Daftar Saham Consumer Goods Indonesia yang Menjadi Favorit Investor di 2021

  • Saham
Saham Perusahaan Sektor Consumer Goods

Selama masa pandemi seperti sekarang, saham sektor consumer goods dinilai lebih stabil dan tahan terhadap krisis ekonomi. Oleh sebab itu, tidak heran jika banyak perusahaan dari daftar saham consumer goods tanah air yang mencatatkan keuntungan tidak sedikit saat banyak perusahan lain mengalami kerugian besar.

Daftar Saham Consumer Goods Terbaik

Meskipun memiliki potensi besar untuk berkembang tetapi Anda sebaiknya berhati-hati ketika berniat membeli saham perusahaan consumer goods. Sebab tidak semua perusahaan memiliki kinerja serta fundamental sama meskipun ada di sektor yang menguntungkan. Karenanya, kami tidak menyertakan saham gorengan di list di bawah ini.

Sebagai rekomendasi, berikut adalah beberapa perusahaan terkemuka beserta kodenya.

1. Kalbe Farma Tbk (KLBF)

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)

Perusahaan yang fokus pada bidang farmasi, nutrisi, dan kesehatan ini merupakan salah satu terbesar di tanah air. Produk Kalbe Farma hampir tersebar di seluruh pelosok Indonesia sehingga sangat dikenal masyarakat. Oleh sebab itu, tidak heran jika nilai valuasi perusahaan ini lumayan besar.

2. Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI)

Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI)

Dengan produk utama berupa beras, produk grosir, dan makanan pokok tentu membuat perusahaan ini memiliki prospek cukup cemerlang sehingga layak untuk dimiliki. Mengingat produknya merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat maka tidak heran jika perusahaan ini memiliki pasar yang sangat besar.

3. Indofood Sukses Makmur (ICBP)

Indofood Sukses Makmur (ICBP)

Perusahaan yang termasuk dalam daftar saham blue chip ini memang memiliki reputasi serta fundamental sangat baik. Produknya sangat bervariasi dan mudah ditemukan di mana pun bahkan hingga di luar negeri.

Indofood adalah perusahaan fast moving consumer goods (FMCG) dengan reputasi terbaik di Indonesia.

4. Ultra Jaya Milk (ULTJ)

Ultra Jaya Milk (ULTJ)

Meski dikenal dengan berbagai produk susu, tetapi perusahaan ini sebenarnya juga memproduksi berbagai produk makanan dan minuman yang populer di masyarakat. Harga sahamnya di pasar modal cukup terjangkau sehingga direkomendasikan untuk dikoleksi.

5. Mayora Indah Tbk. (MYOR)

Mayora Indah Tbk. (MYOR)

Produk utama perusahaan ini adalah berbagai makanan dan minuman ringan yang sangat populer di masyarakat seperti permen, energen, hingga kopi. Oleh sebab itu, tidak heran jika valuasi perusahaan ini cukup besar mengingat produknya selalu dikonsumsi oleh masyarakat tanah air.

6. Hanjaya Mandala Sampoerna (HMSP)

Hanjaya Mandala Sampoerna (HMSP)

Salah satu produsen rokok tertua dan terkemuka di tanah air ini memang dikenal memiliki berbagai produk yang disukai oleh masyarakat. Meski bukan kebutuhan mendesak tetapi rokok sudah dipandang sebagai produk yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari sehingga selalu laris di pasaran.

7. Sido Muncul (SIDO)

Sido Muncul (SIDO)

Perusahaan ini tidak hanya dikenal memiliki reputasi cukup baik tetapi juga kinerja yang bagus. Produk-produknya populer dan banyak dikonsumsi masyarakat. Meskipun memiliki potensi tetapi harga saham perusahaan ini masih cukup terjangkau sehingga bisa dibeli oleh investor pemula.

8. Unilever Indonesia (UNVR)

Unilever Indonesia (UNVR)

Perusahaan internasional di sektor fast moving consumer goods (FMCG) ini juga dikategorikan sebagai perusahaan blue chip sehingga cocok dibeli oleh pemula. Jumlah produk-produknya sangat banyak dan bervariasi sehingga tidak heran jika potensi keuntungannya sangat besar.

9. Wings Group (MASB)

Wings Group (MASB)

Salah satu perusahaan terbesar di Indonesia ini memang dikenal dengan berbagi produknya mulai dari makanan, minuman, sabun, dan sebagainya. Harga sahamnya cukup terjangkau dan memiliki reputasi yang cukup bagus sehingga layak untuk dimiliki.

10. Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD)

Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD)

Dikenal dengan berbagai produk makanan ringan membuat perusahaan ini populer di masyarakat, Selain itu, produknya juga mudah ditemukan di mana-mana. Meski begitu, harga saham perusahaan ini masih tergolong murah atau sekitar Rp 1.000-1.500 saja per lembar.

