk

Ketika Anda melakukan kegiatan menabung, maka yang digunakan umumnya adalah uang. Uang ini akan disimpan dalam bentuk uang tabungan atau deposito di bank atau koperasi yang telah Anda percaya. Tapi dalam investasi, terdapat berbagai macam instrumen yang tersedia pada proses kegiatannya.

Investasi sendiri mempunyai dua jenis, yaitu investasi dalam bentuk keuangan dalam berbagai produk pasar modal dan dalam bentuk aset riil. Investasi dalam bentuk keuangan dalam produk pasar modal misalnya obligasi, saham, hingga reksa dana. Aneka instrumen investasi ini bisa bertumbuh sesuai dengan keadaan pasar.

Potensi keuntungan yang akan Anda peroleh pun bisa jauh lebih besar dari investasi dalam bentuk keuangan dalam produk pasar modal, bila dibandingkan dengan tabungan biasa. Sementara untuk investasi dalam bentuk aset riil misalnya aneka produk barang properti, atau dalam bentuk emas.

4. Sumber Keuntungan

Mempunyai bentuk dan jenis produk yang berbeda, sudah sewajarnya jika sumber keuntungan yang akan Anda peroleh dari kegiatan menabung dan investasi tidaklah sama. Dalam hal ini, bukan tidak mungkin mendapat keuntungan dari menabung. Jika hanya menabung di celengan, mungkin benar jika tidak ada keuntungan lebih yang akan diperoleh.

Namun berbeda jika Anda menabung di bank, yang mana bisa mendapat keuntungan dari bunga atau bagi hasil pada produk tabungan bank syariah. Sedangkan sumber keuntungan dari kegiatan investasi umumnya dari imbal hasil, atau dari selisih harga beli dan harga jual misalnya pada bentuk investasi aset riil.

Jadi jika dilihat dari nominal atau jumlah keuntungannya, sebenarnya investasi akan lebih unggul bila dibandingkan dengan menabung. Apalagi seiring dengan berjalannya waktu, investasi sekarang hadir dengan konsep modern yang jauh lebih mudah diakses oleh masyarakat meskipun dengan dana terbatas.

Kini, Anda sudah bisa memulai investasi meski hanya dengan modal minim yaitu dari Rp. 100.000 saja. Sebab berbagai instrumen investasi seperti saham, reksa dana, pendanaan di P2P lending, dan sebagainya bisa dimulai dengan penyetoran modal minim. Keuntungan yang didapat dari kegiatan ini pun relatif tinggi.

5. Tingkat Risiko

Meski investasi mampu menawarkan keuntungan yang jauh lebih besar bila dibandingkan dengan menabung. Namun perlu diingat bahwa investasi memiliki sifat high risk high return. Itu berarti semakin tinggi keuntungan yang bisa Anda peroleh, maka akan semakin tinggi pula risiko yang menanti di depan mata.

Jadi bila ditinjau dari segi risiko, maka bisa dibilang bahwa tabungan mempunyai tingkat risiko yang jauh lebih kecil dari investasi. Tabungan tergolong aman untuk menyimpan uang tanpa Anda harus khawatir akan kehilangan dana ketika proses penyimpanannya. Terlebih jika Anda memilih bank dengan reputasi ternama untuk menyimpan tabungan.

Sebaliknya, kegiatan investasi mempunyai tingkat risiko yang cukup tinggi. Misalnya dalam berinvestasi pada modal saham di suatu perusahaan. Maka Anda mempunyai risiko kehilangan modal yang telah ditanam, apabila perusahaan tempat berinvestasi mengalami bangkrut atau tidak likuid.

6. Kemampuan Nasabah

Perbedaan menabung dan investasi berikutnya bisa dilihat dari kemampuan nasabah. Karena setiap orang bisa saja melakukan kegiatan menabung di bank, dan mendapat keuntungan dari aktivitas tersebut meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak. Namun berbeda dengan investasi yang membutuhkan keterampilan.

Tentunya dalam melakukan investasi, Anda memerlukan kecakapan dan keterampilan untuk melihat situasi pasar modal. Jika tidak, maka Anda akan kesulitan untuk mendapat keuntungan yang diharapkan. Terlebih jenis instrumen investasi ini sangat beragam, perlu sikap cermat untuk mencari produk yang tepat bagi diri sendiri.

7. Keuntungan

Mana kah yang jauh lebih menguntungkan antara kedua kegiatan menyimpan uang tersebut? Ternyata investasi belum tentu lebih menguntungkan dan sebaliknya. Yang perlu dilihat adalah apa tujuan Anda, apakah jangka pendek atau jangka panjang.

Apabila tujuan Anda adalah memenuhi berbagai kebutuhan jangka pendek dan sewaktu waktu uang bisa diambil, maka menabung akan dinilai jauh lebih menguntungkan. Sedangkan jika tujuan Anda lebih mengarah ke jangka panjang, maka investasi umumnya akan dinilai lebih mampu memberi keuntungan yang memuaskan.

Setelah melihat berbagai perbedaannya, Anda mungkin bertanya tanya. Jadi, tidak ada yang lebih baik di antara menabung dan investasi. Idealnya, menabung dan investasi seharusnya saling melengkapi. Dengan membagi pendapatan secara tepat, maka besar peluang Anda untuk terbebas finansial di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.

nv-author-image

Pratomo Eryanto

Pratomo Eryanto memiliki motto "Investasi tidak harus membosankan". Sebagai penggiat dunia pasar saham, Pratomo memiliki misi meningkatkan literasi finansial masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.