Lompat ke konten

Review Bank Raya: Kelebihan dan Kekurangan

Review lengkap Bank Raya

Salah satu perusahaan BUMN, Bank Rakyat Indonesia (BRI), telah meluncurkan lini digital yang bernama Bank Raya. Bank tersebut merupakan bank digital pertama yang diinisiasi oleh perusahaan perbankan pelat merah di Indonesia.

Berikut review Bank Raya yang membahas produk, fitur, cara daftar, kelebihan, dan kekurangannya.

Tentang Bank Raya

Bank Raya merupakan perusahaan perbankan dengan nama resmi PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), berada di bawah naungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sebelumnya, Bank Raya dikenal sebagai PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga (BRI Agro) Tbk.

BRI Agro memutuskan mengubah model bisnis mereka secara keseluruhan menjadi bank digital pada 2021. Aplikasi bank digital Bank Raya 2.0 diluncurkan pada 22 Februari 2022.

Bank Raya menggaet 713.000 nasabah per Juni 2022, dan ditargetkan akan tembus 1 juta rekening pada akhir tahun. Jika angka tersebut tercapai, Bank Raya akan menjadi salah satu bank digital terpopuler di tanah air. Kredit digital yang berhasil disalurkan kepada nasabah mencapai Rp 652 miliar pada semester pertama 2022.

Bank Raya bukan penipu karena telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan menjadi peserta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Jadi, transaksi keuangan yang dilakukan di Bank Raya terjamin keabsahannya.

Sebagai bank digital pelat merah, Bank Raya membidik nasabah di segmen gig economy atau pekerja informal, yang sangat sesuai dengan kultur perekonomian di Indonesia dan jumlahnya mencapai 46,4 juta pekerja.

Dengan dukungan infrastruktur keuangan yang mumpuni dan menjangkau sampai ke pelosok, Bank Raya bercita-cita menjadi bank digital pertama yang merangkul pelaku usaha di segmen informal. Antara lain, dengan mengembangkan produk digital baik saving (penyimpanan) maupun lending (pinjaman), dan pengembangan bisnis O2O (online to offline).

Produk Bank Raya

Bank Raya memiliki empat produk utama, yaitu tabungan digital, kartu debit, paylater, dan pinjaman produktif.

1. Simpanan digital

Bank manapun, baik konvensional maupun digital, sudah tentu produk utamanya adalah simpanan atau tabungan. Produk simpanan di Bank Raya bernama Tabungan Raya Digital (Raya Digital Savings), yang menawarkan suku bunga hingga 7% per tahun dan dibayarkan per hari.

Keunggulan dari Tabungan Raya Digital adalah rekening yang dapat didaftarkan dengan sistem online sepenuhnya, gratis biaya administasi bulanan, dan tanpa saldo minimal. Pemilik Tabungan Raya Digital juga diuntungkan jika menggunakan rekening ini untuk bertransaksi di BRI Group di seluruh Indonesia.

2. Kartu debit GPN

Pemilik Raya Digital Savings dibekali kartu debit GPN (penggunaan dalam negeri) untuk memudahkan transaksi. Kartu debit ini memungkinkan nasabah untuk melakukan pembayaran debit pada mesin EDC, serta melakukan tarik tunai, setor tunai, dan transfer melalui ATM BRI seluruh Indonesia.

Penerbitan kartu debit Raya dapat dilakukan pada kantor cabang BRI terdekat Anda, tanpa pungutan biaya alias gratis. Anda hanya cukup menunjukkan kepemilikan rekening Tabungan Raya Digital (bisa dibuka melalui aplikasi) dan KTP sebagai tanda pengenal.

Sayangnya, BRI belum memberi fasilitas pengajuan kartu debit secara online lalu mengirimkannya ke alamat nasabah. Namun, Bank Raya berjanji akan segera memberi fitur request kartu debit ini di aplikasi secepatnya.

3. Pinjaman online PINANG

Pinjaman Tenang (PINANG) merupakan produk pinjaman online Bank Raya yang ditujukan kepada para pelaku gig economy, yakni mereka yang bekerja secara informal maupun yang pekerjaannya berjalan dari proyek ke proyek, seperti misalnya pekerja lepas (freelancer).

Produk ini bersaing dengan Flexi Cash dari Jenius yang juga menawarkan pinjaman online dengan proses yang mudah.

PINANG Bank Raya memiliki empat jenis pinjaman online yang dibedakan berdasarkan sasaran, plafon, suku bunga, dan tenornya. Yaitu:

  • PINANG Maxima: diberikan kepada segmen ritel, yaitu perorangan/perusahaan yang bergelut pada ekosistem rantai pasok (supply chain) bagi mitra usaha fintech, agregator, korporasi BRI Group, perusahaan mitra, maupun e-commerce.
    Perusahaan minimal telah berjalan selama 2 tahun. Plafon pinjaman PINANG Maxima di atas Rp 100 juta dengan tenor hingga 12 bulan.
  • PINANG Performa: merupakan pinjaman online yang diberikan kepada pekerja informal untuk pembiayaan sektor usaha produktif dan pengembangan bisnis. Pinjaman yang dapat diajukan antara Rp 500 ribu hingga Rp 100 juta, tergantung profil usaha dan profil kredit calon debitur. Tenor PINANG Performa paling lama adalah 24 bulan.
  • PINANG Flexi: adalah produk pinjaman Bank Raya yang fleksibel, sasarannya adalah pekerja informal yang kerap gagal mendapatkan kredit karena dianggap “tidak memiliki pekerjaan tetap”. Berbeda dengan Maxima dan Performa yang dikhususkan untuk pengembangan usaha, PINANG Flexi dapat digunakan sebagai dana tak terduga (emergency fund), baik yang bersifat produktif maupun konsumtif.
    Nominal pinjaman adalah Rp 500 ribu sampai Rp 25 juta. Suku bunga tergolong ringan: 1,24% per bulan, dengan tenor maksimal 18 bulan.
  • PINANG Connect: PINANG Connect merupakan produk Bank Raya yang menggunakan skema peer to peer lending (P2P lending), di mana Bank Raya sebagai fintech menyalurkan kredit dari masyarakat yang memiliki dana (lender/pemberi pinjaman) dengan masyarakat yang memerlukan pinjaman (borrower/peminam).
    Plafon PINANG Connect cukup besar, yaitu Rp 100 juta sampai Rp 2 miliar. Jangka waktu pengembalian antara 1 bulan hingga 12 bulan. Suku bunganya bervariasi antara 13% sampai 18%, tergantung pinjaman yang diambil dan tenor pelunasan.

4. Paylater by PINANG Flexi

Dana talangan PINANG (Paylater) merupakan kolaborasi antara Bank Raya dengan Bank BRI. Ada dua jenis plafon yang diterapkan sesuai level keagenan nasabah, yaitu Jawara (talangan maksimal Rp 15 juta) dan Juragan (talangan maksimal Rp 25 juta).

Menariknya, PINANG Paylater tidak membebankan bunga, hanya biaya layanan yang jumlahnya bervariasi sesuai plafon yang disetujui. Sayangnya, tenor hanya 7 hari dan tidak ada pilihan jangka waktu lainnya.

Fitur Aplikasi Bank Raya

Bank Raya memiliki sejumlah fitur yang merupakan kelengkapan wajib sebuah bank digital, seperti transfer, pembelian, dan pembayaran. Selain itu, terdapat pula fitur-fitur yang merupakan ciri khas Bank Raya. Apa saja fitur-fitur tersebut?

1. Buka rekening online

Fitur yang satu ini boleh dibilang fasilitas wajib yang ada pada bank digital. Salah satu kekuatan bank digital adalah kemampuannya untuk membuka rekening nasabah secara online sepenuhnya.

Bank Raya tentu juga memiliki fitur ini. Anda dapat bergabung menjadi nasabah Bank Raya tanpa perlu mendatangi kantor cabang Bank Raya atau BRI, juga tidak usah membawa dokumen bermacam-macam, cukup dilakukan dari smartphone.

2. Saku dalam rekening

Fitur unggulan Bank Raya adalah opsi membuat saku atau penyimpanan terpisah dalam satu rekening, mirip seperti “kantong” pada Bank Jago. Di Bank Raya Anda dapat membuat tiga saku sekaligus, yaitu Saku Bujet, Saku Jaga, dan Saku Pintar.

Tab "Tabungan" pada aplikasi yang menunjukkan daftar saku.

Saku Bujet merupakan saku utama. Anda dapat menggunakannya sebagai simpanan default serta mengatur kebutuhan dan gaya hidup Anda, seperti membayar tagihan rutin, pembelian produk, maupun transfer dana. Anda dapat membuat sampai 4 Saku Bujet.

Saku Jaga adalah kantong untuk menyimpan dana darurat nasabah. Anda dapat menyimpan dan menarik saldo dari saku ini kapan saja, tanpa ada denda atau potongan biaya. Maksimal Anda bisa membuat sampai 3 Saku Jaga.

Sedangkan Saku Pintar difungsikan sebagai pos khusus untuk menabung. Anda dapat membuat beberapa pos Saku Pintar, seperti tabungan untuk pendidikan, tabungan membeli rumah, tabungan naik haji, dan sebagainya. Anda boleh membuat hingga 10 Saku Pintar.

3. Transfer BI-FAST

Bank Raya sudah mendukung transfer dengan metode BI-FAST, yaitu infrastruktur pembayaran ritel nasional yang aman, efisien, dan 24 jam non stop. Metode BI-FAST memungkinkan transfer antar bank dari dan ke Bank Raya dilakukan secara real time, dengan biaya admin hanya Rp 2.500, lebih murah dibanding transfer konvensional. Biaya transfer ke rekening sesama Bank Raya sudah tentu Rp0 alias gratis.

Jika biaya Rp2.500 masih terlalu berat, gunakan aplikasi gratis transfer agar lebih hemat.

4. Pembelian

Bank Raya memiliki fitur pembelian yang dapat digunakan nasabah untuk membeli pulsa prabayar, voucher listrik, sampai pembelian menggunakan nomor Virtual Account seperti yang terdapat pada marketplace.

5. Pembayaran

Dukungan pembayaran tagihan juga disematkan kepada Bank Raya, antara lain untuk melunasi tagihan PLN, air, telepon pascabayar, internet, dan sebagainya.

Jadi, Anda tidak perlu melakukan pembayaran melalui e-wallet atau marketplace untuk melunasi berbagai tagihan.

6. Scan QRIS

Nasabah Bank Raya dapat melakukan pembayaran dengan scan QRIS pada seluruh merchant yang memasang logo QRIS di seluruh Indonesia. Nominal yang dapat dibayarkan maksimal Rp 10 juta. Transaksi QRIS tidak perlu top up terlebih dahulu karena akan langsung memotong saldo tabungan.

7. Sistem keamanan biometrik

Untuk menjaga keamanan data dan transaksi pengguna, Bank Raya menerapkan sistem keamanan berlapis seperti password dan PIN. Anda dapat login ke aplikasi Bank Raya dengan lebih cepat namun tetap aman menggunakan sidik jari dan pengenalan wajah.

8 Ekosistem BRI

Sebagai anak kandung Bank BRI, Bank Raya menikmati ekosistem dan jaringan luas yang dimiliki oleh salah satu bank tertua di Indonesia ini. Dengan menjadi nasabah Bank Raya, Anda otomatis terhubung dengan ekosistem ATM BRI, CRM BRI, H2H Branch BRI, dan BRI Link di seluruh Indonesia.

9. Fitur yang dijanjikan

Fitur-fitur yang akan disebutkan ini belum dipunyai oleh Bank Raya, namun mereka menjanjikan akan menambahkan fitur-fitur ini dalam waktu dekat, yaitu top up e-wallet dan tarik tunai tanpa kartu. Dua fitur ini memang sepatutnya ada pada bank digital, mengingat kebutuhan di era keuangan modern seperti saat ini.

Cara Daftar Bank Raya

Ada dua cara jika Anda ingin bergabung menjadi nasabah Bank Raya, yaitu pendaftaran melalui website dan melalui aplikasi smartphone. Selengkapnya ada di bawah ini.

Cara Daftar Bank Raya melalui website

  • Buka laman pembukaan rekening di bukatabungan.bankraya.co.id.
  • Lakukan verifikasi awal dengan memasukkan nama, nomor HP, dan alamat email.
  • Unggah foto e-KTP, lalu unggah foto selfie Anda.
  • Isi formulir pembukaan rekening berupa data pribadi, data pekerjaan, dan data tambahan.
  • Buat password untuk login ke akun Bank Raya Anda.
  • Selanjutnya, buat 6 digit PIN untuk mengamankan transaksi Anda.
  • Berikan tanda tangan digital Anda dengan memasukkan kode OTP.
  • Pembukaan tabungan selesai. Anda akan diberitahu melalui email jika rekening tabungan Anda telah aktif dan siap digunakan.

Cara Daftar Bank Raya melalui aplikasi

  • Unduh aplikasi Bank Raya Digital dari Play Store, lalu pasang di smartphone Anda. Untuk sementara, Bank Raya belum tersedia untuk versi iOS.
  • Registrasi ke Raya Digital dengan memasukkan nomor HP dan password.
  • Selanjutnya, di laman utama, pilih fitur Buka Rekening.
  • Setujui Terms & Condition yang diberikan oleh Bank Raya.
  • Sebagai verifikasi awal, unggah foto KTP kemudian isi data diri Anda.
  • Selanjutnya adalah verifikasi e-KYC (Know Your Customer), unggah foto selfie Anda dan lakukan verifikasi data.
  • Isi data pekerjaan dan data tambahan yang diminta.
  • Buat PIN aplikasi untuk digunakan ketika transaksi.
  • Verifikasi email dan nomor HP Anda. Masukkan kode OTP yang dikirim ke HP Anda untuk memverifikasi pendaftaran akun.
  • Selesai, rekening Anda telah berhasil dibuat.
Tampilan aplikasi sebelum pembuatan rekening

Kelebihan Bank Raya

Bank Raya adalah bank digital di bawah naungan BUMN pertama di Indonesia. Dengan segala fasilitas yang dimilikinya, berikut ini keunggulan Bank Raya dibanding bank digital lain serta keuntungan yang Anda dapatkan dengan menjadi nasabah Bank Raya:

1. Menyasar segmen pekerja informal

Tidak banyak bank yang menyasar pekerja informal, padahal ada jutaan pekerja lepas di Indonesia. Bank Raya memanfaatkan potensi ini dengan membranding diri sebagai bank inklusif yang merangkul para pelaku gig economy. Hal ini membuat Bank Raya memiliki target pasar yang spesifik dan masih terbuka lebar.

2. Banyak pilihan kredit

Bank Raya benar-benar memberi peluang besar kepada nasabahnya yang berasal dari kalangan pekerja informal. Ada banyak pilihan kredit produktif dan konsumtif yang bisa dipilih pengguna, mulai dari pinjaman modal, pinjaman darurat, paylater, sampai P2P lending.

3. Langsung terhubung dengan BRI Agro

Nasabah Bank BRI Agro tidak perlu merasa ditinggalkan dengan rebrandingnya BRI Agro menjadi Bank Raya. Anda tinggal menghubungkan akun BRI Agro Anda ke aplikasi, dan rekening Anda akan terintegrasi menjadi rekening Bank Raya.

Jenis tabungan Anda pun akan disesuaikan dengan pilihan Saku di Bank Raya: Agrotama menjadi Saku Utama/Bujet, Multima menjadi Saku Pintar, dan Infiniti menjadi Saku Jaga.

4. Suku bunga kompetitif

Bank Raya menawarkan suku bunga yang cukup kompetitif sebesar 7% per tahun. Angka ini lebih besar dari “raja” bank digital lain seperti Bank Jago maupun TMRW.

5. Jaringan luas

Bank Raya menginduk ke BRI, sehingga ekosistem dan jaringan BRI yang amat luas secara otomatis akan dinikmati oleh pengguna Bank Raya.

Kekurangan Bank Raya

Mengingat belum lama Bank Raya “mengudara” sebagai bank digital, masih ada beberapa kekurangan yang perlu ditambal. Beberapa di antaranya adalah:

1. Fitur masih sedikit

Bank Raya belum memiliki fitur kuat yang “wah” dan membuatnya mencolok dibanding bank digital lain. Selain itu, pilihan fitur pembelian dan pembayaran juga perlu diperbanyak.

Bank Raya masih perlu menambahkan fitur menarik, terutama bagi milenial, untuk bersaing dengan produk yang sudah terkenal seperi blu milik BCA Digital.

2. Tidak banyak promo

Bank Raya tentu saja memberikan promo, cashback, maupun voucher kepada nasabahnya, namun hal ini tidak terlalu sering dan kurang banyak pilihan.

3. Belum bisa top up e-wallet

Salah satu fitur penting bank digital yang belum dimiliki Bank Raya adalah fasilitas top up dompet digital, sehingga pengguna harus menggunakan cara lain jika ingin menambah saldo di e-walletnya.

4. Belum bisa tarik tunai

Satu lagi fitur penting yang belum tersemat di Bank Raya: kemampuan tarik tunai tanpa kartu di ATM. Ini adalah fitur krusial yang sudah selayaknya ada pada bank digital manapun.

5. Belum bisa digunakan di iOS

Sampai saat ini, platform yang mendukung aplikasi Bank Raya baru Android. Jika Anda pengguna iPhone, maka Anda belum bisa menginstall aplikasi ini di smartphone, namun Anda tetap bisa mengakses laman resmi Bank Raya melalui browser.

Demikian ulasan kami mengenai Bank Raya milik BRI, semoga bermanfaat.

nv-author-image

Melvern Pradana

Melvern Pradana adalah seorang investor yang aktif menanam modal di pasar saham, cryptocurrency, P2P lending, dan reksa dana. Idolanya adalah Warren Buffett dan Peter Thiel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.