Apa itu Perusahaan Sektor Consumer Good?

Saham consumer goods adalah saham dari perusahaan yang memproduksi berbagai produk kebutuhan masyarakat yang kerap digunakan sehari-hari. Contoh paling mudahnya adalah makanan ringan, alat kebersihan, dan sebagainya.

Bagi para investor, saham perusahaan seperti ini merupakan salah satu saham paling diperebutkan mengingat potensi keuntungannya sangat tinggi. Karena memproduksi barang-barang kebutuhan dasar masyarakat maka tentu saja produknya akan selalu laku di pasaran. Pelajari apa itu saham beserta jenis-jenisnya.

Siapa yang Cocok Membeli Saham Jenis ini?

Pada dasarnya saham sektor menjanjikan ini cocok dimiliki oleh siapa saja baik itu investor pemula maupun berpengalaman. Hal ini dikarenakan potensi keuntungannya yang cukup besar. Jika Anda mencari investasi yang tergolong aman, maka saham consumer goods cocok untuk Anda.

Meski begitu, jika Anda masih pemula maka ada baiknya untuk lebih berhati-hati dalam memilih saham di sektor ini. Anda disarankan untuk membeli perusahaan consumer goods yang memiliki performa serta fundamental bagus untuk meminimalisir kerugian. Bila perlu Anda bisa memilih saham blue chip dari sektor ini.

Meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak, tetapi ada perusahaan consumer goods di atas sudah masuk kriteria blue chip di IHSG sehingga bisa menjadi pilihan terbaik bagi pemula. Jika Anda sudah mantap memilih namun belum tahu cara membelinya, saaatnya belajar cara membeli saham.

Kelebihan Saham di Sektor Consumer Goods

Kelebihan terbesar dari perusahaan di sektor seperti ini adalah potensi keuntungannya yang cukup besar serta potensi untuk terus berkembang pada masa akan datang.

Saham perusahaan ini juga bisa dijadikan investasi jangka panjang mengingat prospeknya cukup bagus. Apalagi saat ini cukup banyak produk lokal yang diminati konsumen luar negeri sehingga bisa membuka ekspor.

Tidak hanya itu, perusahaan seperti ini juga dinilai lebih stabil terhadap berbagai gejolak ekonomi. Hal ini dikarenakan sebagian besar barang-barang yang diproduksinya merupakan kebutuhan pokok masyarakat sehingga mau tidak mau orang-orang akan tetap membelinya.

Hal ini bisa dilihat selama masa pandemi tahun lalu. Ketika sektor lain mengalami kerugian cukup besar tetapi sektor consumer good tetap stabil dan bertahan meski kondisi perekonomian sedang tidak menentu.

Kekurangan Saham Consumer Goods

Meski memiliki potensi lumayan besar sayangnya perusahaan di bidang ini belum banyak yang memiliki predikat blue chip sehingga Anda yang masih pemula harus berhati-hati. Harga saham perusahaannya masih cenderung fluktuatif.

Tidak hanya itu, persaingan di sektor ini juga bisa dikatakan sangat ketat mengingat jumlah perusahaan di sektor ini cukup banyak. Dengan begitu, risiko yang dimiliki perusahaan juga cukup besar.

Risiko Membeli Saham Consumer Goods

Membeli saham di sektor ini sebenarnya tidak ada bedanya dengan membeli saham perusahaan lainnya. Risiko yang dimilikinya juga sama seperti investasi saham lainnya yaitu seperti capital loss, delisting, dan tentu saja kebangkrutan.

Meskipun selama pandemi perusahaan di sektor ini mencatat hasil cukup baik tetapi masih ada kemungkinan untuk mengalami ketiga hal tersebut. Oleh sebab itu, baik Anda yang masih pemula atau sudah berpengalaman tidak ada salahnya untuk lebih berhati-hati.

Untuk meminimalisir risiko, Anda bisa memilih perusahaan yang sudah berpengalaman, memiliki reputasi dan kinerja paling bagus seperti perusahaan nasional atau perusahaan besar lainya.

Meskipun sebenarnya perusahaan yang tidak terlalu populer juga tidak masalah tetapi tentu saja resikonya lebih besar. Pelajari kinerja, produk yang dihasilkan serta kapitalisasi pasar agar bisa menemukan perusahaan yang tepat untuk dibeli.

Meskipun tidak termasuk daftar saham consumer goods di atas tetapi sebenarnya masih banyak perusahaan sejenis yang tidak kalah bagus dan layak untuk dibeli. Meski kurang dikenal tetapi sebenarnya produk-produknya sudah banyak ditemukan di pasaran tanah air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *