Daftar Saham Blue Chip Indonesia yang Cocok Dimiliki Investor Pemula (2021)

  • Saham
Saham Blue Chip

Istilah blue chip sering terdengar dalam percakapan tentang investasi karena sering direkomendasikan ahli untuk dibeli, terutama oleh investor pemula. Banyak alasan mengapa saham premium ini diminati, tapi sebelumnya mari simak list saham yang dikategorikan blue chip di bawah ini.

Daftar Saham Blue Chip

Jika Anda ingin memulai berinvestasi saham maka sebaiknya memang memulai dengan emiten yang sudah terpercaya dan terjamin keamanannya seperti saham blue chip. Bagi yang belum tahu, berikut list dari perusahaan golongan “chip biru” tersebut.

1. Bank Central Asia (BBCA)

Bank Central Asia (BBCA)

Bank swasta terbesar di tanah air ini memang dikenal memiliki reputasi dan kinerja yang bagus. Bank buku 4 dengan jutaan nasabah ini diketahui memiliki Return on Assets (ROA) tertinggi di antara bank-bank yang ada di tanah air baik milik pemerintah maupun swasta.

Jika tertarik membeli maka Anda harus menyediakan dana yang cukup besar karena saat ini harga sahamnya per lembar sudah berkisar Rp30.000,00. Namun, semua itu tentu sebanding dengan keuntungan yang akan diperoleh. Hal itu karena BBCA adalah saham blue chip yang cocok untuk jangka panjang.

2. Telekomunikasi Indonesia Persero Tbk. (TLKM)

Telekomunikasi Indonesia Persero Tbk. (TLKM)

TLKM adalah salah satu saham blue chip termurah karena harganya setahun terakhir mengalami penurunan.

Perusahaan milik negara ini diketahui selalu berhasil mendapatkan laba bersih yang cukup menjanjikan setiap tahun dan konsisten membagikan dividen tiap tahun. Meski kondisi perekonomian sedang lesu akibat pandemi tetapi prospek bisnis di bidang telekomunikasi dinilai masih sangat menjanjikan.

3. Indofood CBP Sukses Makmur TBK (ICBP)

Indofood CBP Sukses Makmur TBK (ICBP)

Perusahaan di bidang makanan ini memang dikenal sudah memiliki pengalaman selama lebih dari 30 tahun dan terbukti masih memiliki performa yang menjanjikan. Pertumbuhan laba perusahaan ini cukup konsisten  dan memiliki nilai ROE yang tinggi yaitu 21% dan ROA sebesar 13,7%. Nilai tersebut termasuk yang paling tinggi di antara perusahaan makanan lainnya.

4. Astra International Tbk. (ASII)

Astra International Tbk. (ASII)

Perusahaan ini memiliki berbagai bidang bisnis mulai dari otomotif, keuangan hingga infrastruktur dan logistik. Dengan lini usaha yang bervariasi maka tidak heran jika performa perusahaan ini stabil dan layak menjadi salah satu yang wajib dimiliki oleh investor pemula.

5. United Tractor Tbk. (UNTR)

United Tractor Tbk. (UNTR)

Distributor alat berat ini sangat populer dalam bidang pertambangan dan konstruksi sehingga tidak heran jika mampu memberikan kinerja yang memuaskan. Bahkan, tahun lalu saja perusahaan ini diketahui mampu mencatat laba bersih hingga Rp 75 triliun.

6. Aneka Tambang TBK. (ANTM)

Aneka Tambang TBK. (ANTM)

Masih dari perusahaan yang bergerak di bidang tambang dan eksplorasi, ANTAM merupakan salah satu perusahaan dengan nilai fundamental terbaik sehingga cocok dimiliki. Meskipun harga sahamnya kadang naik turun tetapi mengingat prospek tambang di tanah air tampaknya perusahaan ini masih akan sangat menguntungkan.

7. Gudang Garam TBK (GGRM)

Gudang Garam TBK (GGRM)

Meski identik dengan perusahaan rokok tetapi perusahaan ini dalam beberapa tahun terakhir mulai melirik bidang usaha lain sehingga membuat kinerjanya bisa lebih baik lagi. Fundamentalnya juga bagus sehingga layak untuk dimiliki.

8. Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

Salah satu bank tertua di tanah air ini dikenal karena memiliki banyak anak usaha yang cukup berhasil, salah satunya BNI Syariah yang sudah bergabung dalam BSI. Kebanyakan lini usahanya bergerak di bidang industri keuangan seperti asuransi dan sekuritas.

9. Bank Rakyat Indonesia TBK (BBRI)

Bank Rakyat Indonesia TBK (BBRI)

Harga saham bank ini bisa dikatakan cukup terjangkau meski termasuk golongan blue chip. Harga per lembarnya sekitar Rp 4 ribu saja sehingga cocok bagi Anda investor [pemula yang belum memiliki banyak modal untuk membeli saham-saham dengan nominal besar.

10. Unilever Indonesia (UNVR)

Unilever Indonesia (UNVR)

Produk perusahaan ini sudah sangat lekat dengan kehidupan sehingga tidak heran bisa menghasilkan laba bersih yang cukup tinggi. Fundamentalnya baik serta ROE tinggi sehingga bisa memberikan dividen secara rutin.

Apa itu Saham Blue Chip?

Saham blue chip adalah istilah untuk menyebut saham dari perusahaan-perusahaan dengan reputasi baik yang memiliki kinerja yang bagus. Selain itu, entitas yang dikategorikan blue chip memiliki market cap tinggi, punya kapital besar, dan sejarah panjang.

Biasanya, yang dikategorikan saham blue chip adalah emiten saham dari perusahaan-perusahaan besar yang sudah berdiri cukup lama serta memiliki pengalaman selama bertahun-tahun. Oleh sebab itu, saham-saham golongan ini dikenal juga sebagai kelas atas atau lapis satu karena mampu memengaruhi pergerakan IHSG.

Saham golongan ini juga memiliki kriteria khusus sehingga hanya beberapa perusahaan saja yang bisa memiliki julukan ini. Berikut kriteria dari saham perusahaan blue chip:

  1. Perusahaan sudah beroperasi cukup lama.
  2. Kapitalisasi pasar besar.
  3. Perbandingan jumlah utang dan aset stabil.
  4. Rutin membagikan dividen bagi pemegang saham.
  5. Memiliki kinerja yang bagus.

Kami pernah membahas secara mendalam perbedaan saham blue chip, second liner, dan gorengan.

Siapa yang Cocok Membeli Saham Semacam ini?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, saham-saham blue chip biasanya menjadi pilihan atau rujukan pertama bagi para investor pemula ketika mulai berinvestasi saham. Performa serta fundamental perusahaan yang kuat menjadi alasan mengapa saham perusahaan kelas satu seperti ini dijadikan pilihan karena lebih minim risiko.

Anda juga berpeluang untuk mendapatkan dividen secara rutin dari perusahaan golongan ini sehingga bisa memberikan keuntungan dalam jangka panjang. Jadi, jika Anda ingin mencoba untuk berinvestasi saham maka cobalah memulai dengan membeli saham-saham perusahaan blue chip.

Kelebihan Saham Blue Chip

Dengan reputasi dan pengalaman yang dimilikinya maka tidak heran jika saham perusahaan golongan ini dianggap memiliki kelebihan yang cukup besar. Apa saja kelebihannya? Berikut penjelasannya.

1. Harga stabil dan tidak fluktuatif

Meskipun mengalami penurunan tetapi harga saham golongan ini tidak naik turun secara signifikan. Biasanya perubahan nilai yang cukup drastis bisa diketahui sejak berapa bulan sebelumnya sehingga para investor bisa lebih bersiap-siap dan tidak rugi terlalu besar.

2. Fundamental yang bagus

Fundamental perusahaan menentukan ketahanan dalam menghadapi situasi ekonomi yang tidak stabil. Kondisi keuangannya biasanya bagus dan sering memberikan laba bersih yang cukup tinggi.

3. Risiko Likuiditas relatif kecil

Risiko perusahaan golongan ini untuk mengalami kebangkrutan dan likuiditas cukup kecil sehingga risikonya juga minim. Dengan begitu, risiko Anda mengalami kerugian juga akan diminimalisir. Hal ini lebih baik dibandingkan mencari keuntungan secara cepat.

Kekurangan Saham Blue Chip

Ada kelebihan tentu ada juga kekurangan. Meski saham blue chip dikenal memiliki risiko yang cukup kecil tetapi biasanya modal yang dibutuhkan untuk membeli saham perusahaan-perusahaan ini sangat besar. Tidak hanya itu, pergerakan nilai sahamnya cenderung lamban sehingga lebih cocok digunakan untuk investasi jangka panjang.

Risiko Membeli Saham Golongan Blue Chip

Meski direkomendasikan untuk investor pemula tetapi perlu Anda ketahui jika saham golongan ini juga tidak lepas dari risiko. Sama seperti investasi saham lainnya, meski membeli saham blue chip Anda tetap memiliki risiko mengalami kerugian meskipun kecil sekalipun.

Risiko yang mungkin dialami para investor saham biasanya adalah capital loss, delisting, dan likuiditas alias bangkrut. Oleh sebab itu, berhati-hati dalam memilih saham yang tepat tetap tidak boleh dilupakan. Bila perlu Anda bisa memperhatikan prospek bidang usahanya pada masa mendatang.

Dengan begitu, Anda bisa memperkecil risiko investasi meskipun membeli salah satu saham dari list saham blue chip di atas. Jangan lupa meskipun sudah berpengalaman sekalipun tetapi Anda juga tetap perlu untuk belajar memilih emiten saham yang bagus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *